Fakta Penting Geely Starray EM-i di Indonesia: SUV Plug-in Hybrid Rp499 Juta Produksi Lokal di Purwakarta
Adu Spesifikasi SUV Listrik Rp 250–500 Jutaan: Jaecoo J5 EV vs BYD Atto 3 vs Geely EX5, Siapa yang Paling Unggul?
Beranda Berita Mobil Bekas Harga Toyota Agya Bekas Makin Terjangkau, Mulai Rp70 Jutaan Harga Toyota Agya Bekas Makin Terjangkau, Mulai Rp70 Jutaan Mobil Bekas Yongki Sanjaya Putra https://www.mobil123.com/authors/1270/yongki-sanjaya-putra | 23 October 2023 18:20 Mobil jenis city car seperti Toyota Agya kini makin dicari masyarakat perkotaan. Ukurannya yang mungil cocok untuk sarana transportasi harian di situasi lalu lintas kota besar yang kerap macet. Dengan budget terbatas, kita bisa memilih Toyota Agya bekas. Toyota Agya pertama kali hadir pada 2013 lalu untuk memenuhi kriteria kendaraan low cost green car (LCGC). Toyota Agya mendapat minor facelift di tahun 2017 berupa pembaruan desain pada lampu depan, lampu belakang, bumper baru, dan beberapa penambahan fitur. Berdasarkan data marketplace Mobil123, Toyota Agya bekas ditawarkan mulai Rp80 juta. Tentu harga segitu cukup menarik karena Agya termasuk mobil tahun muda. Artikel terkait Toyota Agya TRD Bekas 2019, Kondisi Antik dan Telah Diinspeksi Mobil Bekas 30 May 2023 Mulus Banget, Toyota Agya Bekas 2020, Harga Jauh Lebih Murah Mobil Bekas 30 October 2020 LCGC Masih Belum Sampai di Segmennya Berita Otomotif 30 May 2023 Agya hadir dalam dua varian mesin yakni 1.0 dan 1.2 liter. Mesinnya dituntut harus irit bahan bakar dan ramah lingkungan. Sesuai regulasi LCGC konsumsi BBM diklaim bisa mencapai 20 kilometer per liter. Harga Toyota Agya Bekas Bagi kalian yang ingin membeli Toyota Agya bekas, berikut ini kisaran harga dari tahun ke tahun mengacu listing marketplace Mobil123: Toyota Agya 2013 Rp80 juta sampai dengan Rp100juta Toyota Agya 2014 Rp78 juta sampai dengan Rp109 juta Toyota Agya 2015 Rp80 juta sampai dengan Rp112 juta Toyota Agya 2016 Rp75 juta sampai dengan Rp120 juta Toyota Agya 2017 Rp90 juta sampai dengan Rp135 juta Toyota Agya 2018 Rp108 juta sampai dengan Rp139 juta Toyota Agya 2019 Rp104 juta sampai dengan Rp140 juta Toyota Agya 2020 Rp118,5 juta sampai dengan Rp150 juta Toyota Agya 2021 Rp114 juta sampai dengan Rp168 juta Toyota Agya 2022 Rp127,5 juta sampai dengan Rp169 juta. Kelebihan Toyota Agya Bekas Gen 1 Toyota Agya menjadi salah satu city car andalan masyarakat Indonesia saat ini. Untuk seukuran mobil mungil, kabin Toyota Agya juga masih memberikan kenyamanan yang layak karena kabin yang cukup lega. Interiornya memberi ruang kepala maupun kaki yang masih terasa lega. Dengan ukuran segitu, kabinnya masih mampu menyisakan ruang bagasi yang lumayan luas bagi kebutuhan barang bawaan Anda di perjalanan. Bahkan dimensi bagasinya masih lebih luas dibandingkan mobil yang sejenis pada saat itu, seperti Mitsubishi Mirage, Honda Brio dan Nissan March. Kemudian pada Agya facelift 2017, Toyota menambah insulator atau peredam suara di balik dashboard (firewall) dan di balik kap mesin. Selanjutnya material peredam plafon diperbaharui dengan bahan yang