Fakta Penting Geely Starray EM-i di Indonesia: SUV Plug-in Hybrid Rp499 Juta Produksi Lokal di Purwakarta
Adu Spesifikasi SUV Listrik Rp 250–500 Jutaan: Jaecoo J5 EV vs BYD Atto 3 vs Geely EX5, Siapa yang Paling Unggul?
Beranda Berita Mobil Listrik Tertunda Terus, Mercedes-Benz Masih Bertekad Jual dan Bahkan Rakit Lokal Bus Listrik Tertunda Terus, Mercedes-Benz Masih Bertekad Jual dan Bahkan Rakit Lokal Bus Listrik Mobil Listrik Insan Akbar https://www.mobil123.com/authors/779/insan-akbar | 04 February 2025 10:00 JAKARTA – Rencana Mercedes-Benz mendatangkan dan menjual bus listrik di Indonesia tertunda terus. Apakah mereka jadi melakukannya? Sekadar mengingatkan, pabrikan otomotif asal Jerman ini awalnya ingin mendatangkan dan menguji bus listrik pada akhir 2022, kemudian menjualnya pada 2023. Namun, rencana tersebut mundur terus hingga memasuki awal 2025 ini. Menanggapi situasi tersebut, President Director PT Daimler Commercial Vehicles Indonesia (DCVI) Naeem Hassim menegaskan pihaknya masih memiliki keinginan untuk mendatangkan dan menjual bus listrik di negeri ini. Akan tetapi, lanjut dia, Mercedes-Benz menghadapi beberapa tantangan yang hingga kini masih mereka cari jalan keluarnya. 'Tembok' penghalang pertama dan paling utama ialah tarif bea masuk yang memengaruhi harga jual. Artikel terkait Mercedes-Benz Pikir Ulang Rencana Produksi dan Jual Bus Listrik di Indonesia 2024 Mobil Listrik 19 April 2024 Mercedes-Benz Bersiap Bawa Prototipe Bus Listrik ke Indonesia Akhir 2022 Berita Otomotif 18 April 2022 Mercedes-Benz akan Geber Perakitan Bus Listrik di Indonesia demi Subsidi? Berita Otomotif 16 March 2023 “Salah satu tantangan yang kami hadapi sekarang, yang kami diskusikan pula dengan pemerintahan baru beserta menterinya, adalah bagaimana mengatasi hambatan soal regulasi bea masuk. Ini membawa kesulitan bagi kami sebagai perusahaan yang berasal dari Eropa,” ucap dia dalam konferensi pers DCVI TechMasters 2025, Senin (3/2/2025) di Ciputat, Tangerang Selatan. Ia mengambil contoh tentang adanya CEPA (Comprehensive Economic Partnership Agreement/Perjanjian Kerja Sama Ekonomi Komprehensif) antara Indonesia dengan China yang turut mengatur keringanan bea masuk. Ini membuat kendaraan asal China jadi lebih mudah diboyong ke sini dengan harga kompetitif. “Saya tidak mengeluhkan persoalan itu. Saya mendapati rencana kami butuh waktu. Tidak gampang membawa bus listrik kami ke Indonesia karena kami menghadapi regulasi-regulasi pemerintah terkait itu. Kami juga menghadapi efek dari bea masuk. Kami sedang berkonsultasi dengan prinsipal kami untuk mencari solusi agar bisa mendatangkan produk kami ke sini,” papar dia. Tantangan terbesar kedua, sebut Naeem, adalah membangun ekosistem bus listrik memadai. Ini penting agar aktivitas dan kepuasan konsumen di sektor niaga tetap mampu mereka jaga dengan baik. Tantangan terbesar ketiga adalah persiapan untuk merakit bus secara lokal di Indonesia, baik dari sisi fasilitas manufaktur maupun volume penjualan yang cukup. Naeem tak hanya mau sekadar membawa bus listrik Mercedes-Benz dengan skema impor utuh (completely built up/CBU) ke Tanah Air. Ia menekankan pentingnya produk tersebut dirakit secara lokal. “Saya pikir tahun ini mungkin tim kami akan mengunjungi prinsipal kami dan coba mencari jalan keluar untuk membawa masuk sasis CKD (completely knocked down/terurai) ke sini. Jika sesuai ekspektasi, di pertemuan kita selanjutnya, mungkin saya bisa memberitahu Anda target waktu yang lebih terang