Daimler Commercial Vehicles Indonesia Kembali Operasikan Pabriknya

Berita Otomotif

Daimler Commercial Vehicles Indonesia Kembali Operasikan Pabriknya

BOGOR - PT Daimler Commercial Vehicles Manufacturing Indonesia (DCVMI) kembali memulai kegiatan produksi kendaraan niaga Mercedes-Benz di pabrik Wanaherang.

Kegiatan produksi kembali berjalan efektif mulai awal Juni 2020 setelah Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) dilonggarkan. Meski demikian, kegiatan di pabrik masih harus mengikuti protokol kesehatan guna menghindari terjadinya penularan Corona Virus Disease 2019 (Covid-19).

“Kami senang dapat memulai kembali aktivitas produksi kendaraan niaga Mercedes-Benz setelah cukup lama terhenti. Kegiatan operasional kami akan dilakukan secara terkoordinasi dan terjadwal menyesuaikan kebijakan dan arahan pemerintah setempat,” ujar Tim Grieger, Presiden Direktur PT Daimler Commercial Vehicles Manufacturing Indonesia.

Untuk tetap menciptakan rasa yang aman dan nyaman bagi para karyawan, DCVMI menerapkan protokol kesehatan pencegahan penyeberan virus korona di lingkungan kerja. Seluruh kegiatan produksi di pabrik Wanaherang diterapkan secara bertahap dan bersifat fleksibel mengikuti arahan pemerintah setempat dalam menangani dan mencegah penyebaran virus Corona.

DCVMI telah menerapkan langkah-langkah pencegahan di area pabrik dengan menyediakan area untuk mencuci tangan dan hand sanitizer, menyediakan stok masker dan sarung tangan, melakukan pemeriksaan suhu tubuh, menerapkan jarak fisik di berbagai area dan menyemprotkan desinfektan secara berkala di area pabrik. DCVMI juga memberikan tanda di beberapa lokasi di area pabrik untuk memastikan physical distancing tetap terjadi.

Pada level manajemen, DCVMI juga membentuk tim mitigasi Covid-19 yang akan melakukan rapat dan evaluasi secara berkala terkait situasi pandemi. DCVMI juga membatasi jumlah karyawan yang bekerja di kantor dan di pabrik dengan menerapkan sistem penjadwalan kerja mingguan guna tetap menjaga jarak fisik di area kerja.

“Tentunya, kesehatan dan keselamatan para karyawan, pemasok, serta penyedia layanan menjadi prioritas kami, dan kami menerapkan serangkaian langkah pencegahan dan protokol kesehatan di seluruh area fasilitas pabrik kami untuk memastikan hal tersebut,” tutup Tim.

Meski PSBB sudah dilonggarkan, Covid-19 di Indonesia masih cukup tinggi. Hingga berita ini dibuat, sedikitnya sudah ada 78.572 terkena Covid-19. Dari jumlah tersebut, sedikitnya ada 37.636 orang dinyatakan sembuh dan 3.710 meninggal dunia. Indonesia pun kini menjadi negara dengan jumlah kasus postif terbesar di Asia Tenggara. [Adi/Ari]



Adi Hidayat

Adi Hidayat

Pria lugu yang tinggal di Bekasi ini kerap menghadapi kemacetan Jakarta untuk memberikan informasi terkini terkait dunia otomotif Indonesia. Menghirup asap knalpot, merasakan teriknya panas matahari, menerabas hujan hingga menembus kepungan banjir pun telah menjadi bagian dari hidupnya. Meski demikian ia menjalaninya dengan penuh ketabahan dan kesabaran.


Berita Utama


Komentar