Awas, Ada Rekayasa Lalu Lintas di Sekitar Masjid Istiqlal

Berita Otomotif

Awas, Ada Rekayasa Lalu Lintas di Sekitar Masjid Istiqlal

JAKARTA – Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Metro Jakarta Pusat melakukan rekayasa lalu lintas di sekitar kawasan Masjid Istiqlal dan Gereja Kathedral.

Rekayasa dilakukan karena jalan Kathedral akan ditutup akibat adanya pembangunan terowongan silaturahmi yang menghubungkan antara Masjid Istiqlal dan Gereja Kathedral. Selama masa pembangunan, jalan Kathedral akan ditutup. Hingga berita ini dibuat, tidak ada keterangan kapan jalan akan kembali dibuka.

“Rencana penutupan tanggal 20 Januari 2021,” kata Kompol Lilik Sumardi, Kasatlantas Polres Metro Jakarta Pusat beberapa waktu lalu.

Pihaknya mengalihkan arus lalu lintas dari Jalan Banteng Timur atau dari arah Mabes AL (Jalan Gunung Sahari) yang hendak ke Pasar Baru ke Jalan Banteng Barat.

“Jalan Perwira yang mau ke Pasar Baru dialihkan ke Pejambon. Rambu sosialisasi sudah tapi rambu petunjuk belum terpasang,” tambah Lilik.

Dengan adanya rekayasa lalu lintas ini diharapkan masyarakat melakukan perubahan rute perjalanan guna menghindari adanya hambatan perjalanan. Selain itu, masyarakat juga diharapkan menyesuaikan waktu keberangkatan agar tidak terlambat sampai ketujuan.

istiqlal
Pembangunan Terowongan Silaturahmi disampaikan oleh Presiden Joko Widodo pada awal tahun 2020 saat memulai renovasi besar Masjid Istiqlal. Ia pun berharap bahwa terowongan ini dapat menjadi simbol silaturahmi antara masjid dan gereja.

Terlebih selama ini, hubungan antara masjid Istilal dengan gereja Kathedral sudah sangat harmonis. Salah satunya adalah tidak sedikit jamaah gereja yang memarkirkan kendaraan di halaman masjid saat beribadah. Demikian pula gereja tidak melakukan kegiatan saat datang waktu sholat, khususnya sholat Jumat.

Saat ini, renovasi masjid Istiqlal sendiri sudah rampung dikerjakan sejak awal tahun dan dapat digunakan oleh jemaah untuk melaksanakan ibadah. Presiden berharap bahwa dengan selesainya pembangunan ini dapat menjadi sarana umat untuk meningkatkan keimanan dan ketakwaan.

“Saya berharap Masjid Istiqlal tidak hanya megah secara fisik, tapi menjadi sarana umat untuk meningkatkan iman dan takwa, menjadi pusat pemberdayaan umat, dan menjadi contoh dalam mengembangkan syiar Islam yang menyejukkan, membangun toleransi dan membangun perdamaian," terang Presiden. [Adi/Ari]



Adi Hidayat

Adi Hidayat

Pria lugu yang tinggal di Bekasi ini kerap menghadapi kemacetan Jakarta untuk memberikan informasi terkini terkait dunia otomotif Indonesia. Menghirup asap knalpot, merasakan teriknya panas matahari, menerabas hujan hingga menembus kepungan banjir pun telah menjadi bagian dari hidupnya. Meski demikian ia menjalaninya dengan penuh ketabahan dan kesabaran.


Berita Utama


Komentar