lebih kedap. Sehingga suara tetesan air yang jatuh di atap waktu turun hujan tak seberisik sebelumnya. Fitur Modern dan Fungsional Mengisi segmen mobil dengan harga terjangkau alias murah, Agya bekas keluaran 2013 sudah dibekali dengan dual SRS airbag. Lebih lanjut, fitur hiburannya cukup proporsional untuk sebuah mobil murah, dengan memakai head unit 2DIN indash yang mampu memutar musik melalui koneksi USB, CD maupun AUX. Pilihan Mesin dan Transmisi Lengkap Pada versi awal, Toyota Agya hadir hanya dalam varian mesin 1.0. Mesin yang digunakan oleh Toyota Agya merupakan mesin yang digunakan pada Xenia 1.000 cc. Mesin 1KR-DE DOHC 1.000 cc 3-silinder segaris 12 katup menghasilkan tenaga 64 HP @6.000 RPM dan torsi 86 Nm @3.600 RPM. Sejak awal, Agya tersedia dalam varian transmisi manual 5-percepatan dan otomatis 4-percepatan. Nah untuk transmisi otomatis tersedia mulai dari tipe termurah (E) hingga termahalnya (TRD S). Ini jelas memberikan kemudahan bagi Anda yang setiap hari harus berjibaku menerobos kemacetan lalu lintas perkotaan. Kemudian pada facelift 2017, Toyota Agya tersedia dalam pilihan mesin 1,0 dan 1,2 liter dengan tambahan dual VVT-i. Agya mendapatkan varian baru bermesin 3NR-VE 1.200 cc, yang sebelumnya sudah digunakan pada Calya 1.2. Teknologi Dual VVT-i berfungsi mengatur penyesuaian waktu pada camshaft intake dan exhasut per dua katup. Pada mesin 1.2 liter ini menghasilkan tenaga 88 PS pada 6.000 rpm dengan torsi puncak 107,8 Nm pada 4.200 rpm. Sementara itu pada mesin 1.0 VVT-i tenaga meningkat jadi 67 PS pada 6.000 rpm dengan torsi puncak 89,2 Nm pada 4.400 rpm. Upgrade tersebut membuatnya bisa berakselerasi 0-100 km/jam dalam 13,7 detik, atau lebih cepat 1,1 detik dibanding Agya 1.0 lama. Kelemahan Toyota Agya Bekas yang Perlu Diwaspadai Dengan harga yang terjangkau dan juga layanan purna jual Toyota yang mudah, Toyota Agya bekas tak luput dari beberapa kelemahan yang perlu kita waspadai. Namanya mobil murah pasti ada beberapa bagian yang dikorbankan. Hal yang cukup sering dikeluhkan dari Agya generasi awal bermesin 1.0 tentu dari getaran mesin khas konfigurasi 3-silinder. Belum lagi karakter suspensinya juga cukup keras. Kualitas peredam kabin Toyota Agya keluaran awal (pre-facelift) juga seadanya. Akibatnya, suara bising dari luar dan getaran mesin cukup mengganggu selama berkendara. Berikut ini berbagai kelemahan dari Toyota Agya bekas keluaran awal. Getaran Mesin 3-silinder yang Lumayan Terasa Kasus getaran mesin Toyota Agya terasa di kabin ini umumnya terjadi pada unit generasi awal dari 2013 sampai 2017 (pre-facelift). Apabila mesin digeber lebih dari 3.000 rpm atau putaran tinggi, getarannya begitu terasa sampai kabin. Penyebabnya yaitu karakter mesin 3-silinder dan juga bagian engine mounting. Dengan getaran yang cukup besar, ternnyata dudukan mesin malah tidak bisa meredam dengan optimal. Peredaman Kabin Seadanya Kekurangan berikutnya yang cukup sering dikeluhkan oleh pengguna Toyota Agya yaitu kabin kurang kedap. Kebisingan dari roda hingga suara gemuruh tetasan air di atap saat turun hujan deras