Virus Corona Tunda Aksi Land Rover Defender di Film James Bond Terbaru

Berita Otomotif

Virus Corona Tunda Aksi Land Rover Defender di Film James Bond Terbaru

LONDON - Wabah Virus Corona buat peluncuran film James Bond terbaru No Time to Die ditunda, otomatis aksi liar dari All-new Land Rover urung disaksikan dalam waktu dekat.

Penundaan ini sendiri paling tidak sampai musim gugur 2020 atau sekitar 7 bulan dari sekarang. Film yang diproduseri Metro-Goldwyn-Mayer (MGM) ini memilih melakukan penundaan karena khawatir virus Corona berdampak negatif dengan keberhasilannya di box office.

Ini tentunya juga terkait dengan wabah virus Corona yang melumpuhkan China. Untuk diketahui, pasar Asia menjadi sangat penting dewasa ini bagi film-film besar dunia. Atas kondisi ini, China telah menutup 70.000 bioskop di seluruh negerinya dalam upaya untuk membantu menghentikan penyebaran virus corona.

Hal nyaris sama juga dilakukan di negara lain yang dampak Coronanya makin besar seperti Korea, Jepang, Italia dan Prancis juga ditutup. Merilis film saat seperti ini tentu sangat beresiko untuk mengalami kerugian.

No Time to Die sendiri awalnya dijadwalkan untuk rilis di Inggris dan pasar internasional pada 2 April. Sementara pada 10 April di Amerika Serikat. Rencana terbaru tayang perdananya kini diubah menjadi 12 November 2020 di pasar Inggris dan internasional serta 25 November 2020 di Amerika Serikat.

Ini tentu membuat para penggemar film agen rahasia Inggris berkode 007 harus bersabar untuk melihat sejumlah aksi luar biasa di No Time to Die. Salah satu yang ditunggu-tunggu adalah aksi dari mobil-mobil eksotis di film ini ston Martin DB5, Vantage V8 klasik, DBS Superleggera dan Valhalla serta tentuya all-new Defender.

Mobil123.com sebelumnya telah memberitakan bagaimana aksi menantang Defender terbaru di No Time to Die. Bahkan potongan aksi tersebut juga dijadikan iklan TV oleh pihak Land Rover.

Sebagai penutup, 4 film James Bond terakhir yang dibintangi Daniel Craig - Spectre, Skyfall, Quantum of Solace dan Casino Royale telah meraup tidak kurang dari $ 3,2 miliar atau lebih dari Rp 45 triliun. Skyfall menjadi penghasil terbesar dengan raihan $ 1,1 miliar atau hampir Rp 16 triliun di box office. [Ari]



Krisna Arie

Krisna Arie

Senang semua benda bermesin dan beroda sejak duduk di bangku sekolah dan memulai bekerja di media dengan segmen otomotif sejak tahun 2002. Pria sederhana ini selalu percaya pekerjaan akan lebih sempurna jika didasari dengan passion.


Berita Utama


Komentar