Fakta Penting Geely Starray EM-i di Indonesia: SUV Plug-in Hybrid Rp499 Juta Produksi Lokal di Purwakarta
Adu Spesifikasi SUV Listrik Rp 250–500 Jutaan: Jaecoo J5 EV vs BYD Atto 3 vs Geely EX5, Siapa yang Paling Unggul?
Beranda Berita Berita Otomotif Bengkel Konversi Kendaraan Listrik Tidak Bisa Sembarangan, Perlu Ada Standardisasi Bengkel Konversi Kendaraan Listrik Tidak Bisa Sembarangan, Perlu Ada Standardisasi Berita Otomotif Andrew Barnabas | 10 May 2023 07:02 JAKARTA – Konversi kendaraan bermotor konvensional menjadi kendaraan listrik merupakan salah satu langkah percepatan menuju elektrifikasi.Untuk mengubah kendaraan mobil atau motor bermesin bensin menjadi kendaraan listrik dilakukan di bengkel konversi.Namun, tidak semua bengkel bisa mendapatkan izin untuk melakukan konversi kendaraan listrik.Demikian yang dikatakan Moeldoko, Kepala Staf Kepresidenan Republik Indonesia dan Ketua Umum Periklindo.Ia menekankan pentingnya standardisasi terhadap bengkel-bengkel yang akan melakukan konversi kendaraan listrik.“Pendekatan untuk transisi (ke kendaraaan listrik) melalui konversi, itu juga ada risiko. Kita tidak ingin konversi nanti dijalankan oleh semua bengkel-bengkel dengan mudah, tapi abai dengan standardisasi,” ucap Moeldoko kepada rekan media di Kemayoran, Jakarta Pusat, Jumat (5/5/2023). Artikel terkait Moeldoko: Indonesia Punya Faktor Pengungkit Perkembangan Mobil Listrik Dunia Berita Otomotif 30 May 2023 Moeldoko Resmikan Persatuan Industri Kendaraan Listrik Indonesia Berita Otomotif 25 April 2021 MAB, Perusahaan yang Didirikan Moeldoko Mau Bikin Motor Listrik Berita Otomotif 25 July 2022 Ia mengatakan kalau bengkel konversi kendaraan listrik harus disiapkan secara matang, mau itu dari segi fasilitas bengkel dan keterampilan mekaniknya.Maka dari itu, tidak semua bengkel dapat menjadi bengkel konversi kendaraan elektrifikasi.“Semua orang yang menjadi aktornya, bengkel-bengkel yang disiapkan itu betul-betul terstandardisasi. Jangan semua bengkel nanti menjadi konversi, yang mengontrol standarnya siapa?” terang Moeldoko.Standardisasi bengkel konversi kendaraan listrik, sebut Moeldoko, diperlukan untuk menjamin keamanan dan kenyamanan dalam proses pengubahan kendaraan menjadi elektrifikasi.“Kalau (bengkel) tidak terstandardisasi, meski baterainya terstandardisasi, dinamo motor dan controller-nya juga terstandardisasi, nanti yang memperbaiki akan kerepotan semuanya,” terang Moeldoko.Saat ditanya siapa pihak yang akan menetapkan standar bengkel konversi kendaraan listrik, dikatakan antara Kementerian Perindustrian dan Kementerian Perhubungan.“Ini harus kita cermati, agar semua bengkel yang diberikan izin konversi, khususnya sepeda motor, betul-betul terkontrol dengan baik karena ada sebuah standarisasi. Kalau tidak nanti kita semua akan repot,” sebut Moeldoko.Mohon agar kita semua ikut terlibat di dalamnya, sehingga tidak merugikan konsumen dan tidak ada risiko-risiko berarti ke depan,” pungkasnya. [ABP/Dms]>>>>> Klik link ini untuk melihat harga mobil baru <<<< ✕ Mari terhubung di Whatsapp Kami melindungi informasi pribadi Anda sesuai dengan Kebijakan Perlindungan Data Pribadi Saya setuju dengan Ketentuan Layanan dan Kebijakan Privasi Mobil123.com Saya bersedia dihubungi oleh Mobil123.com dan penjual mobil, afiliasi bisnis, dan mitranya. Lihat penawaran mobil terbaik! Prev Next Penawaran special - hubungi sekarang! hari jam Hrg. Psrn. I Tag Terkait berita bengkel konversi mobil listrik motor listrik news Berita Otomotif kendaraan listrik Moeldoko Cetak Berita Utama Kia Makin Serius di Indonesia: Target Punya 100 Diler dan Jual 40 Ribu Mobil pada 2030 Berita Otomotif Insan Akbar | 15 January 2026 JAKARTA – Kia makin serius di Indonesia. Prinsipal mereka di Korea Selatan kini turun tangan langsung melalui PT Kia Sales Indonesia. Target-target ... 833 Ribu Mobil Laku di RI 2025, Ada Kejutan di Daftar Merek Mobil Terlaris! Berita Otomotif Insan Akbar | 15 January 2026 JAKARTA – Sebanyak 833 ribu unit mobil laku terjual di Indonesia sepanjang 2025. Tahun ini, ada kejutan di daftar 10 merek mobil terlaris. Menurut ... Salut! Daihatsu 17 Tahun Jadi Merek Mobil Terlaris Kedua di Indonesia Berita Otomotif Insan Akbar | 15 January 2026 JAKARTA – Daihatsu mempertahankan status mereka sebagai merek mobil terlaris kedua di Indonesia selama nyaris dua dekade. Target Daihatsu tercapai. ... Bocoran Pertama Soal Mobil Baru Chery pada 2026 Berita Otomotif Insan Akbar | 15 January 2026 TANGERANG – Chery sudah memberikan bocoran pertama terkait rencana peluncuran mobil baru mereka di Indonesia pada 2026. Great Regional Manager PT ... Komentar
