Truk Masjid Akan Hadir di Olimpiade Tokyo 2020

Berita Otomotif

Truk Masjid Akan Hadir di Olimpiade Tokyo 2020

TOKYO – Jepang memikirkan segala macam fasilitas yang memudahkan saat Olimpiade Tokyo 2020 berlangsung, termasuk truk yang bisa berubah menjadi sebuah masjid untuk ibadah umat Muslim.

Olimpiade Tokyo 2020 di Jepang bakal menjadi ajang pertunjukan bagi kemajuan serta inovasi dari industri otomotif negara ini yang memudahkan aktivitas harian. Setelah baru-baru ini Toyota membeberkan rencana menghadirkan mobil berteknologi terbaru selama pelaksanaan, kini terungkap penyiapan fasilitas masjid berjalan (mobile mosque) dari sebuah truk.

Truk ini, seperti diwartakan Associated Press pada Rabu (25/7/2018), berwarna putih dengan aksen biru dan bermerek Hino yang merupakan anak perusahaan dari Toyota Motor Corp. (TMC). Pintu bagian belakang, saat dibuka, akan bertransformasi menjadi pintu masuk. Sisi samping bodi truk bisa pula berekspansi sehingga menyediakan ruang seluas 48 meter persegi di bagian dalam.

Bagian dalam mesjid berjalan sudah dilengkapi pendingin udara, karpet nyaman, serta berdaya tampung maksimal 50 orang. Disediakan pula sistem distribusi air dan tempat bersuci yang terintegrasi dengan bus.

Masjid berjalan pertama telah diperkenalkan kepada media massa serta publik ‘Negeri Sakura’ pada awal pekan ini di Toyota Stadium, salah satu stadion yang dipakai di J-League dan terletak di Toyota City. Kota ini juga markas besar dari Toyota tentunya.

Yasuharu Inoue, Chief Executive of Yasu Project mengatakan masjid berjalan dibuat karena jumlah rumah ibadah permanen bagi umat Muslim yang datang selama Olimpiade Tokyo 2020 kemungkinan tak akan cukup. Masjid berjalan, selain memperbanyak jumlah tempat ibadah secara temporer, juga praktis karena bisa berpindah-pindah ke venue-venue Olimpiade yang berbeda-beda sesuai kebutuhan.

“Sebagai negara yang terbuka serta ramah, kami ingin menunjukkan nilai ‘omotenashi (keramahtamahan Jepang) kepada orang-orang Islam,” tukasnya.

Adapun inspirasi masjid berjalan muncul dari pengalaman Inoue saat berkunjung ke Qatar, empat tahun lalu. Yasu Project menargetkan mesjid berjalan kelak dipakai di event-event olah raga dalam negeri maupun luar negeri. Selain itu, masjid berjalan diharapkan tak hanya berfungsi mengurangi gap infrastruktur rumah ibadah.

“Ke depannya, saya bakal sangat senang jika orang-orang dari Indonesia, Malaysia, Africa, Timur Tengah, serta mungkin para pengungsi dari Suriah dapat menggunakannya sebagai alat mempromosikan perdamaian dunia,” tandas Inoue. [Xan/Ari]

 



Insan Akbar Krisnamusi

Insan Akbar Krisnamusi

Insan mulai menjadi jurnalis pada 2011 di Harian Umum Media Indonesia, kemudian di Suara.com (2016 - 2018), hingga akhirnya resmi bergabung ke Mobil123.com sejak Februari 2018. Ia menyelami dunia otomotif sejak 2012 dan paling tertarik dengan isu-isu industri.


Berita Utama


Komentar