Akhirnya, Ada Bocoran Soal Calon Mobil Listrik Honda Rakitan Indonesia!

Mobil Listrik

Akhirnya, Ada Bocoran Soal Calon Mobil Listrik Honda Rakitan Indonesia!

JAKARTA – Honda akhirnya memberikan sekelumit petunjuk mengenai calon mobil listrik yang kelak mereka rakit di Indonesia.

Dari lima besar merek mobil terlaris di Tanah Air (Toyota, Daihatsu, Honda, Mitsubishi, Suzuki), Honda termasuk yang paling menutup rapat rencana elektrifikasi mereka.

Sales, Marketing, and Aftersales Director PT Honda Prospect Motor (HPM) Yusak Billy dalam berbagai kesempatan hanya menyebut bahwa mereka akan meluncurkan dua model kendaraan elektrifikasi pada 2023, diikuti oleh model-model elektrifikasi lainnya pada tahun-tahun mendatang. Lalu, di antara model-model mobil listrik tersebut, ada yang nantinya dirakit di Indonesia.

Sebagian janji tersebut sudah ditepati dengan peluncuran All New Honda CR-V hybrid pada Agustus 2023 dan All New Honda Accord hybrid pada Desember 2023. Keduanya masih diimpor secara utuh (completely built up/CBU).

mobil listrik Honda

Di sela-sela seremoni peluncuran All New Accord hybrid, Billy akhirnya melontarkan beberapa petunjuk tambahan mengenai calon mobil listrik Honda rakitan Indonesia kelak. Pertama, ia tidak menutup kemungkinan untuk memproduksi mobil listrik berteknologi hybrid pada masa mendatang di pabrik honda Karawang, Jawa Barat.

“Kalau bicara produksi lokal, pastinya yang volumenya besar. Itu saja. Model yang skala ekonominya tercapai,” sebut dia soal petunjuk kedua pada Kamis (7/12/2023) di Jakarta.

Billy kemudian menyebut empat model yang sekarang menjadi kontributor penjualan terbesar Honda di negeri ini. Model-model itu ialah Honda Brio, Honda HR-V, Honda BR-V, plus Honda WR-V.

“HR-V itu 20 persen (dari total penjualan). BR-V dan WR-V sekitar 14 persen. Kalau Brio 43 persen. Paling besar. Tebak saja,” tukasnya tanpa mau merincikan lebih lanjut.

Honda HR-V

Sayangnya, Billy belum mau membeberkan mengenai kapan Honda siap merakit mobil listrik di Indonesia.

“Nah, itu, kapannya saya tidak bisa bicara sekarang. Kami selalu mengikuti kebutuhan konsumen seperti apa. Itu nanti ada waktunya. Bukan sekarang,” tegasnya.

Sekadar info, pasar mobil listrik di Indonesia tumbuh pesat setelah terbitnya Peraturan Presiden Nomor 55 Tahun 2019. Regulasi itu menjadi payung hukum bagi seluruh insentif fiskal maupun non-fiskal bagi kendaraan listrik di Indonesia baik itu mild hybrid, hybrid, plug-in hybrid electric vehicle (PHEV), battery electric vehicle (BEV), hingga fuel cell electric vehicle (FCEV).

Sepanjang Januari-Oktober 2023, penjualan seluruh teknologi mobil listrik di atas sudah mencapai 53.248 unit secara wholesales. Padahal, sepanjang 2022, volumenya masih 15.437 unit.

Mobil hybrid menjadi kontributor utama penjualan kendaraan elektrifikasi dalam 10 bulan pertama 2023. Penjualan wholesales-nya menyentuh 41.250 unit. [Xan]



Berita Utama


Komentar

app-icon
app-icon
app-icon
Lihat Mobil Impian Anda di Aplikasi
Unduh Aplikasi Sekarang