Jangan Keliru, Toyota Prado Beda Spesies dengan Land Cruiser

Panduan Pembeli

Jangan Keliru, Toyota Prado Beda Spesies dengan Land Cruiser

Toyota Land Cruiser dan Prado jadi simbol tunggangan kalangan elite kelas atas. Banyak yang mengira kedua model ini masih satu jenis tapi beda varian. Namun jangan salah, Prado sebenarnya merupakan versi light duty dari Toyota Land Cruiser.

Banyak orang yang beranggapan kalau Land Cruiser dan Prado layaknya Alphard dan Vellfire. Namun tidak sesederhana itu perbedaan antara Land Cruiser dan Prado.

Secara silsilah, Prado dulunya merupakan salah satu bagian dari Land Cruiser. Prado meluncur sejak 1984, sedangkan Toyota Land Cruiser lahir 1951. Mundur ke belakang, awal mula kemunculan Prado merupakan turunan dari Toyota Land Cruiser 70 yang dinamai sebagai Land Cruiser II. 

Penggunaan nama Prado secara resmi baru digunakan pada Land Cruiser J70 di April 1990. Karena hadir sebagai versi light duty, pastinya ada beberapa penyesuaian spesifikasi yang dilakukan oleh toyota pada Land Cruiser dan Prado.

Jadi, tidak salah juga kalau kita menyebutnya sebagai Toyota Prado atau Land Cruiser Prado karena asal usulnya yang merupakan pengembangan varian Land Cruiser versi jalan aspal.

Land Cruiser memiliki desain yang lebih besar, tegas, dan tidak terlalu menonjolkan aksen premium. Sementara itu Prado menonjolkan desain yang lebih sporty, glamor dan ukurannya lebih kecil dibandingkan Land Cruiser. 

Harga Pasaran Toyota Land Cruiser Prado di Indonesia

1Sebagai produk global, Toyota Land Cruiser Prado juga hadir ke Indonesia secara impor utuh alias CBU. Harga Toyota Prado termurah di situs Mobil123 mulai dari Rp475 juta untuk Prado 3.0 keluaran 2006. Sedangkan harga tertinggi yaitu mencapai Rp2 miliar untuk Land Cruiser 2.8 keluaran 2020.

Perbedaan Konsep Antara Toyota Land Cruiser dan Prado

3Perbedaan yang mendasar dari Toyota Land Cruiser dan Prado ada pada ukuran dan juga kapasitas dapur pacu. Toyota memulai produksi Toyota Land Cruiser II sebagai cikal bakal Prado pada tahun 1984. Model ini diharapkan sebagai pengganti LJ71G alias Land Cruiser Wagon.

Land Cruiser II hadir sebagai pilihan yang lebih kecil dan nyaman dalam jajaran Land Cruiser. Segera setelah dirilis, Prado pun segera mendapatkan popularitas. Di Amerika Utara, Land Cruiser II dipasarkan sebagai Toyota 4Runner, dengan paket trim mewah yang disempurnakan. 

Nama Prado kemudian resmi digunakan pada April 1990 di Jepang, yang bertujuan untuk memisahkan segmentasi model di jajaran keluarga Land Cruiser. Sebagai informasi, Prado di tahun tersebut memakai basis sasis seri J70 yang juga digunakan Land Cruiser.

Penamaan Prado ini dilakukan agar konsumen di Jepang tidak bingung membedakannya dengan Land Cruiser reguler. Toyota Prado memiliki segmen tersendiri, sehingga oleh Toyota dibekali beberapa ornamen premium.

Spesifikasi Toyota Prado Generasi Pertama

undefinedToyota Prado generasi pertama memiliki beberapa fitur yang ditingkatkan dari Land Cruiser, seperti kap mesin, spatbor, dan gril depan yang didesain ulang. Desain lampu depan Prado benar-benar berbeda dari pendahulunya yaitu Land Cruiser II.

Dengan aksen yang lebih glamor dan premium, Toyota mencoba memberikan label on-road Friendly pada Prado, untuk membedakan dengan Land Cruiser sebagai kendaraan off-road yang tangguh.

Body-on-frame yang dibangun masih tetap menjadi fitur Prado generasi pertama. Hal itu memang membuat kemampuan off-roadnya tetap perkasa. 

Namun supaya lebih nyaman, maka Toyota menambahkan shockbreaker adjustable agar menjadikannya mobil yang lebih ramah di jalan raya. Pengemudi dapat dengan mudah memilih tingkat peredaman guncangan hanya dengan satu klik.

