Jalan Tol Trans Sumatera Ruas Kayu Agung-Palembang Resmi Dibuka

Berita Otomotif

Jalan Tol Trans Sumatera Ruas Kayu Agung-Palembang Resmi Dibuka

PALEMBANG - Jalan Tol Trans Sumatera Ruas Kayu Agung-Palembang di Sumatera Selatan resmi dibuka untuk umum mulai 1 April 2020.

Jalan tol sepanjang 33,5 Km ini mulai dibuka fungsional tanpa ada seremoni khusus karena adanya pandemik Corona Virus Disease 2019 (Covid-19). Meski sudah dibuka, namun saat ini tol tersebut siftnya masih fungsional dan belum dikenakan tarif. Penetapan tarif masih dalam tahap diskusi di Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).

Kehadiran tol ini akan memangkas perjalanan Kayu Agung ke Palembang dari sebelumnya 2 jam menjadi hanya 30-40 menit saja. Tentunya kehadiran tol ini akan memudahkan mobilitas masyarakat di pulau Sumatera.

Selain tol Trans Sumatera Ruas Kayu Agung-Palembang, Simpang Susun Balaraja Timur di jalan tol Tamgerang Merak pun hari ini mulai beroperasi. Kehadiran Simpang Susun ini diharapkan dapat memudahkan akses pengguna jalan tol.

Selama ini pembangunan jalan tol merupakan salah satu agenda yang nyaris tidak dilewatkan oleh Presiden Joko Widodo. Infrastruktur memang dikenal sebagai program yang selalu menjadi andalannya selama memegang jabatan.

Pengguna Tol Menurun
Sejak masuknya Covid-19 di Indonesia, jumlah terjadi penurunan jumlah arus lalu lintas Jalan Tol saat ini di ruas Trans Sumatera sebesar 10% dan pada ruas JORR sebesar 60%. Kondisi ini berdampak pada pengurangan lalu lintas sebesar 40-50% di minggu lalu. Begitupun juga pada Rest Area yang mengalami penurunan pengunjung dan omset sebesar 50-80%.

“Saat ini BPJT Kementerian PUPR tengah melakukan komunikasi yang intens bersama Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian untuk mendapatkan masukan dan stimulus bagi seluruh BUJT dan para pekerja konstruksi yang terdampak,” terang Danang Parikesit, Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT).

Selain itu, Ia juga telah mengatakan bahwa pihaknya telah menyiapkan skenario pengurangan atau pelarangan penggunaan jalan tol, dengan pengecualian kendaraan logistik. Skenario tersebut tinggal menunggu keputusan bersama.

“Setelah kita mendapatkan keputusan kebijakan secara umum yang telah disepakati, Kami siap untuk menjalankan kebijakan tersebut.  Nantinya juga akan kami terapkan pada pelaksanaan arus Mudik Lebaran 2020 demi menjaga keselamatan dan kesehatan masyarakat agar terhindar dari penularan virus COVID-19 ini,” kata Danang. [Adi/Ari]

 



Adi Hidayat

Adi Hidayat

Pria lugu yang tinggal di Bekasi ini kerap menghadapi kemacetan Jakarta untuk memberikan informasi terkini terkait dunia otomotif Indonesia. Menghirup asap knalpot, merasakan teriknya panas matahari, menerabas hujan hingga menembus kepungan banjir pun telah menjadi bagian dari hidupnya. Meski demikian ia menjalaninya dengan penuh ketabahan dan kesabaran.


Berita Utama


Komentar