terdengar jelas di kabin. Untuk masalah ini, solusinya bisa dengan melakukan upgrade peredam dan juga dengan mengganti karet pintu dengan yang lebih tebal. Built Quality yang Murah Sebagai mobil murah, kita jangan berekspektasi tinggi soal built quality dari Toyota Agya. Konon plat yang digunakan untuk bodi Toyota Agya masih kalah tebal dengan Suzuki Karimun Wagon R. Interiornya juga sama-sama 'murah', dengan material trim kabin dari plastik. Ini diperparah dengan peredaman kabin yang seadanya. Alhasil, doortrim bisa bergetar saat kita menyetel musik dengan volume tinggi karena material yang tipis tadi. Suspensi Cukup Keras dan Busa Jok Tipis Hal lain yang mengganggu sebagian pengguna Toyota Agya keluaran awal ialah suspensinya yang terasa cukup keras. Lucunya lagi karakternya keras tapi limbung. Ketidaknyamanan berkendara diperparah dengan busa jok yang agak tipis dan kabin yang kurang peredam. Ini membuat Toyota Agya bakal tidak nyaman bila kita kendarai dalam kecepatan tinggi sendirian atau cuma berdua di dalam mobil. Duduk kurang nyaman karena busa tipis dan suspensi keras, kemudian limbung karena bobot kendaraan yang enteng. Itulah mengapa mobil seperti Toyota Agya tidak disarankan untuk berkendara jarak jauh. Kesimpulan Dengan harga mulai Rp70 juta-an untuk Toyota Agya bekas, kita bisa mendapat city car yang praktis untuk aktivitas berkendara di kota besar. Hanya saja, banyak alternatif yang lebih menarik dengan budget yang sama. Untuk itu pastikan dengan kebutuhan utama kalian saat akan membeli mobil bekas. Jangan sampai, kamu menyesal karena mobil pilihan kurang sesuai dengan selera maupun kebutuhan berkendara. (YS) >>>>> Klik link ini untuk melihat harga mobil baru <<<<< ✕ Mari terhubung di Whatsapp Kami melindungi informasi pribadi Anda sesuai dengan Kebijakan Perlindungan Data Pribadi Saya setuju dengan Ketentuan Layanan dan Kebijakan Privasi Mobil123.com Saya bersedia dihubungi oleh Mobil123.com dan penjual mobil, afiliasi bisnis, dan mitranya. Lihat penawaran mobil terbaik! Prev Next Penawaran special - hubungi sekarang! hari jam Hrg. Psrn. I Tag Terkait Toyota Agya Toyota Agya bekas LCGC Cetak Yongki Sanjaya Putra Editor Berita Utama Kia Makin Serius di Indonesia: Target Punya 100 Diler dan Jual 40 Ribu Mobil pada 2030 Berita Otomotif Insan Akbar | 15 January 2026 JAKARTA – Kia makin serius di Indonesia. Prinsipal mereka di Korea Selatan kini turun tangan langsung melalui PT Kia Sales Indonesia. Target-target ... 833 Ribu Mobil Laku di RI 2025, Ada Kejutan di Daftar Merek Mobil Terlaris! Berita Otomotif Insan Akbar | 15 January 2026 JAKARTA – Sebanyak 833 ribu unit mobil laku terjual di Indonesia sepanjang 2025. Tahun ini, ada kejutan di daftar 10 merek mobil terlaris. Menurut ... Salut! Daihatsu 17 Tahun Jadi Merek Mobil Terlaris Kedua di Indonesia Berita Otomotif Insan Akbar | 15 January 2026 JAKARTA – Daihatsu mempertahankan status mereka sebagai merek mobil terlaris kedua di Indonesia selama nyaris dua dekade. Target Daihatsu tercapai. ... Bocoran Pertama Soal Mobil Baru Chery pada 2026 Berita Otomotif Insan Akbar | 15 January 2026 TANGERANG – Chery sudah memberikan bocoran pertama terkait rencana peluncuran mobil baru mereka di Indonesia pada 2026. Great Regional Manager PT ... Komentar
