Modifikasi Mobil untuk Jualan, Bisa Buat Apa Saja?

Panduan Pembeli

Modifikasi Mobil untuk Jualan, Bisa Buat Apa Saja?

Beberapa tahun belakangan ini tidak sedikit pemilik mobil melakukan modifikasi pada kendaraannya untuk jualan. Umumnya mobil yang dimodifikasi tidak hanya sebatas jenis pikap saja, ada juga kendaraan penumpang.

Modifikasi mobil menjadi langkah awal yang bisa dilakukan untuk menyesuaikan kebutuhan seseorang.

Namun, dalam melakukan modifikasi mobil untuk jualan banyak aspek yang harus diperhatikan. Mulai dari jenis usaha, jenis kendaraan serta potensi keuntungan yang bisa didapatkan bila melakukan ubahan.

Hal tersebut sangat penting agar tidak menyesal di kemudian hari. Terlebih, memodifikasi kendaraan dapat menghabiskan banyak dana dan membuat garansi hilang.

Berikut ini ragam modifikasi mobil yang cocok untuk jualan.

Mobil Toko

Modifikasi Mobil untuk Dapat Uang

Salah satu modifikasi yang paling umum terlihat adalah mobil toko atau biasa disebut dengan Moko. Jenis modifikasi ini cukup banyak ditemui di pinggir jalan dan bisa digunakan oleh beragam model kendaraan mulai dari pikap, van hingga MPV.

Bagi pemilik mobil jenis pikap, umumnya digunakan untuk jenis usaha yang memang ingin menunjukkan barang dagangannya. Mulai dari berjualan buah hingga pakaian. Hal ini bertujuan agar para pelanggan bisa lebih mudah untuk memilih barang yang Anda jual.

Sementara jika menggunakan van seperti Daihatsu Gran Max cocoknya untuk usaha makanan. Di mana mereka bisa menjadikan mobil sebagai etalase jualan dan menampilkan makanan yang dijajakan kepada pelanggan melalui sisi samping maupun belakang kendaraan.

Food Truck

Modifikasi Mobil untuk Dapat Uang

Tren food truck sempat meningkat pesat khususnya pada 2019. Tapi, akhir-akhir ini menurun karena pandemi Covid-19, tidak sedikit pameran besar yang biasa mengundang para pengusaha food truck dibatalkan. Padahal, berjualan di area pameran bisa memberikan uang tambahan yang lumayan besar.

Meski demikian, modifikasi mobil untuk dijadikan Food Truck tidak mati begitu saja. Bahkan tidak sedikit dari masyarakat yang beranggapan bahwa, food truck masih menjadi salah satu potensi usaha besar di masa depan.

Sama seperti mobil toko, umumnya jenis mobil yang digunakan pun adalah van ataupun MPV. Namun beberapa pengusaha, menilai mobil jenis van atau MPV kurang memadai karena luas kabin terbatas, sehingga tidak sedikit dari mereka memilih menggunakan truk untuk jualan keliling.

Modifikasi pada food truck umumnya sedikit lebih mencolok bila dibandingkan mobil toko, karena harus tampil menarik agar bisa menarik minat pelanggan khususnya saat pameran berlangsung.

Tak hanya itu, perlengkapan yang dibawa pun biasanya lebih rumit bila dibandingkan dengan mobil toko. Tidak jarang dari mereka harus tetap memasak di mobil hingga membawa meja dan kursi agar pelanggan bisa menyantap makan dengan mudah.

Modifikasi Mobil Bengkel Berjalan

Modifikasi Mobil untuk Dapat Uang

Modifikasi mobil untuk bengkel berjalan biasanya dilakukan oleh para diler supaya bisa memberikan pelayanan lebih kepada pelanggan. Jenis kendaraan yang digunakan umumnya menyesuaikan dengan lokasi mereka beroperasi.

Untuk lokasi yang berada di perkotaan maka mobil van cukup untuk memenuhi kebutuhan mereka. Namun bila lokasinya terbilang sulit untuk dilalui maka kendaraan 4x4 bisa menjadi pilihan bijak saat beroperasi.

Mobil bengkel berjalanan secara tampilan tidak terlalu mencolok karena modifikasi hanya sekedar menampilkan brand kendaraan di bodinya. Namun ubahan pada interior boleh dikatakan mendapatkan perhatian cukup banyak.

Mobil bengkel berjalan harus membawa peralatan bengkel serta sparepart yang lengkap agar pekerjaan bisa dilakukan dengan lancar. Maklum, biasanya yang memanfaatkan bengkel berjalanan adalah mereka yang tengah dalam kondisi darurat.

