'Bercerai' dari Avanza, Veloz Andalan Baru Toyota Indonesia Menaikkan Ekspor

Berita Otomotif

'Bercerai' dari Avanza, Veloz Andalan Baru Toyota Indonesia Menaikkan Ekspor

JAKARTA - Setelah dipisahkan dari Avanza, Veloz menjadi ‘senjata’ baru Toyota untuk menambah ekspor mobil dari Indonesia.

Veloz generasi terbaru makin diandalkan dalam aktivitas ekspor unit utuh (Completely Built Up/CBU) Toyota Indonesia ke berbagai negara.

Bahkan, menurut keterangan resmi yang diterima Mobil123.com pada Selasa (8/3/2022) kemarin, model tersebut ditargetkan menyumbang sekitar 50 persen dari proyeksi angka penambahan ekspor CBU sebesar 96 ribu unit pada 2022.

Dengan tambahan sebanyak itu, ekspor CBU Toyota Indonesia ke empat benua di dunia secara total tahun ini didorong untuk bisa naik menjadi 284 ribu unit, dari 188 ribu unit pada 2021. Pertumbuhannya mencapai 51 persen.

Seperti diketahui, Veloz generasi terbaru meluncur di Bumi Pertiwi pada November 2021 kemarin. Mulai saat itu, Veloz yang tadinya merupakan varian termewah Avanza dipisahkan menjadi satu model tersendiri yang berbeda dari beragam aspek.

Bahkan, tempat produksi Veloz pun kini dipisahkan dari Avanza.

Avanza masih diproduksi oleh PT. Astra Daihatsu Motor (ADM), sedangkan Veloz kini dirakit PT. Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN).

Lebih lanjut, realisasi ekspor CBU Toyota dari Tanah Air sendiri pada Januari-Februari 2022 sudah mencapai kisaran 44 ribu unit. Peningkatannya 31 persen jika dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya (year on year/yoy).

Volume tersebut bahkan juga lebih baik 44 persen dibandingkan performa mereka pada Januari-Februari 2019--sebelum pandemi Covid-19.

Direktur Corporate Affairs TMMIN Bob Azam menegaskan pihaknya telah berhasil melaksanakan tantangan melewati pencapaian ekspor sebelum masa pandemi. Ini antara lain berkat dukungan pemerintah Indonesia yang menyediakan berbagai kemudahan.

“Termasuk fasilitas pendukung ekspansi untuk memudahkan distribusi produk otomotif nasional ke pasar internasional. Oleh karenanya, kami sangat berterima kasih atas keberadaan Pelabuhan Internasional Patimban yang mendukung daya saing produk kami di Pasar Global,” kata dia.

Pelabuhan Patimban di Subang, Jawa Barat menjadi infrastruktur baru yang digunakan oleh para pabrikan otomotif di Indonesia untuk aktivitas ekspor-impor, menemani Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta.

Kapasitas Pelabuhan Patimbang pada 2022 mencapai 160 ribu mobil. Daya tampung tersebut masih akan ditingkatkan sampai menjadi 600 ribu unit di masa mendatang.

Presiden Joko Widodo pada awal pekan ini sempat datang ke Pelabuhan tersebut untuk meninjau ekspor CBU berbagai mobil. Di antaranya adalah ekspor Avanza maupun Veloz. [Xan/Ses]

>>>>> Klik link ini untuk melihat harga mobil baru <<<<<



Insan Akbar

Insan Akbar

Reporter

Insan mulai menjadi jurnalis pada 2011 di sebuah harian umum nasional dan resmi bergabung ke Mobil123.com sejak Februari 2018. Ia menyelami dunia otomotif sejak 2012 dan paling tertarik dengan isu-isu industri.


Berita Utama


Komentar

app-icon
app-icon
app-icon
Lihat Mobil Impian Anda di Aplikasi
Unduh Aplikasi Sekarang