New BMW 330e Plug-in Hybrid, Masa Depan Mulai Terlihat

Mobil Baru

New BMW 330e Plug-in Hybrid, Masa Depan Mulai Terlihat

MUNICH - Sepanjang tahun 2016, BMW akan meluncurkan empat model berteknologi plug-in hybrid. Keempat model tersebut adalah seri 2 Active Tourer, 740e dan 740Le xDrive serta new BMW 330e plug-in hybrid.

New BMW 330e plug-in hybrid menjadi model ketiga sedan hybrid BMW setelah BMW menjanjikan BMW 740e dan 740Le xDrive yang menjadi model flagship BMW, dan model yang sudah diluncurkan yaitu sedan sport i8.

Jika disimak, desain eksterior new BMW 330e plug-in hybrid sama persis dengan BMW Seri 3 non-hybrid. Sebab keduanya masih satu platform. Harganya juga tidak terpaut jauh dengan seri 3 konvensional, atau dijual Rp 659 juta di Eropa.

Namun oleh BMW, 330e plug-in hybrid diperkuat dengan jantung pacu tenaga 184 Hp dan motor listrik bertenaga 88 Hp. Jika kedua berkerja bersama-sama akan melontarkan tenaga 252 Hp. Torsinya mampu menghasilkan tenaga sebesar 290 Hp dan torsinya setara 250 Nm.

BMW 330e plug-in hybrid

New BMW 330e plug-in hybrid sama dengan BMW 225xe yaitu menyuguhkan drive mode AUTOeDRIVE, MAX eDRIVE dan SAVE BATTERY. Dengan mengandalkan AUTOeDRIVE, mobil bisa bergerak hingga kecepatan maksimal 50 mph (80 kpj).

Dengan mode MAX eDRIVE, mobil hanya bergerak mengandalkan baterai saja, dengan syarat baterai terisi penuh. Sementara mode SAVE BATTERY hanya menggunakan mesin bensin, sementara itu baterai hanya menerima asupan tenaga sampai penuh. Mode ini bisa digunakan untuk kemudian dapat digunakan untuk mengemudi murni-listrik atau mode MAX eDRIVE.

Tuntutan akan adanya kendaraan yang ramah lingkungan membuat BMW terus berpikir bagaimana menghadirkan produk bermesin hybrid bahkan listrik. Sekedar untuk mengingatkan, BMW sudah meluncurkan i3 dan i8 pada 2013. Dan tahun ini bukti BMW serius dan sangat siap dengan mobil-mobil ramah lingkungan. [Ikh/Idr]

Temukan mobil idaman di Mobil123
Mari bergabung bersama kami di Facebook dan Twitter


M Ikhsan

M Ikhsan

Pria ini sangat menyukai dunia otomotif karena sudah menjadi bagian hidupnya sejak kecil. Seperti para jurnalis otomotif lainnya, saya suka‬ pekerjaan yang mendetail dan suka dengan aktivitas outdoor yang penuh tantangan. Impian saya adalah mengoleksi supercar Italia, meski sekarang hanya bisa mengoleksi die cast. Tapi saya percaya suatu saat nanti, satu supercar akan terparkir di garasi rumah. ‎


Berita Utama


Komentar

Chat Aktif
Diarsipkan
Chat Bantuan
Hapuskan chat?
Chat Empty
Tidak ada chat yang sedang berlangsung
Mulai pencarian dan chat dengan penjual
Chat Bantuan
Support