Fakta Penting Geely Starray EM-i di Indonesia: SUV Plug-in Hybrid Rp499 Juta Produksi Lokal di Purwakarta
Adu Spesifikasi SUV Listrik Rp 250–500 Jutaan: Jaecoo J5 EV vs BYD Atto 3 vs Geely EX5, Siapa yang Paling Unggul?
Beranda Berita Berita Otomotif Toyota Nilai Kolaborasi Mitsubishi - Nissan di Indonesia Berpotensi Timbulkan Dilema Toyota Nilai Kolaborasi Mitsubishi - Nissan di Indonesia Berpotensi Timbulkan Dilema Berita Otomotif Adi Hidayat | 14 March 2019 11:00 JAKARTA – PT Toyota Astra Motor (TAM) menilai bahwa kolaborasi antara Mitsubishi dan Nissan dapat menimbulkan dilema di antara keduanya.Hal ini karena kehadiran Nissan Livina yang menggunakan platform serupa dengan Mitsubishi Xpander dan hanya memiliki perbedaan tipis. Akibatnya, kedua mobil tersebut justru berpotensi untuk saling membunuh. Artikel terkait Toyota: Mitsubishi Jangan Kabur Berita Otomotif 14 March 2019 Toyota Akui Mitsubishi Xpander Cross Produk Kuat, Tapi ... Berita Otomotif 06 December 2019 Toyota Avanza di antara Serbuan Para Kompetitornya Berita Otomotif 06 November 2020 “Kalau Toyota dan Daihatsu bagi tugasnya sudah jelas, kita membagi dari awal bahwa Toyota Avanza akan menggarap segmen 1.300 – 1.500 sedangkan Daihatsu Xenia adalah 1.000 dan 1.300. Walau sekarang terjadi pengubahan, Xenia sudah mulai masuk ke 1.500 dan Toyota masih tetap. Nah sekarang kalau Mitsubishi Xpander dan Nissan Livina membagi tugasnya bagaimana?,” tanya Franciscus Seorjopranoto, Executive General Manager PT TAM.Apalagi menurutnya Nissan Livina memiliki desain yang lebih apik ketimbang Mitsubishi Xpander meski masih diproduksi di fasilitas produksi Mitsubishi. Akibatnya nanti berpotensi untuk menjadi konflik di kemudian hari.“Bila saya lihat sekarang, modelnya (Nissan Livina) lebih bagus dan harganya lebih kompetitif. Kalau saya menjadi konsumen, saya lebih pilih Livina, sudah pasti. Karena itu head to head. Tinggal bagaimana nanti ininya (kolaborasi). Makanya saya bilang, strategi kolaborasi mereka harus lebih hati-hati,” pungkasnya.Pada bulan Februari 2019, Nissan resmi meluncurkan Nissan Livina yang memiliki platform serupa dengan Mitsubishi Xpander. Meski mengklaim bahwa Nissan sudah melakukan beragam pengembangan, tidak bisa dipungkiri nuansa dari Mitsubishi Xpander tidak sepenuhnya hilang.Namun, Nissan Livina memang boleh dikatakan punya nilai jualnya sendiri. Sebut saja harga kompetitif dan nama besar Livina yang selama ini sudah cukup dikenal oleh masyarakat luas. Tidak heran bila nanti Nissan Livina justru bisa mengganggu penjualan dari Mitsubishi Xpander. Dan bila benar kondisi tersebut terjadi, maka bisa jadi TAM dengan Toyota Avanza-nya yang akan tertawa penuh kemenangan. [Adi/Ari] ✕ Mari terhubung di Whatsapp Kami melindungi informasi pribadi Anda sesuai dengan Kebijakan Perlindungan Data Pribadi Saya setuju dengan Ketentuan Layanan dan Kebijakan Privasi Mobil123.com Saya bersedia dihubungi oleh Mobil123.com dan penjual mobil, afiliasi bisnis, dan mitranya. Lihat penawaran mobil terbaik! Prev Next Penawaran special - hubungi sekarang! hari jam Hrg. Psrn. I Tag Terkait Nissan Mitsubishi Xpander mitsubishi Toyota Avanza Toyota-NCSR Nissan Livina Toyota Astra Motor Toyota Indonesia Cetak Berita Utama Kia Makin Serius di Indonesia: Target Punya 100 Diler dan Jual 40 Ribu Mobil pada 2030 Berita Otomotif Insan Akbar | 15 January 2026 JAKARTA – Kia makin serius di Indonesia. Prinsipal mereka di Korea Selatan kini turun tangan langsung melalui PT Kia Sales Indonesia. Target-target ... 833 Ribu Mobil Laku di RI 2025, Ada Kejutan di Daftar Merek Mobil Terlaris! Berita Otomotif Insan Akbar | 15 January 2026 JAKARTA – Sebanyak 833 ribu unit mobil laku terjual di Indonesia sepanjang 2025. Tahun ini, ada kejutan di daftar 10 merek mobil terlaris. Menurut ... Salut! Daihatsu 17 Tahun Jadi Merek Mobil Terlaris Kedua di Indonesia Berita Otomotif Insan Akbar | 15 January 2026 JAKARTA – Daihatsu mempertahankan status mereka sebagai merek mobil terlaris kedua di Indonesia selama nyaris dua dekade. Target Daihatsu tercapai. ... Bocoran Pertama Soal Mobil Baru Chery pada 2026 Berita Otomotif Insan Akbar | 15 January 2026 TANGERANG – Chery sudah memberikan bocoran pertama terkait rencana peluncuran mobil baru mereka di Indonesia pada 2026. Great Regional Manager PT ... Komentar