Harga Toyota Agya Bekas Makin Terjangkau, Mulai Rp70 Jutaan Mobil Bekas Yongki Sanjaya Putra https://www.mobil123.com/authors/1270/yongki-sanjaya-putra | 23 October 2023 18:20 Mobil jenis city car seperti Toyota Agya kini makin dicari masyarakat perkotaan. Ukurannya yang mungil cocok untuk sarana transportasi harian di situasi lalu lintas kota besar yang kerap macet. Dengan budget terbatas, kita bisa memilih Toyota Agya bekas. Toyota Agya pertama kali hadir pada 2013 lalu untuk memenuhi kriteria kendaraan low cost green car (LCGC). Toyota Agya mendapat minor facelift di tahun 2017 berupa pembaruan desain pada lampu depan, lampu belakang, bumper baru, dan beberapa penambahan fitur. Berdasarkan data marketplace Mobil123, Toyota Agya bekas ditawarkan mulai Rp80 juta. Tentu harga segitu cukup menarik karena Agya termasuk mobil tahun muda. Artikel terkait Toyota Agya TRD Bekas 2019, Kondisi Antik dan Telah Diinspeksi Mobil Bekas 30 May 2023 Mulus Banget, Toyota Agya Bekas 2020, Harga Jauh Lebih Murah Mobil Bekas 30 October 2020 LCGC Masih Belum Sampai di Segmennya Berita Otomotif 30 May 2023 Agya hadir dalam dua varian mesin yakni 1.0 dan 1.2 liter. Mesinnya dituntut harus irit bahan bakar dan ramah lingkungan. Sesuai regulasi LCGC konsumsi BBM diklaim bisa mencapai 20 kilometer per liter. Harga Toyota Agya Bekas Bagi kalian yang ingin membeli Toyota Agya bekas, berikut ini kisaran harga dari tahun ke tahun mengacu listing marketplace Mobil123: Toyota Agya 2013 Rp80 juta sampai dengan Rp100juta Toyota Agya 2014 Rp78 juta sampai dengan Rp109 juta Toyota Agya 2015 Rp80 juta sampai dengan Rp112 juta Toyota Agya 2016 Rp75 juta sampai dengan Rp120 juta Toyota Agya 2017 Rp90 juta sampai dengan Rp135 juta Toyota Agya 2018 Rp108 juta sampai dengan Rp139 juta Toyota Agya 2019 Rp104 juta sampai dengan Rp140 juta Toyota Agya 2020 Rp118,5 juta sampai dengan Rp150 juta Toyota Agya 2021 Rp114 juta sampai dengan Rp168 juta Toyota Agya 2022 Rp127,5 juta sampai dengan Rp169 juta. Kelebihan Toyota Agya Bekas Gen 1 Toyota Agya menjadi salah satu city car andalan masyarakat Indonesia saat ini. Untuk seukuran mobil mungil, kabin Toyota Agya juga masih memberikan kenyamanan yang layak karena kabin yang cukup lega. Interiornya memberi ruang kepala maupun kaki yang masih terasa lega. Dengan ukuran segitu, kabinnya masih mampu menyisakan ruang bagasi yang lumayan luas bagi kebutuhan barang bawaan Anda di perjalanan. Bahkan dimensi bagasinya masih lebih luas dibandingkan mobil yang sejenis pada saat itu, seperti Mitsubishi Mirage, Honda Brio dan Nissan March. Kemudian pada Agya facelift 2017, Toyota menambah insulator atau peredam suara di balik dashboard (firewall) dan di balik kap mesin. Selanjutnya material peredam plafon diperbaharui dengan bahan yang lebih kedap. Sehingga suara tetesan air yang jatuh di atap waktu turun hujan tak seberisik sebelumnya. Fitur Modern dan