Toyota Indonesia Optimis Ekspor ke Timur Tengah Naik

Berita Otomotif

Toyota Indonesia Optimis Ekspor ke Timur Tengah Naik

JAKARTA - Meski kawasang Timur Tengah sedang bergejolak, Toyota Indonesia yakin ekspor mereka ke kawasan tersebut tidak akan terlalu terganggu. Mereka bahkan yakin kalau jumlah ekpor mereka akan naik.

Sebagai catatan, dalam 3 bulan pertama 2015 ini ada 44.000 unit mobil CBU yang diekspor ke berbagai negara. Angka ekspor mobil CBU Toyota ini naik 30,3 persen dibandingkan periode yang sama pada 2014 sebesar 33.800 unit. (Baca juga: Toyota Fortuner Masih Jadi Primadona Ekspor)

Pencapaian ini didukung di antaranya oleh kenaikan volume ekspor Vios sebesar 200 persen dari kisaran 3.000 unit menjadi 10.000 unit sepanjang kuartal pertama.

Ada berbagai macam model mobil yang mereka ekspor mulai dari Kijang Innova, Fortuner, Vios, Yaris, Rush, Avanza, Town Ace/Lite dan Agya.

Direktur Korporasi dan Hubungan Eksternal PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia, I Made Dana Tangkas, mengatakan kalau sebagian besar mobil Toyota yang diekspor dari Indonesia dikirim ke berbagai negara di Timur Tengah. Sebagian besar ke Arab Saudi yang kini sedang menggempur Yaman.

"Memang, ada banyak masalah di Timur Tengah. Ada ISIS, ada juga konflik Yaman. Tapi kami yakin ekspor kita naik 10 persen," kata Dana Tangkas.

Indonesia sendiri mengirim mobil Toyota secara utuh (CBU) ke berbagai negara mulai dari Thailand, Brunei Darussalam, Arab Saudi, Uni Emirat Arab, Oman, Kuwait, Bahrain, Qatar, Afrika Selatan, Amerika Latin, Karibia, Jordania, Libanon, Suriah, Yaman, Filipina, Nigeria, Ghana, Singapura dan Malaysia.

Ada pula negara seperti Meksiko, Sri Lanka, Bangladesh, Nepal, Tahiti, Mozambique, Kenya, Angola, Madagaskar, Mauritius, West Afrika, Pakistan, Fiji, Zimbabwe, Malawi, Zambia, Seychelles, Jepang, Vietnam, Venezuela, Kazakhstan, Taiwan, China, India, Australia, Afrika Selatan, Brasil, dan Argentina.

Selain mengirim mobil secara utuh atau CBU, di 3 bulan pertama 2015 Toyota Indonesia juga melakukan ekspor kendaraan dalam bentuk terurai atau Completely Knock Down (CKD) mencapai 9.740 unit.

Sedangkan ekspor mesin utuh tipe TR mencapai 11.118 unit yang terdiri dari mesin berbahan bakar bensin (gasoline) 9.066 unit dan mesin berbahan bakar ethanol 2.062 unit.

Sementara untuk jenis komponen kendaraan tercatat sejumlah 15,9 juta buah telah merambah pasar mancanegara. TMMIN juga mengekspor alat bantu produksi berupa die (alat bantu di proses pengepresan) sebesar 193,267 ton. [Syu/Idr]

Temukan mobil idaman di Mobil123.
Mari bergabung bersama kami di Facebook dan Twitter.



Syubhan Akib

Syubhan Akib

Pria berkacamata yang mencintai dunia otomotif dan sangat suka memandang mobil klasik serta mempelajari sejarah otomotif dunia. Kemacetan adalah sahabat, kecepatan adalah kesukaan dan liburan akhir pekan adalah impian.


Berita Utama


Komentar

Support
Chat Support
Support Support
0 Support
Support
Chat Aktif0
Diarsipkan
Hapuskan chat?
Chat
Tidak ada chat yang sedang berlangsung
Mulai pencarian dan chat dengan penjual