Mobil Hybrid Toyota Buatan Indonesia Berpotensi Dijual di Australia?

Berita Otomotif

Mobil Hybrid Toyota Buatan Indonesia Berpotensi Dijual di Australia?

JAKARTA - Toyota menjadi pengekspor mobil pertama dari Indonesia ke Australia, lewat model Fortuner. Apakah mobil hybrid rakitan lokal Toyota yang siap meluncur tahun ini juga berpotensi dijual di sana?

Sayangnya, Direktur Administrasi, Korporasi, dan Hubungan Eksternal PT. Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) Bob Azam mengklaim pengembangan ekspor ke Australia belum mereka diskusikan. Kemungkinan, topik tersebut baru mereka angkat pada 2023.

“Jadi, untuk ekspor, pengembangannya (ke Australia) nanti kami akan bahas tahun depan,” ucap dia dalam diskusi virtual beberapa waktu lalu, merespons pertanyaan mengenai potensi menjual mobil hybrid produksi Indonesia ke ‘Negeri Kanguru’.

Sekadar mengingatkan, mobil hybrid produksi lokal Toyota direncanakan meluncur pada 2022. Ini akan menjadi model bertenaga listrik pertama yang merek tersebut buat di Tanah Air.

Identitas model itu masih mereka rahasiakan. Tapi, Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita sudah membeberkan kalau Toyota akan memulai perakitan mobil hybrid dari model Kijang Innova.

Toyota menyatakan model-model hybrid rakitan Indonesia nantinya juga menyasar pasar ekspor. Meski demikian, belum diberitahukan kapan hal itu terjadi serta ke mana tujuannya.

Toyota sendiri mulai mengekspor mobil unit utuh (Completely Built Up/CBU) ke Australia untuk model Fortuner pada Februari 2022.

Seremoni ekspor bersejarah ke negara tersebut dihadiri oleh Presiden Joko Widodo serta Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita.

Merek mobil terlaris di dunia maupun Indonesia ini menargetkan pengapalan 600 unit Fortuner ke Australia hingga akhir tahun.

Bob, saat temu media secara virtual, menegaskan sekarang Toyota ingin fokus dulu menyukseskan ekspor Fortuner ke Australia agar diterima dengan baik di sana.

“Khusus untuk Australia kami akan konsentrasi di model pertama dulu nih, Fortuner, yang diekspor 600 unit. Karena ini ekspor perdana kami harus konsentrasi terhadap kualitas dan pengirimannya. Itu yang pertama untuk dapatkan kepercayaan dari diler maupun konsumen yang ada di Australia sebelum bicara lebih lanjut mengenai pengembangan ekspor ke depan,” papar dia.

Toyota merupakan pengekspor mobil CBU terbanyak dari Indonesia. Tahun lalu, mereka mengapalkan sekitar 181 ribu unit, dari total 294.639 unit.

Tahun ini, mereka menargetkan kenaikan ekspor nyaris 50 persen dengan volume 284 ribu unit.

Sejak memulai ekspor CBU dari Indonesia pada 1987 hingga kini, Toyota secara total telah mengapalkan 2 juta unit.  [Xan/Ses]

>>>>> Klik link ini untuk melihat harga mobil baru <<<<<



Insan Akbar

Insan Akbar

Reporter

Insan mulai menjadi jurnalis pada 2011 di sebuah harian umum nasional dan resmi bergabung ke Mobil123.com sejak Februari 2018. Ia menyelami dunia otomotif sejak 2012 dan paling tertarik dengan isu-isu industri.


Berita Utama


Komentar

app-icon
app-icon
app-icon
Lihat Mobil Impian Anda di Aplikasi
Unduh Aplikasi Sekarang