Fakta Penting Geely Starray EM-i di Indonesia: SUV Plug-in Hybrid Rp499 Juta Produksi Lokal di Purwakarta
Adu Spesifikasi SUV Listrik Rp 250–500 Jutaan: Jaecoo J5 EV vs BYD Atto 3 vs Geely EX5, Siapa yang Paling Unggul?
Beranda Berita Berita Otomotif Mitsubishi akan Bantu Nissan – Renault Bikin Mobil Bagi Pasar ASEAN Mitsubishi akan Bantu Nissan – Renault Bikin Mobil Bagi Pasar ASEAN Berita Otomotif Insan Akbar https://www.mobil123.com/authors/779/insan-akbar | 28 May 2020 18:07 YOKOHAMA – Mitsubishi ditunjuk sebagai rujukan Nissan dan Renault untuk meningkatkan daya saing di Asia Tenggara (ASEAN). Termasuk untuk mencari peluang pengembangan dan perakitan produk-produk masa depan bagi region itu.Seperti diberitakan sebelumnya, aliansi Renault – Nissan – Mitsubishi pada Kamis (27/5/2020) mengumumkan model bisnis baru yang mereka sebut skema ‘pemimpin – pengikut’. Dalam strategi anyar ini, aliansi menjadikan merek yang paling unggul dan memiliki kelebihan geografis di suatu area tertentu sebagai 'pemimpin' pengembangan serta produksi kendaraan di sana, sedangkan dua lain menjadi 'pengikut'.Tiap merek di dalam aliansi difokuskan menggarap wilayah tertentu sekaligus menjadi rujukan bagi dua merek lain agar lebih kompetitif di sana. Aliansi yakin cara ini bisa meningkatkan peluang untuk berbagi aset dan memaksimalkan efisiensi. Artikel terkait Nissan – Renault Mulai Rujuk, Umumkan Model Bisnis Baru untuk Bangkit Berita Otomotif 28 May 2020 Carlos Ghosn, Bos Besar Aliansi Renault-Nissan-Mitsubishi Dibui 10 Hari Berita Otomotif 23 November 2018 Aliansi Renault-Nissan-Mitsubishi Raup Profit Pasarkan Mobil Listrik Berita Otomotif 19 February 2018 Nissan bertindak sebagai rujukan bagi Renault serta Mitsubishi di China, Amerika Utara, Jepang. Renault menjadi acuan bagi dua merek lainnya di Eropa, Rusia, Amerika Selatan, Afrika Utara.Mitsubishi tentu saja juga kebagian jatah. Merek itu menjadi rujukan di ASEAN serta Oseania.Model milik merek rujukan akan berstatus sebagai ‘kendaraan induk’ aliansi dalam pengembangan produk di region terkait. Merek itu akan membantu mengembangkan pula ‘kendaraan turunannya’ bersama merek-merek ‘pengikut’.Mereka bersama-sama akan mencari strategi pengembangan dan perakitan produk baru yang terbaik bagi tiap merek. Termasuk di antaranya mengenai pembagian aset produksi.Dengan begitu, aliansi dapat mendorong standardisasi strategi produk lebih jauh, dari mulai platform sampai upper bodies (bagian atas mobil). Aliansi juga memastikan tetap membangun mobil niaga ringan bersama-sama dalam skema ‘pemimpin – pengikut’."Di ASEAN dan Jepang, aliansi akan mencari peluang dengan menggunakan skema itu. Seperti misalnya kolaborasi kei car antara Nissan dengan Mitsubishi Motors," tulis mereka di dalam salah satu poin pernyataan pers.Cara ini sebenarnya sudah terlihat di Indonesia. Pabrik Mitsubishi Cikarang merakit Mitsubishi Xpander plus Nissan Livina generasi baru yang dibangun di atas platform sama dan meluncur pada awal 2019.Pabrik Mitsubishi tak hanya terletak di Nusantara. Mereka juga memproduksi kendaraan di Thailand, Filipina, Vietnam.Lebih lanjut, skema ‘pemimpin – pengikut’ bisa membuat aliansi hemat investasi sampai dengan 40 persen untuk menghadirkan kendaraan anyar. Hampir 50 persen model-model yang dimiliki aliansi Renault – Nissan – Mitsubishi pada 2025 juga akan hadir di pasar global lewat skema itu.Jean-Dominique Senard, Chairman of the Alliance Operating Board, menjelaskan ketiga merek membentuk kolaborasi operasional dan strategis unik di dunia otomotif. Ini memberikan mereka keunggulan dalam lansekap otomotif global yang sedang berubah dengan amat cepat.