Fungsional Mengisi segmen mobil dengan harga terjangkau alias murah, Agya bekas keluaran 2013 sudah dibekali dengan dual SRS airbag. Lebih lanjut, fitur hiburannya cukup proporsional untuk sebuah mobil murah, dengan memakai head unit 2DIN indash yang mampu memutar musik melalui koneksi USB, CD maupun AUX. Pilihan Mesin dan Transmisi Lengkap Pada versi awal, Toyota Agya hadir hanya dalam varian mesin 1.0. Mesin yang digunakan oleh Toyota Agya merupakan mesin yang digunakan pada Xenia 1.000 cc. Mesin 1KR-DE DOHC 1.000 cc 3-silinder segaris 12 katup menghasilkan tenaga 64 HP @6.000 RPM dan torsi 86 Nm @3.600 RPM. Sejak awal, Agya tersedia dalam varian transmisi manual 5-percepatan dan otomatis 4-percepatan. Nah untuk transmisi otomatis tersedia mulai dari tipe termurah (E) hingga termahalnya (TRD S). Ini jelas memberikan kemudahan bagi Anda yang setiap hari harus berjibaku menerobos kemacetan lalu lintas perkotaan. Kemudian pada facelift 2017, Toyota Agya tersedia dalam pilihan mesin 1,0 dan 1,2 liter dengan tambahan dual VVT-i. Agya mendapatkan varian baru bermesin 3NR-VE 1.200 cc, yang sebelumnya sudah digunakan pada Calya 1.2. Teknologi Dual VVT-i berfungsi mengatur penyesuaian waktu pada camshaft intake dan exhasut per dua katup. Pada mesin 1.2 liter ini menghasilkan tenaga 88 PS pada 6.000 rpm dengan torsi puncak 107,8 Nm pada 4.200 rpm. Sementara itu pada mesin 1.0 VVT-i tenaga meningkat jadi 67 PS pada 6.000 rpm dengan torsi puncak 89,2 Nm pada 4.400 rpm. Upgrade tersebut membuatnya bisa berakselerasi 0-100 km/jam dalam 13,7 detik, atau lebih cepat 1,1 detik dibanding Agya 1.0 lama. Kelemahan Toyota Agya Bekas yang Perlu Diwaspadai Dengan harga yang terjangkau dan juga layanan purna jual Toyota yang mudah, Toyota Agya bekas tak luput dari beberapa kelemahan yang perlu kita waspadai. Namanya mobil murah pasti ada beberapa bagian yang dikorbankan. Hal yang cukup sering dikeluhkan dari Agya generasi awal bermesin 1.0 tentu dari getaran mesin khas konfigurasi 3-silinder. Belum lagi karakter suspensinya juga cukup keras. Kualitas peredam kabin Toyota Agya keluaran awal (pre-facelift) juga seadanya. Akibatnya, suara bising dari luar dan getaran mesin cukup mengganggu selama berkendara. Berikut ini berbagai kelemahan dari Toyota Agya bekas keluaran awal. Getaran Mesin 3-silinder yang Lumayan Terasa Kasus getaran mesin Toyota Agya terasa di kabin ini umumnya terjadi pada unit generasi awal dari 2013 sampai 2017 (pre-facelift). Apabila mesin digeber lebih dari 3.000 rpm atau putaran tinggi, getarannya begitu terasa sampai kabin. Penyebabnya yaitu karakter mesin 3-silinder dan juga bagian engine mounting. Dengan getaran yang cukup besar, ternnyata dudukan mesin malah tidak bisa meredam dengan optimal. Peredaman Kabin Seadanya Kekurangan berikutnya yang cukup sering dikeluhkan oleh pengguna Toyota Agya yaitu kabin kurang kedap. Kebisingan dari roda hingga suara gemuruh tetasan air di atap saat turun hujan deras terdengar jelas di kabin. Untuk masalah ini, solusinya bisa dengan melakukan upgrade peredam dan juga dengan mengganti karet