Modal Isuzu Traga Lawan Mitsubishi L300

Panduan Pembeli

Modal Isuzu Traga Lawan Mitsubishi L300

BOGOR – Isuzu Traga hadir di Indonesia sebagai penantang Mitsubishi L300 yang telah melegenda sejak puluhan tahun silam.

Masuk di kelas medium pick-up, Isuzu Traga menawarkan sejumlah keunggulan dibandingkan kompetitornya. Sebagai pendatang baru, produk terbaru dari PT Isuzu Astra Motor Indonesia (IAMI) tersebut ditargetkan terjual 300 unit setiap bulannya. Adapun mereka menetapkan besaran volume produksi hingga akhir tahun sebesar 3.000 unit.

Bicara pasar, segmen medium pick-up ini besarannya mencapai 28 ribu unit pertahun. Secara tidak langsung, IAMI berniat untuk meraup kurang lebih 11 persen total pasar yang ada. Angka tersebut diyakini dapat tercapai berkat sejumlah keunggulan Isuzu Traga.

“Jadi ini adalah kendaraan yang menggunakan platform baru. Dengan besarnya pasar segmen ini yang mencapai 28 ribu, kami menetapkan volume produksi sebesar 3.000 unit hingga akhir tahun,” ucap Tonton Eko selaku Product Development Division Head PT IAMI di kawasan puncak, Bogor Jawa Barat, di sela-sela Media Test Drive Isuzu Traga (09/05/2018).

Dirinya mengatakan bahwa Isuzu Traga memiliki sejumlah keunggulan untuk menghadapi kompetitornya. Modal tersebut diyakini mampu memikat para pelanggan setia Isuzu, maupun calon konsumen baru.

Keunggulan utama dari Isuzu Traga adalah ruang kargo yang lebih besar daripada kompetitornya. Dikatakan bahwa produk baru mereka mampu menampung 60 galon air, sementara pesaingnya hanya 45 galon.

“Dengan besarnya kapasitas cargo, tentunya akan bermanfaat untuk mengurangi ritase bagi supir. Kemudian bagi pengusaha bisa jadi lebih untung, karena Traga bisa memangkas ongkos operasional,” lanjut Tonton kepada awak media.

Disebutkan bahwa jumlah tonase Isuzu Traga mencapai 1,5 ton. Sementara rivalnya hanya 1,3 ton. Ia juga menyebutkan jika mesin yang andal menjadi salah satu modal produk terbarunya. Mesin ini sudah pernah digunakan oleh Isuzu Panther yang melegenda.

“Dari segi mesin, kami menggunakan 4JA-1-L yang sudah terbukti di Panther. Mesin ini sangat mudah diperbaiki, sehingga mekanik-menarik di pinggir jalan bisa saja memperbaiki mesin tersebut, sahut Beny Dwyanto, Product Marketing Head PY IAMI di tempat yang sama.

Selain itu yang paling krusial adalah penggunaan bahan bakar yang irit. Dengan keandalan tersebut tentunya akan memberikan keuntungan tersendiri, bagi pengendara maupun pengusaha.

“Kami telah melakukan pengujian penggunaan bahan bakar Traga yang hasilnya 15 hingga 30 persen lebih efisien. Dalam kondisi nanjak bisa lebih irit 15 persen, sementara di jalan datar pada umumnya bisa mencapai 30 liter,” ungkap Puti Annisa, Marketing Communication Dept Head.

Adapun metode pengetesan dilakukan dengan memuat bobot maksimal (1,5 ton). Sementara jalur yang dipilih seperti jalan Tol Cipali. Satu lagi jalur yang tidak kalah menantang adalah Cikole, Lembang Bandung. [Dew/Ari]



Denny Basudewa

Denny Basudewa

Cowok kelahiran Bogor, Jawa Barat ini gemar mendalami seluk beluk dunia otomotif. Dunia jurnalistik telah menjadi passion hidupnya sehingga ingin terus memberikan informasi seputar otomotif pada masyarakat.


Berita Utama


Komentar

Support
Chat Support
Support Support
0 Support
Support
Chat Aktif0
Diarsipkan
Hapuskan chat?
Chat
Tidak ada chat yang sedang berlangsung
Mulai pencarian dan chat dengan penjual