Musim Kemarau, Pastikan Sistem Pendinginan Mesin Mobil dalam Kondisi Baik

Panduan Pembeli

Musim Kemarau, Pastikan Sistem Pendinginan Mesin Mobil dalam Kondisi Baik

JAKARTA – Musim kemarau sudah tiba di Indonesia. Untuk berjaga-jaga, pengemudi sebaiknya memperhatikan kondisi pelumasan dan sistem pendinginan di mesin mobil.

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengatakan awal musim kemarau di Indonesia terjadi pada Mei – Juni ini. Puncaknya sendiri diperkirakan terjadi pada Agustus – September.

Mengemudi di musim kemarau, atau disebut musim panas di negara-negara Barat, ternyata perlu perhatian tersendiri, baik bagi pengemudi maupun kendaraannya. GEM Motoring Assist, perusahaan penyedia bantuan mekanik darurat yang berbasis di Inggris, menyarankan agar pengemudi minum yang cukup karena cairan tubuh berpotensi lebih cepat terkuras saat musim kemarau.

Tubuh yang kekurangan cairan akan mudah kehilangan fokus. Tingkat keselamatan berkendara pun akhirnya berkurang.

GEM Motoring Assist mengingatkan pengendara agar mengecek kondisi oli serta cairan pendingin (coolant) radiator secara reguler. Pasalnya, jika aspek-aspek pelumasan dan pendinginan sistem penggerak bermasalah, mesin bisa menjadi lebih cepat panas dan skenario terburuknya adalah overheat.

Selalu perhatikan indikator temperatur di panel meter kendaraan khususnya ketika terjebak dalam kondisi macet. Temperatur yang cepat naik bisa mengindikasikan ada masalah pada sistem pendinginan mesin.

Pinggirkan dan matikan kendaraan jika suhu mesin berlebihan. Biarkan mobil ‘istirahat’ agar temperatur turun selama sekitar setengah jam.

Selain itu, untuk mengurangi panas mesin dan mencegah overheat, sebaiknya kendaraan dimatikan jika berada dalam kondisi diam yang cukup lama.

“Cuaca panas bisa menjadi sesuatu yang cukup menantang bagi mobil Anda,” kata GEM Road Safety Officer Neil Worth. [Xan/Ari]



Insan Akbar Krisnamusi

Insan Akbar Krisnamusi

Insan mulai menjadi jurnalis pada 2011 di Harian Umum Media Indonesia, kemudian di Suara.com (2016 - 2018), hingga akhirnya resmi bergabung ke Mobil123.com sejak Februari 2018. Ia menyelami dunia otomotif sejak 2012 dan paling tertarik dengan isu-isu industri.


Berita Utama


Komentar