“Model bisnis baru memungkinkan aliansi mengeluarkan yang terbaik dari aset serta kemampuan tiap perusahaan,” ucap dia. [Xan/Ari] ✕ Mari terhubung di Whatsapp Kami melindungi informasi pribadi Anda sesuai dengan Kebijakan Perlindungan Data Pribadi Saya setuju dengan Ketentuan Layanan dan Kebijakan Privasi Mobil123.com Saya bersedia dihubungi oleh Mobil123.com dan penjual mobil, afiliasi bisnis, dan mitranya. Lihat penawaran mobil terbaik! Prev Next Penawaran special - hubungi sekarang! hari jam Hrg. Psrn. I Tag Terkait Nissan Mitsubishi Xpander All-New Nissan Livina mitsubishi aliansi Renault - Nissan - Mitsubishi Aliansi Nissan Nissan Livina Renault Cetak Insan Akbar Reporter Insan mulai menjadi jurnalis pada 2011 di sebuah harian umum nasional dan resmi bergabung ke Mobil123.com sejak Februari 2018. Ia menyelami dunia otomotif sejak 2012 dan paling tertarik dengan isu-isu industri. Berita Utama Kia Makin Serius di Indonesia: Target Punya 100 Diler dan Jual 40 Ribu Mobil pada 2030 Berita Otomotif Insan Akbar | 15 January 2026 JAKARTA – Kia makin serius di Indonesia. Prinsipal mereka di Korea Selatan kini turun tangan langsung melalui PT Kia Sales Indonesia. Target-target ... 833 Ribu Mobil Laku di RI 2025, Ada Kejutan di Daftar Merek Mobil Terlaris! Berita Otomotif Insan Akbar | 15 January 2026 JAKARTA – Sebanyak 833 ribu unit mobil laku terjual di Indonesia sepanjang 2025. Tahun ini, ada kejutan di daftar 10 merek mobil terlaris. Menurut ... Salut! Daihatsu 17 Tahun Jadi Merek Mobil Terlaris Kedua di Indonesia Berita Otomotif Insan Akbar | 15 January 2026 JAKARTA – Daihatsu mempertahankan status mereka sebagai merek mobil terlaris kedua di Indonesia selama nyaris dua dekade. Target Daihatsu tercapai. ... Bocoran Pertama Soal Mobil Baru Chery pada 2026 Berita Otomotif Insan Akbar | 15 January 2026 TANGERANG – Chery sudah memberikan bocoran pertama terkait rencana peluncuran mobil baru mereka di Indonesia pada 2026. Great Regional Manager PT ... Komentar
Mitsubishi akan Bantu Nissan – Renault Bikin Mobil Bagi Pasar ASEAN Berita Otomotif Insan Akbar https://www.mobil123.com/authors/779/insan-akbar | 28 May 2020 18:07 YOKOHAMA – Mitsubishi ditunjuk sebagai rujukan Nissan dan Renault untuk meningkatkan daya saing di Asia Tenggara (ASEAN). Termasuk untuk mencari peluang pengembangan dan perakitan produk-produk masa depan bagi region itu.Seperti diberitakan sebelumnya, aliansi Renault – Nissan – Mitsubishi pada Kamis (27/5/2020) mengumumkan model bisnis baru yang mereka sebut skema ‘pemimpin – pengikut’. Dalam strategi anyar ini, aliansi menjadikan merek yang paling unggul dan memiliki kelebihan geografis di suatu area tertentu sebagai 'pemimpin' pengembangan serta produksi kendaraan di sana, sedangkan dua lain menjadi 'pengikut'.Tiap merek di dalam aliansi difokuskan menggarap wilayah tertentu sekaligus menjadi rujukan bagi dua merek lain agar lebih kompetitif di sana. Aliansi yakin cara ini bisa meningkatkan peluang untuk berbagi aset dan memaksimalkan efisiensi. Artikel terkait Nissan – Renault Mulai Rujuk, Umumkan Model Bisnis Baru untuk Bangkit Berita Otomotif 28 May 2020 Carlos Ghosn, Bos Besar Aliansi Renault-Nissan-Mitsubishi Dibui 10 Hari Berita Otomotif 23 November 2018 Aliansi Renault-Nissan-Mitsubishi Raup Profit Pasarkan Mobil Listrik Berita Otomotif 19 February 2018 Nissan bertindak sebagai rujukan bagi Renault serta Mitsubishi di China, Amerika Utara, Jepang. Renault menjadi acuan bagi dua merek lainnya di Eropa, Rusia, Amerika Selatan, Afrika Utara.Mitsubishi tentu saja juga kebagian jatah. Merek itu menjadi rujukan di ASEAN serta Oseania.Model