Hino Persiapkan Produk dan Purnajual Hadapi Euro 4

Berita Otomotif

Hino Persiapkan Produk dan Purnajual Hadapi Euro 4

TANGERANG – Hino mempersiapkan diri dalam  hal produk dan purnajual untuk menghadapi standar emisi gas buang Euro 4 bagi kendaraan baru bermesin diesel pada 2021.

Santiko Wardoyo, Direktur Penjualan dan Promosi PT. Hino Motors Sales Indonesia (HMSI) mengatakan bahwa Euro 4 merupakan regulasi yang harus mereka jalankan dalam waktu pada April 2021. Hino saat ini dalam proses melakukan studi untuk mengarah ke sana.

“Satu tentu saja soal bahan bakar. Mesin baru yang akan kami bawa cocok atau tidak dengan bahan bakar di Indonesia. Paling krusial itu karena kami, kan, punya pabrik sehingga kami pasti melakukan CKD (Completely Knock-Down). Kami betul-betul studi untuk memberikan produk tepat dan untuk jangka panjang,” papar dia pada Rabu (14/11/2018) dalam konferensi pers Hino Customer Satisfaction Contest 2018 di Jatake, Tangerang.

Permasalahan kualitas serta distribusi bahan bakar, menurutnya, amat krusial bagi kendaraan komersial. Pasalnya, mobilitas mobil niaga amat tinggi

Mengenai produk, ia menjelaskan bahwa Hino sudah menjual lini produk lengkap mulai dari light duty truck (Hino Dutro Series), medium duty truck (Hino Ranger Series), heavy duty truck (Hino Profia Series) hingga sasis bus. Pabrikan asal Jepang ini akan tetap mempertahankan kelengkapan jejeran truk dan bus mereka.

Sayang, dia tidak bersedia memberi bocoran mengenai model-model yang kelak akan dibawa ke sini demi merespons aturan Euro 4. Soal berapa penambahan harga pascapenyesuaian spesifikasi pun tidak bersedia dibuka.

“Pada 2021 pasti kami sudah ada produk-produknya untuk menanggapi Euro 4. Tidak jauh berbeda, hanya ada penyesuaian di mesin,” tandas Santiko singkat.

Hiroo Kayanoki, Presiden Direktur HMSI, menjelaskan bahwa investasi baru pasti diperlukan untuk meningkatkan kemampuan pabrik mereka di Cikampek, Jakarta untuk merakit mesin dengan standar Euro 4. Namun, ia mengaku jumlahnya ‘tidak terlalu besar’ tanpa mau merincikannya.

Penyiapan Purnajual
Investasi tambahan, baik dari sisi penjualan maupun purnajual, pun diperlukan demi menghadapi Euro 4. Hino, kata Santiko, perlu mengadakan pelatihan tenaga penjual plus mekanik seputar informasi dan perbaikan mesin-mesin dengan level Euro 4.

Alat peraga pelatihan serta perangkat diagnosa baru yang disebut DX Tools dengan peranti lunak terbaru wajib dimiliki didistribusikan kepada seluruh dealer serta mobile service. Untuk DX Tools, dealer-dealer perlu merogoh kocek Rp 30 juta per unit.

Peningkatan standar kualitas purnajual pun dilakukan melalui CS Contest 2018. Berbagai materi ujian CS Contest 2018 telah disesuaikan dengan standar Euro 4. Hino juga akan menambah dealer mereka di Tanah Air.

“Outlet harus bertambah karena truk-truk ini harus ditangani dengan baik. Mobil service juga harus mulai diperbanyak dan semua wajib punya alat itu (DX Tools). Ini seperti saat mobil karburator beralih ke injeksi. Mobil-mobil yang tadinya gampang ke bengkel mana saja jadi terbatas pilihan bengkelnya sehingga bengkel resmi kami juga harus ditambah,” tutup Santiko. [Xan/Ari]



Insan Akbar Krisnamusi

Insan Akbar Krisnamusi

Insan mulai menjadi jurnalis pada 2011 di sebuah harian umum nasional dan resmi bergabung ke Mobil123.com sejak Februari 2018. Ia menyelami dunia otomotif sejak 2012 dan paling tertarik dengan isu-isu industri.


Berita Utama


Komentar

Chat Aktif
Diarsipkan
Chat Bantuan
Hapuskan chat?
Chat Empty
Tidak ada chat yang sedang berlangsung
Mulai pencarian dan chat dengan penjual
Chat Bantuan
Support