Toyota Nilai Kolaborasi Mitsubishi - Nissan di Indonesia Berpotensi Timbulkan Dilema Berita Otomotif Adi Hidayat | 14 March 2019 11:00 JAKARTA – PT Toyota Astra Motor (TAM) menilai bahwa kolaborasi antara Mitsubishi dan Nissan dapat menimbulkan dilema di antara keduanya.Hal ini karena kehadiran Nissan Livina yang menggunakan platform serupa dengan Mitsubishi Xpander dan hanya memiliki perbedaan tipis. Akibatnya, kedua mobil tersebut justru berpotensi untuk saling membunuh. Artikel terkait Toyota: Mitsubishi Jangan Kabur Berita Otomotif 14 March 2019 Toyota Akui Mitsubishi Xpander Cross Produk Kuat, Tapi ... Berita Otomotif 06 December 2019 Toyota Avanza di antara Serbuan Para Kompetitornya Berita Otomotif 06 November 2020 “Kalau Toyota dan Daihatsu bagi tugasnya sudah jelas, kita membagi dari awal bahwa Toyota Avanza akan menggarap segmen 1.300 – 1.500 sedangkan Daihatsu Xenia adalah 1.000 dan 1.300. Walau sekarang terjadi pengubahan, Xenia sudah mulai masuk ke 1.500 dan Toyota masih tetap. Nah sekarang kalau Mitsubishi Xpander dan Nissan Livina membagi tugasnya bagaimana?,” tanya Franciscus Seorjopranoto, Executive General Manager PT TAM.Apalagi menurutnya Nissan Livina memiliki desain yang lebih apik ketimbang Mitsubishi Xpander meski masih diproduksi di fasilitas produksi Mitsubishi. Akibatnya nanti berpotensi untuk menjadi konflik di kemudian hari.“Bila saya lihat sekarang, modelnya (Nissan Livina) lebih bagus dan harganya lebih kompetitif. Kalau saya menjadi konsumen, saya lebih pilih Livina, sudah pasti. Karena itu head to head. Tinggal bagaimana nanti ininya (kolaborasi). Makanya saya bilang, strategi kolaborasi mereka harus lebih hati-hati,” pungkasnya.Pada bulan Februari 2019, Nissan resmi meluncurkan Nissan Livina yang memiliki platform serupa dengan Mitsubishi Xpander. Meski mengklaim bahwa Nissan sudah melakukan beragam pengembangan, tidak bisa dipungkiri nuansa dari Mitsubishi Xpander tidak sepenuhnya hilang.Namun, Nissan Livina memang boleh dikatakan punya nilai jualnya sendiri. Sebut saja harga kompetitif dan nama besar Livina yang selama ini sudah cukup dikenal oleh masyarakat luas. Tidak heran bila nanti Nissan Livina justru bisa mengganggu penjualan dari Mitsubishi Xpander. Dan bila benar kondisi tersebut terjadi, maka bisa jadi TAM dengan Toyota Avanza-nya yang akan tertawa penuh kemenangan. [Adi/Ari] ✕ Mari terhubung di Whatsapp Kami melindungi informasi pribadi Anda sesuai dengan Kebijakan Perlindungan Data Pribadi Saya setuju dengan Ketentuan Layanan dan Kebijakan Privasi Mobil123.com Saya bersedia dihubungi oleh Mobil123.com dan penjual mobil, afiliasi bisnis, dan mitranya. Lihat penawaran mobil terbaik! Prev Next Penawaran special - hubungi sekarang! hari jam Hrg. Psrn. I Tag Terkait Nissan Mitsubishi Xpander mitsubishi Toyota Avanza Toyota-NCSR Nissan Livina Toyota Astra Motor Toyota Indonesia
Kia Makin Serius di Indonesia: Target Punya 100 Diler dan Jual 40 Ribu Mobil pada 2030 Berita Otomotif Insan Akbar | 15 January 2026 JAKARTA – Kia makin serius di Indonesia. Prinsipal mereka di Korea Selatan kini turun tangan langsung melalui PT Kia Sales Indonesia. Target-target ...
833 Ribu Mobil Laku di RI 2025, Ada Kejutan di Daftar Merek Mobil Terlaris! Berita Otomotif Insan Akbar | 15 January 2026 JAKARTA – Sebanyak 833 ribu unit mobil laku terjual di Indonesia sepanjang 2025. Tahun ini, ada kejutan di daftar 10 merek mobil terlaris. Menurut ...
Salut! Daihatsu 17 Tahun Jadi Merek Mobil Terlaris Kedua di Indonesia Berita Otomotif Insan Akbar | 15 January 2026 JAKARTA – Daihatsu mempertahankan status mereka sebagai merek mobil terlaris kedua di Indonesia selama nyaris dua dekade. Target Daihatsu tercapai. ...
Bocoran Pertama Soal Mobil Baru Chery pada 2026 Berita Otomotif Insan Akbar | 15 January 2026 TANGERANG – Chery sudah memberikan bocoran pertama terkait rencana peluncuran mobil baru mereka di Indonesia pada 2026. Great Regional Manager PT ...