milik merek rujukan akan berstatus sebagai ‘kendaraan induk’ aliansi dalam pengembangan produk di region terkait. Merek itu akan membantu mengembangkan pula ‘kendaraan turunannya’ bersama merek-merek ‘pengikut’.Mereka bersama-sama akan mencari strategi pengembangan dan perakitan produk baru yang terbaik bagi tiap merek. Termasuk di antaranya mengenai pembagian aset produksi.Dengan begitu, aliansi dapat mendorong standardisasi strategi produk lebih jauh, dari mulai platform sampai upper bodies (bagian atas mobil). Aliansi juga memastikan tetap membangun mobil niaga ringan bersama-sama dalam skema ‘pemimpin – pengikut’."Di ASEAN dan Jepang, aliansi akan mencari peluang dengan menggunakan skema itu. Seperti misalnya kolaborasi kei car antara Nissan dengan Mitsubishi Motors," tulis mereka di dalam salah satu poin pernyataan pers.Cara ini sebenarnya sudah terlihat di Indonesia. Pabrik Mitsubishi Cikarang merakit Mitsubishi Xpander plus Nissan Livina generasi baru yang dibangun di atas platform sama dan meluncur pada awal 2019.Pabrik Mitsubishi tak hanya terletak di Nusantara. Mereka juga memproduksi kendaraan di Thailand, Filipina, Vietnam.Lebih lanjut, skema ‘pemimpin – pengikut’ bisa membuat aliansi hemat investasi sampai dengan 40 persen untuk menghadirkan kendaraan anyar. Hampir 50 persen model-model yang dimiliki aliansi Renault – Nissan – Mitsubishi pada 2025 juga akan hadir di pasar global lewat skema itu.Jean-Dominique Senard, Chairman of the Alliance Operating Board, menjelaskan ketiga merek membentuk kolaborasi operasional dan strategis unik di dunia otomotif. Ini memberikan mereka keunggulan dalam lansekap otomotif global yang sedang berubah dengan amat cepat.“Model bisnis baru memungkinkan aliansi mengeluarkan yang terbaik dari aset serta kemampuan tiap perusahaan,” ucap dia. [Xan/Ari] ✕ Mari terhubung di Whatsapp Kami melindungi informasi pribadi Anda sesuai dengan Kebijakan Perlindungan Data Pribadi Saya setuju dengan Ketentuan Layanan dan Kebijakan Privasi Mobil123.com Saya bersedia dihubungi oleh Mobil123.com dan penjual mobil, afiliasi bisnis, dan mitranya. Lihat penawaran mobil terbaik! Prev Next Penawaran special - hubungi sekarang! hari jam Hrg. Psrn. I Tag Terkait Nissan Mitsubishi Xpander All-New Nissan Livina mitsubishi aliansi Renault - Nissan - Mitsubishi Aliansi Nissan Nissan Livina Renault
Carlos Ghosn, Bos Besar Aliansi Renault-Nissan-Mitsubishi Dibui 10 Hari Berita Otomotif 23 November 2018
Aliansi Renault-Nissan-Mitsubishi Raup Profit Pasarkan Mobil Listrik Berita Otomotif 19 February 2018
Kia Makin Serius di Indonesia: Target Punya 100 Diler dan Jual 40 Ribu Mobil pada 2030 Berita Otomotif Insan Akbar | 15 January 2026 JAKARTA – Kia makin serius di Indonesia. Prinsipal mereka di Korea Selatan kini turun tangan langsung melalui PT Kia Sales Indonesia. Target-target ...
833 Ribu Mobil Laku di RI 2025, Ada Kejutan di Daftar Merek Mobil Terlaris! Berita Otomotif Insan Akbar | 15 January 2026 JAKARTA – Sebanyak 833 ribu unit mobil laku terjual di Indonesia sepanjang 2025. Tahun ini, ada kejutan di daftar 10 merek mobil terlaris. Menurut ...
Salut! Daihatsu 17 Tahun Jadi Merek Mobil Terlaris Kedua di Indonesia Berita Otomotif Insan Akbar | 15 January 2026 JAKARTA – Daihatsu mempertahankan status mereka sebagai merek mobil terlaris kedua di Indonesia selama nyaris dua dekade. Target Daihatsu tercapai. ...
Bocoran Pertama Soal Mobil Baru Chery pada 2026 Berita Otomotif Insan Akbar | 15 January 2026 TANGERANG – Chery sudah memberikan bocoran pertama terkait rencana peluncuran mobil baru mereka di Indonesia pada 2026. Great Regional Manager PT ...