Bengkel Konversi Kendaraan Listrik Tidak Bisa Sembarangan, Perlu Ada Standardisasi Berita Otomotif Andrew Barnabas | 10 May 2023 07:02 JAKARTA – Konversi kendaraan bermotor konvensional menjadi kendaraan listrik merupakan salah satu langkah percepatan menuju elektrifikasi.Untuk mengubah kendaraan mobil atau motor bermesin bensin menjadi kendaraan listrik dilakukan di bengkel konversi.Namun, tidak semua bengkel bisa mendapatkan izin untuk melakukan konversi kendaraan listrik.Demikian yang dikatakan Moeldoko, Kepala Staf Kepresidenan Republik Indonesia dan Ketua Umum Periklindo.Ia menekankan pentingnya standardisasi terhadap bengkel-bengkel yang akan melakukan konversi kendaraan listrik.“Pendekatan untuk transisi (ke kendaraaan listrik) melalui konversi, itu juga ada risiko. Kita tidak ingin konversi nanti dijalankan oleh semua bengkel-bengkel dengan mudah, tapi abai dengan standardisasi,” ucap Moeldoko kepada rekan media di Kemayoran, Jakarta Pusat, Jumat (5/5/2023). Artikel terkait Moeldoko: Indonesia Punya Faktor Pengungkit Perkembangan Mobil Listrik Dunia Berita Otomotif 30 May 2023 Moeldoko Resmikan Persatuan Industri Kendaraan Listrik Indonesia Berita Otomotif 25 April 2021 MAB, Perusahaan yang Didirikan Moeldoko Mau Bikin Motor Listrik Berita Otomotif 25 July 2022 Ia mengatakan kalau bengkel konversi kendaraan listrik harus disiapkan secara matang, mau itu dari segi fasilitas bengkel dan keterampilan mekaniknya.Maka dari itu, tidak semua bengkel dapat menjadi bengkel konversi kendaraan elektrifikasi.“Semua orang yang menjadi aktornya, bengkel-bengkel yang disiapkan itu betul-betul terstandardisasi. Jangan semua bengkel nanti menjadi konversi, yang mengontrol standarnya siapa?” terang Moeldoko.Standardisasi bengkel konversi kendaraan listrik, sebut Moeldoko, diperlukan untuk menjamin keamanan dan kenyamanan dalam proses pengubahan kendaraan menjadi elektrifikasi.“Kalau (bengkel) tidak terstandardisasi, meski baterainya terstandardisasi, dinamo motor dan controller-nya juga terstandardisasi, nanti yang memperbaiki akan kerepotan semuanya,” terang Moeldoko.Saat ditanya siapa pihak yang akan menetapkan standar bengkel konversi kendaraan listrik, dikatakan antara Kementerian Perindustrian dan Kementerian Perhubungan.“Ini harus kita cermati, agar semua bengkel yang diberikan izin konversi, khususnya sepeda motor, betul-betul terkontrol dengan baik karena ada sebuah standarisasi. Kalau tidak nanti kita semua akan repot,” sebut Moeldoko.Mohon agar kita semua ikut terlibat di dalamnya, sehingga tidak merugikan konsumen dan tidak ada risiko-risiko berarti ke depan,” pungkasnya. [ABP/Dms]>>>>> Klik link ini untuk melihat harga mobil baru <<<< ✕ Mari terhubung di Whatsapp Kami melindungi informasi pribadi Anda sesuai dengan Kebijakan Perlindungan Data Pribadi Saya setuju dengan Ketentuan Layanan dan Kebijakan Privasi Mobil123.com Saya bersedia dihubungi oleh Mobil123.com dan penjual mobil, afiliasi bisnis, dan mitranya. Lihat penawaran mobil terbaik! Prev Next Penawaran special - hubungi sekarang! hari jam Hrg. Psrn. I Tag Terkait berita bengkel konversi mobil listrik motor listrik news Berita Otomotif kendaraan listrik Moeldoko
Moeldoko: Indonesia Punya Faktor Pengungkit Perkembangan Mobil Listrik Dunia Berita Otomotif 30 May 2023
Kia Makin Serius di Indonesia: Target Punya 100 Diler dan Jual 40 Ribu Mobil pada 2030 Berita Otomotif Insan Akbar | 15 January 2026 JAKARTA – Kia makin serius di Indonesia. Prinsipal mereka di Korea Selatan kini turun tangan langsung melalui PT Kia Sales Indonesia. Target-target ...
833 Ribu Mobil Laku di RI 2025, Ada Kejutan di Daftar Merek Mobil Terlaris! Berita Otomotif Insan Akbar | 15 January 2026 JAKARTA – Sebanyak 833 ribu unit mobil laku terjual di Indonesia sepanjang 2025. Tahun ini, ada kejutan di daftar 10 merek mobil terlaris. Menurut ...
Salut! Daihatsu 17 Tahun Jadi Merek Mobil Terlaris Kedua di Indonesia Berita Otomotif Insan Akbar | 15 January 2026 JAKARTA – Daihatsu mempertahankan status mereka sebagai merek mobil terlaris kedua di Indonesia selama nyaris dua dekade. Target Daihatsu tercapai. ...
Bocoran Pertama Soal Mobil Baru Chery pada 2026 Berita Otomotif Insan Akbar | 15 January 2026 TANGERANG – Chery sudah memberikan bocoran pertama terkait rencana peluncuran mobil baru mereka di Indonesia pada 2026. Great Regional Manager PT ...