Jakarta Auto Week Digelar Maret 2022, Fokus ke Jualan Mobil

Berita Otomotif

Jakarta Auto Week Digelar Maret 2022, Fokus ke Jualan Mobil

JAKARTA – Pameran baru bernama Jakarta Auto Week akan digelar pada kuartal pertama tahun depan.

Ajang bernama resmi Gaikindo Jakarta Auto Week (GJAW) ini awalnya ingin digelar pada 2020. Namun, gara-gara pandemi Covid-19, Jakarta Auto Week pun urung dilaksanakan seperti juga Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS).

GIIAS sendiri akhirnya berlangsung pada November 2021 kemarin di Serpong, Tangerang. Adapun Jakarta Auto Week, seperti dijelaskan dalam keterangan resmi pada Kamis (16/12/2021), rencananya berlangsung pada Maret 2022, tepatnya pada 5-13 Maret di Jakarta Convention Center.

Berbeda dengan GIIAS yang menjadi ajang pamer teknologi plus penjualan, Jakarta Auto Week fokus pada peningkatan penjualan kendaraan semata.

“Sesuai dengan fokus dan tujuan penyelenggaraannya untuk menjadi momentum yang mendorong penjualan, Kami mempersiapkan berbagai program yang akan menstimulus transaksi di pameran,” kata Ketua III Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) sekaligus Ketua Penyelenggara Pameran Gaikindo Rizwan Alamsjah.

Berbagai merek mobil penumpang, mobil niaga, maupun industri pendukungnya bakal merayu pengunjung Jakarta Auto Week. Akan tetapi, detail nama eksibitor belum dibeberkan.

Diselenggarakan di tengah situasi pandemi, Jakarta Auto Week akan diinisiasi dengan protokol kesehatan.

Pihak yang hadir harus memastikan dalam kondisi sehat, sudah menjalani vaksin lengkap dua kali dosis, terdaftar diaplikasi PeduliLindungi, selalu menggunakan masker medis, secara berkala mencuci tangan, dan selalu menjaga jarak.

Dalam sosialisasi Jakarta Auto Week di depan para agen pemegang merek, Direktur Jendral Industri Logam, Mesin, Alat Transportasi, dan Elektronika Kementerian Perindustrian Taufiek Bawazier menyebut pameran itu sebagai momentum penting dalam perbaikan ekonomi nasional.

Ini karena sektor otomotif merupakan yang utama dari sektor industri lainnya dalam perputaran siklus ekonomi.

“Kita harus fokus pada yang besar terlebih dahulu dan Kita jaga, jangan sampai momentumnya turun. Jakarta Auto Week ini salah satu penjaga momentum, jangan sampai transisi ke tahun 2022 terjadi penurunan,” pungkas dia di Gedung Kementerian Perindustrian.

Sekadar menambahkan, pasar serta industri otomotif pada 2021 sendiri disokong insentif Pajak Penjualan Barang Mewah (PPnBM) bagi mobil-mobil rakitan dalam negeri dengan komponen lokal minimal 60 persen.

Berkat stimulus ini, penjualan mobil nasional pada Januari-November sudah bisa melampaui target 750 ribu unit untuk tahun ini. Volumenya diperkirakan akan berakhir di 800-850 ribu unit, naik dari sekitar 500 ribu unit pada 2020. [Xan]

Cari mobil baru idaman Anda di sini



Insan Akbar Krisnamusi

Insan Akbar Krisnamusi

Insan mulai menjadi jurnalis pada 2011 di Harian Umum Media Indonesia, kemudian di Suara.com (2016 - 2018), hingga akhirnya resmi bergabung ke Mobil123.com sejak Februari 2018. Ia menyelami dunia otomotif sejak 2012 dan paling tertarik dengan isu-isu industri.


Berita Utama


Komentar