Modifikasi untuk Mobil Off Road di Tempat Wisata

modifikasi mobil untuk mencari uang

Bagi yang memiliki usaha dibidang pariwisata khususnya wisata alam, memanfaatkan mobil offroad atau 4x4 bisa menjadi pilihan bijak. Mobil jenis ini tentunya memiliki ketangguhan maksimal sehingga dapat melibas beragam kondisi jalan.

Ada beberapa modifikasi yang harus dilakukan oleh pemilik mobil agar bisa memehuhi kebutuhan pelanggan. Pasalnya, banyak pelanggan yang mengajukan permintaan ajaib saat berwisata alam.

Paling umum adalah permintaan untuk berkendara dengan menaiki atap kendaraan. Alasannya sederhana, yaitu ingin menikmati pemandangan dari atas mobil sembari menghirup udara segar. Tentunya permintaan ini harus bisa diakomodasi.

Untuk itu, memasang roof rack di atas mobil bisa menjadi pilihan baik, karena memberikan tempat khusus pada pelanggan untuk bersantai di atap mobil.

Tidak ada salahnya juga untuk memasang tangga di belakang kendaraan untuk memudahkan pelanggan menaiki atap kendaraan.

Bagi yang menggunakan mobil double cabin mungkin modifikasi bisa lebih mudah. Pasalnya pelanggan bisa naik ke bagian belakang untuk menjawab kebutuhan mereka. Namun sebaiknya pasangkankan roll bar untuk memberikan pegangan pada pelanggan agar tidak mudah terjatuh.

Modifikasi untuk Mobil Pengantin

modifikasi mobil untuk mencari uang

Umumnya tidak banyak modifikasi yang dilakukan pada mobil pengantin.

Modifikasi yang dilakukan biasanya hanya berupa penggunaan beberapa ornamen bunga pada sisi eksterior kendaraan.

Sebagian besar mobil yang digunakan untuk pengantin adalah sedan atau MPV Premium seperti Toyota Alphard. Tampilan standar mobil yang sudah apik tidak mengharuskan pemilik kendaran menambahkan banyak ornamen khususnya dibagian eksterior.

Meski demikian tetap harus hati-hati dalam menyematkan ornamen bunga dan lainnya. Pasalnya untuk memasang dan melepasnya bisa merusak cat karena lem yang digunakan terlalu keras.

Mobil Travel

Bagian kendaraan yang diubah untuk menjadikannya sebagai mobil travel tidak terlalu banyak. Biasanya ubahan yang dilakukan hanya sebatas bagian eksterior yang menunjukkan nama perusahaan sebagai ciri untuk membedakannya dengan armada milik perusahaan lain.

Namun, untuk mobil travel premium mungkin akan sedikit berbeda. Salah satu yang umumnya dilakukan adalah dengan menambahkan beberapa fitur kenyamanan agar penumpang semakin betah saat berada di kabin.

Modifikasi tersebut bisa dilakukan dengan cara sederhana seperti mengurangi jumlah tempat duduk agar ruang kaki penumpang lebih luas, menambahkan fitur hiburan seperti tablet atau TV hingga menambah peredam sehingga mobil terasa lebih senyap.

Sementara untuk mobil travel yang menggunakan kendaraan seperti van atau MPV, umumnya melakukan modifikasi pada bagian tertentu agar kapasitas barang bawaan menjadi lebih besar, seperti menambahkan roof rack pada atap kendaraan.

Tentunya semua modifikasi tersebut haruslah disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing pebisnis. Pastikan untuk melakukan modifikasi yang memang sudah sesuai konsep dan keperluan, sehingga tidak merugi di kemudian hari.

Pastikan juga untuk mengetahui risiko-risiko yang mungkin ditimbulkan akibat modifikasi. Hal tersebut perlu untuk dipahami agar bisa menghindari hal-hal yang tidak diinginkan. [Adi/Ses]



Adi Hidayat

Adi Hidayat

Pria lugu yang tinggal di Bekasi ini kerap menghadapi kemacetan Jakarta untuk memberikan informasi terkini terkait dunia otomotif Indonesia. Menghirup asap knalpot, merasakan teriknya panas matahari, menerabas hujan hingga menembus kepungan banjir pun telah menjadi bagian dari hidupnya. Meski demikian ia menjalaninya dengan penuh ketabahan dan kesabaran.


Berita Utama


Komentar