Kemudian untuk mesinnya berkapasitas 2.446 cc turbo diesel dengan output 95 hp dan torsi 240 Nm. Sebagai SUV premium, Prado memakai transmisi otomatis empat percepatan serta fitur injeksi bahan bakar elektronik.

Toyota kemudian menghadirkan beberapa opsi mesin pada facelift Prado di tahun 1993. Prado 1993 mendapat varian mesin bensin 2.693cc 3RZ-FE, serta mesin turbo-diesel 2982cc 1KZ-T yang menggunakan cylinder head berbahan aluminium.

Toyota Prado Generasi Kedua Pakai Suspensi Independen

undefined

Pada bulan Mei 1996, Toyota Motor Corporation merilis generasi kedua Prado dalam seri J90, yang merupakan seri terpisah dari keluarga Land Cruiser. J90 ​​dibuat oleh Pabrik Tahara, yang tersedia dalam versi wheelbase pendek tiga pintu dan versi wheelbase panjang lima pintu. 

Toyota Prado generasi kedua dikategorikan sebagai medium SUV dengan beberapa update spesifikasi seperti suspensi independen di roda depan bikinan Hino, yang juga dipakai di Tacoma dan Hilux Surf.

Semua varian Prado hadir dengan double wishbone depan dan suspensi 4 link serta penggerak 4WD full time. Fitur lainnya terdapat ABS dan panel Field Monitor yang menunjukkan altimeter, termometer, dan tekanan udara sebagai kelengkapan standar.

Pada bulan Juli 2000, Toyota memperkenalkan turbo-diesel 1KD-FTV 3.0 dengan teknologi D-4D untuk menggantikan 1KZ-TE di Jepang.

Toyota Land Cruiser Prado Versi Indonesia Pakai Mesin Fortuner

3Toyota Prado yang ada di Indonesia kebanyakan hadir menggunakan mesin bensin yang sama persis dengan Toyota fortuner. Prado juga didukung mesin 4-silinder 2.7 Liter 2TR-FE VVT-i/Dual VVT- i, dengan tenaga sebesar 164 dk serta torsi 245 Nm.

Pada varian mesin bensin terasa kurang bertenaga untuk menggerakkan mobil berpenggerak 4 roda seberat nyaris 3 ton. Itulah mengapa para importir umum kemudian membawa varian mesin diesel untuk Prado generasi terakhir.

Selanjutnya untuk generasi terakhir Toyota Prado yang hadir di Indonesia yaitu seri J150 dengan mesin diesel 2.8 liter. Mesin tersebut berkode 1GD yang juga dipakai pada Fortuner 2.8 GR Sport. Outputnya sebesar 203.9 PS/3.000-4.000 rpm dengan torsi 499 Nm/1.600-2.800 rpm

Sedangkan untuk Land Cruiser menggunakan mesin Diesel dan bensin dengan kapasitas maupun jumlah silinder yang lebih besar semisal seperti 1KZ, 1FE atau jajaran mesin besar lainnya.

Pada Toyota Land Cruiser 300 terbaru yang dijual di Indonesia, dibekali mesin V6D-turbo dengan kode F33A-FTV berkubikasi 3.346 cc. Mesin ini sanggup menghasilkan tenaga 305 PS pada 4.000 rpm dan torsi ganas 700 Nm pada 1.600 – 2.600 rpm. Performa mesin yang perkasa tadi didukung oleh transmisi 10-speed Direct Shift-10AT sehingga bisa menaklukkan segala medan.

Kesimpulan

3

Selama ini Toyota Prado hadir ke Indonesia melalui jalur importir umum. Kondisi sebaliknya, Land Cruiser malah dijual secara resmi yang dibawa oleh PT Toyota Astra Motor. 

Hal mendasar dari Toyota Prado bila disandingkan dengan Land Cruiser, Prado hadir sebagai SUV yang city oriented. Teknologi dan fiturnya cenderung lebih nyaman untuk berkendara di jalan aspal.

Melihat spesifikasi yang ditawarkan pada Toyota Prado cenderung on road oriented, karena menggunakan Full-time 4WD. Sistem penggerak tersebut memberikan kemampuan di tikungan yang stabil dan dalam kasus di jalan raya yang basah.

Namun perlu ditekankan kalau Prado ini masuk kategori SUV medium, sehingga spesifikasi mesinnya tak sehebat Land Cruiser. Dengan kata lain, Prado adalah opsi mewah sebuah SUV medium yang enggan memakai Toyota Fortuner.



Berita Utama


Komentar

app-icon
app-icon
app-icon
Lihat Mobil Impian Anda di Aplikasi
Unduh Aplikasi Sekarang