pintu dengan yang lebih tebal. Built Quality yang Murah Sebagai mobil murah, kita jangan berekspektasi tinggi soal built quality dari Toyota Agya. Konon plat yang digunakan untuk bodi Toyota Agya masih kalah tebal dengan Suzuki Karimun Wagon R. Interiornya juga sama-sama 'murah', dengan material trim kabin dari plastik. Ini diperparah dengan peredaman kabin yang seadanya. Alhasil, doortrim bisa bergetar saat kita menyetel musik dengan volume tinggi karena material yang tipis tadi. Suspensi Cukup Keras dan Busa Jok Tipis Hal lain yang mengganggu sebagian pengguna Toyota Agya keluaran awal ialah suspensinya yang terasa cukup keras. Lucunya lagi karakternya keras tapi limbung. Ketidaknyamanan berkendara diperparah dengan busa jok yang agak tipis dan kabin yang kurang peredam. Ini membuat Toyota Agya bakal tidak nyaman bila kita kendarai dalam kecepatan tinggi sendirian atau cuma berdua di dalam mobil. Duduk kurang nyaman karena busa tipis dan suspensi keras, kemudian limbung karena bobot kendaraan yang enteng. Itulah mengapa mobil seperti Toyota Agya tidak disarankan untuk berkendara jarak jauh. Kesimpulan Dengan harga mulai Rp70 juta-an untuk Toyota Agya bekas, kita bisa mendapat city car yang praktis untuk aktivitas berkendara di kota besar. Hanya saja, banyak alternatif yang lebih menarik dengan budget yang sama. Untuk itu pastikan dengan kebutuhan utama kalian saat akan membeli mobil bekas. Jangan sampai, kamu menyesal karena mobil pilihan kurang sesuai dengan selera maupun kebutuhan berkendara. (YS) >>>>> Klik link ini untuk melihat harga mobil baru <<<<< ✕ Mari terhubung di Whatsapp Kami melindungi informasi pribadi Anda sesuai dengan Kebijakan Perlindungan Data Pribadi Saya setuju dengan Ketentuan Layanan dan Kebijakan Privasi Mobil123.com Saya bersedia dihubungi oleh Mobil123.com dan penjual mobil, afiliasi bisnis, dan mitranya. Lihat penawaran mobil terbaik! Prev Next Penawaran special - hubungi sekarang! hari jam Hrg. Psrn. I Tag Terkait Toyota Agya Toyota Agya bekas LCGC
Kia Makin Serius di Indonesia: Target Punya 100 Diler dan Jual 40 Ribu Mobil pada 2030 Berita Otomotif Insan Akbar | 15 January 2026 JAKARTA – Kia makin serius di Indonesia. Prinsipal mereka di Korea Selatan kini turun tangan langsung melalui PT Kia Sales Indonesia. Target-target ...
833 Ribu Mobil Laku di RI 2025, Ada Kejutan di Daftar Merek Mobil Terlaris! Berita Otomotif Insan Akbar | 15 January 2026 JAKARTA – Sebanyak 833 ribu unit mobil laku terjual di Indonesia sepanjang 2025. Tahun ini, ada kejutan di daftar 10 merek mobil terlaris. Menurut ...
Salut! Daihatsu 17 Tahun Jadi Merek Mobil Terlaris Kedua di Indonesia Berita Otomotif Insan Akbar | 15 January 2026 JAKARTA – Daihatsu mempertahankan status mereka sebagai merek mobil terlaris kedua di Indonesia selama nyaris dua dekade. Target Daihatsu tercapai. ...
Bocoran Pertama Soal Mobil Baru Chery pada 2026 Berita Otomotif Insan Akbar | 15 January 2026 TANGERANG – Chery sudah memberikan bocoran pertama terkait rencana peluncuran mobil baru mereka di Indonesia pada 2026. Great Regional Manager PT ...