Ketersediaan BBM Nataru Lancar, Pertamina Diapreasi

Berita Otomotif

Ketersediaan BBM Nataru Lancar, Pertamina Diapreasi

JAKARTA – Konsumsi BBM (bahan bakar minyak) saat liburan Natal dan tahun baru selalu meningkat termasuk kali ini di tengah pandemic Covid-19. PT Pertamina mencatat kenaikan konsumsi BBM di sejumlah kawasan di Indonesia.

Di pulau Sulawesi, peningkatan konsumsi Pertamax sebesar 46% pada 23 Desember 2020 dan  40% pada 24 Desember 2020 dibandingkan konsumsi normal harian.

Penjualan BBM mengalami kenaikan yang cukup signifikan, yaitu 30,4% dibandingkan dengan konsumsi normal harian periode 1-15 Desember 2020 di SPBU-SPBU Tol Trans Sumatera.

Di wilayah Sumatera Bagian Selatan, periode 7-24 Desember 2020, konsumsi BBM jenis Gasoline (Premium, Pertalite, Pertamax, Pertamax Turbo) naik sebesar 6% dibandingkan konsumsi normal harian pada November 2020, yaitu dari 7.357 KL/hari menjadi 7.797 KL/hari. Sementara untuk BBM jenis Gasoil (Biosolar, Dexlite, Pertamina Dex) konsumsinya turun sebesar 1,3% dibandingkan konsumsi rerata normal harian November 2020, yaitu dari 4.776 KL/hari menjadi 4.714 KL/hari.

Pertamina pun menyatakan konsumsi BBM di tol Trans Jawa meningkat signifikan. Kenaikan tertinggi pada 23-25 Desember 2020, di mana tertinggi mencapai 636 KL per hari. Konsumsi tertinggi terdapat di 2 SPBU Rest Area tol arah Surabaya, yaitu KM 379 A dan KM 429 A. Konsumsi BBM di SPBU KM 379 A mencapai 192 KL per hari, di mana angka tersebut meningkat lebih dari 400% dari angka di awal  Desember 2020 hanya 40 KL per hari. Peningkatan yang sama juga terjadi di KM 429 A, dari semula 50 KL per hari menjadi 212 KL per hari atau lebih 400%.

Untuk menghadapi musim liburan Natal 2020 dan Tahun Baru 2021, perusahaan energy milik negara ini telah membentuk satuan tugas (Satgas) sejak 7 Desember hingga 10 Januari 2021. Satgas bertugas menjamin ketersediaan BBM dan LPG di tengah masyarakat selama Nataru (Natal dan Tahun Baru) termasuk di titik-titik wisata.

Kinerja Satgas Nataru Pertamina ini mendapat apreasi dari beberapa komunitas otomotif seperti Club Ayla Indonesia (CAI).

Adjie Sambogo, Humas CAI, menyatakan banyak anggota melakukan perjalanan ke luar kota. Anggota-anggota CAI yang bepergian ke Medan atau melintasi Tol Trans Jawa tidak menemukan masalah untuk mengisi bensin di sepanjang perjalanan.

“Saya sendiri ke Jakarta dari Madiun pada 27 Desember 2020. Isi Pertama 2 kali di Sragen dan Brebes. Di tol Trans Jawa tidak ada antrean di SPBU berkat layanan pembayaran non-tunai seperti MyPertamina. Para petugas SPBU pun menerapkan protocol kesehatan,” terangnya, seperti di kutip dari Antaranews.com.

Hal senada diutarakan oleh Fitri Sumardi yang selama 5 hari (22-26 Desember 2020) berlibur di Jawa Tengah. "Saya melakukan transaksi non-tunai di semua SPBU Pertamina yang saya jumpai selama liburan. Ini lebih sehat karena mengurangi kontak," ujarnya 

Di lain kesempatan, Adi Putra Mokoginta, ketua komunitas Toyota Agya Club Manado, menyarankan para pemilik mobil pribadi untuk menggunakan Pertamax agar performa mesin lebih maksimal.

"Saya anjurkan untuk mengisi Pertamax, karena mobil semakin irit dan tarikan semakin enteng," ungkapnya.

Sementara itu, Direktur Keuangan Pertamina Patra Niaga Subholding Commercial & Trading Arya Suprihadi, menyarankan kepada para pengguna mobil dan motor bila membutuhkan informasi tentang lokasi SPBU atau ada kendala di perjalanan bisa menghubungi Pertamina Call Center 135 atau mengunduh aplikasi My Pertamina di gadget masing-masing. [Idr]

 

    



Indra Prabowo

Indra Prabowo

Senang menulis mobil dan sepedamotor dari sisi kendaraan itu sendiri hingga perkembangan teknologi. Dia sendiri paling menyukai jika disodorkan SUV untuk dibawa ke mana dia suka, tentu saja medan offroad.


Berita Utama


Komentar