DFSK Siap Genjot Sektor Kendaraan Komersial

Berita Otomotif

DFSK Siap Genjot Sektor Kendaraan Komersial

JAKARTA – DFSK Indonesia siap menggenjot penjualan di sektor kendaraan komersial seiring dengan penurunan kasus Coronavirus Disease 2019 (Covid-19).

Berdasarkan keterangan Kementerian Keuangan, Indonesia ditargetkan bisa mengalami pertumbuhan ekonomi di 3,7% - 4,5% pada akhir 2021. Pertumbuhan diprediksi akan terjadi setelah melihat kondisi pergerakan masyarakat yang mencoba kembali beraktivitas secara normal, namun dengan tetap menerapkan protokol kesehatan.

DFSK siap untuk mendukung pertumbuhan ekonomi dan mencapai target yang sudah ditetapkan oleh pemerintah melalui serangkaian kendaraan komersial yang sudah disiapkan.

DFSK

“Kendaraan-kendaraan komersial yang kami tawarkan ini sudah melalui serangkaian riset dan disesuaikan dengan kebutuhan konsumen di Indonesia yang bermacam-macam. Kami tentu berharap dengan kepercayaan konsumen terhadap kendaraan-kendaraan DFSK bisa meningkatkan keuntungan usaha konsumen kami dan membantu menggerakkan perekonomian bangkit dari pandemi Covid-19,” ungkap PR & Media Manager PT Sokonindo Automobile, Achmad Rofiqi.

Saat ini DFSK memiliki beberapa pilihan kendaraan komersial, yaitu DFSK Super Cab, DFSK Gelora dan DFSK Gelora E.

DFSK Super Cab memiliki Flat deck berukuran 2.460 mm x 1.670 mm x 340 mm (PxLxT) yang menjadi salah satu terbesar di kelasnya.  

Mobil pikap ini menawarkan 2 pilihan mesin. Pertama mesin bensin DK15 1.500 cc dengan tenaga 102 hp dan torsi 140 Nm. Sedangkan pilihan kedua, mesin diesel 1.300 cc bertenaga 75 hp dan torsi puncak 190 Nm.

DFSK

DFSK Gelora merupakan minibus yang menawarkan kabin luas. Mobil ini memiliki dimensi 4.500 mm x 1.680 mm x 2.000 mm (PxLxT).

Kendaraan ini ditawarkan dalam 2 varian, yakni Minibus dan Blind Van yang bisa dipilih berdasarkan kebutuhan konsumen.

DFSK Gelora Minibus hadir dengan mesin DK 1.500 cc DVVT bertenaga 109 hp pada 6.000 rpm dan torsi 140 Nm pada 3.200-4.000 rpm. Tenaga tersebut disalurkan ke roda belakang melalui transmisi manual 5 percepatan.

Sementara itu, DFSK Gelora E merupakan mobil listrik yang menggunakan baterai sebagai sumber penyimpanan daya.

Mobil ini telah didukung dengan pengisian fast charging. Pengguna Gelora E hanya butuh waktu 80 menit saja untuk mengisi daya baterai dari 20 ke 80%.

Apabila baterai terisi penuh, Gelora E mampu menjelajah hingga 300 km. Data ini didapat dari hasil test NEDC (New European Driving Cycle).

Gelora E adalah satu-satunya mobil komersial listrik di Indonesia saat ini. [Adi/Ses]



Adi Hidayat

Adi Hidayat

Pria lugu yang tinggal di Bekasi ini kerap menghadapi kemacetan Jakarta untuk memberikan informasi terkini terkait dunia otomotif Indonesia. Menghirup asap knalpot, merasakan teriknya panas matahari, menerabas hujan hingga menembus kepungan banjir pun telah menjadi bagian dari hidupnya. Meski demikian ia menjalaninya dengan penuh ketabahan dan kesabaran.


Berita Utama


Komentar