mengenai kapan rencana bus listrik kami bisa terwujud,” papar Naeem. Mercedes-Benz sendiri sedang membangun pabrik perakitan truk dan bus sejak Februari 2024. Pabrik yang berlokasi di Cikarang, Bekasi dengan nilai investasi setara Rp500 miliar ini ditargetkan oleh Naeem mulai beroperasi paling cepat Mei 2025. [Xan] ✕ Mari terhubung di Whatsapp Kami melindungi informasi pribadi Anda sesuai dengan Kebijakan Perlindungan Data Pribadi Saya setuju dengan Ketentuan Layanan dan Kebijakan Privasi Mobil123.com Saya bersedia dihubungi oleh Mobil123.com dan penjual mobil, afiliasi bisnis, dan mitranya. Lihat penawaran mobil terbaik! Prev Next Penawaran special - hubungi sekarang! hari jam Hrg. Psrn. I Tag Terkait Mercedes-Benz Mercedes-Benz Indonesia bus listrik Mercedes-Benz bus listrik Cetak Insan Akbar Reporter Insan mulai menjadi jurnalis pada 2011 di sebuah harian umum nasional dan resmi bergabung ke Mobil123.com sejak Februari 2018. Ia menyelami dunia otomotif sejak 2012 dan paling tertarik dengan isu-isu industri. Berita Utama Kia Makin Serius di Indonesia: Target Punya 100 Diler dan Jual 40 Ribu Mobil pada 2030 Berita Otomotif Insan Akbar | 15 January 2026 JAKARTA – Kia makin serius di Indonesia. Prinsipal mereka di Korea Selatan kini turun tangan langsung melalui PT Kia Sales Indonesia. Target-target ... 833 Ribu Mobil Laku di RI 2025, Ada Kejutan di Daftar Merek Mobil Terlaris! Berita Otomotif Insan Akbar | 15 January 2026 JAKARTA – Sebanyak 833 ribu unit mobil laku terjual di Indonesia sepanjang 2025. Tahun ini, ada kejutan di daftar 10 merek mobil terlaris. Menurut ... Salut! Daihatsu 17 Tahun Jadi Merek Mobil Terlaris Kedua di Indonesia Berita Otomotif Insan Akbar | 15 January 2026 JAKARTA – Daihatsu mempertahankan status mereka sebagai merek mobil terlaris kedua di Indonesia selama nyaris dua dekade. Target Daihatsu tercapai. ... Bocoran Pertama Soal Mobil Baru Chery pada 2026 Berita Otomotif Insan Akbar | 15 January 2026 TANGERANG – Chery sudah memberikan bocoran pertama terkait rencana peluncuran mobil baru mereka di Indonesia pada 2026. Great Regional Manager PT ... Komentar
Tertunda Terus, Mercedes-Benz Masih Bertekad Jual dan Bahkan Rakit Lokal Bus Listrik Mobil Listrik Insan Akbar https://www.mobil123.com/authors/779/insan-akbar | 04 February 2025 10:00 JAKARTA – Rencana Mercedes-Benz mendatangkan dan menjual bus listrik di Indonesia tertunda terus. Apakah mereka jadi melakukannya? Sekadar mengingatkan, pabrikan otomotif asal Jerman ini awalnya ingin mendatangkan dan menguji bus listrik pada akhir 2022, kemudian menjualnya pada 2023. Namun, rencana tersebut mundur terus hingga memasuki awal 2025 ini. Menanggapi situasi tersebut, President Director PT Daimler Commercial Vehicles Indonesia (DCVI) Naeem Hassim menegaskan pihaknya masih memiliki keinginan untuk mendatangkan dan menjual bus listrik di negeri ini. Akan tetapi, lanjut dia, Mercedes-Benz menghadapi beberapa tantangan yang hingga kini masih mereka cari jalan keluarnya. 'Tembok' penghalang pertama dan paling utama ialah tarif bea masuk yang memengaruhi harga jual. Artikel terkait Mercedes-Benz Pikir Ulang Rencana Produksi dan Jual Bus Listrik di Indonesia 2024 Mobil Listrik 19 April 2024 Mercedes-Benz Bersiap Bawa Prototipe Bus Listrik ke Indonesia Akhir 2022 Berita Otomotif 18 April 2022 Mercedes-Benz akan Geber Perakitan Bus Listrik di Indonesia demi Subsidi? Berita Otomotif 16 March 2023 “Salah satu tantangan yang kami hadapi sekarang, yang kami diskusikan pula dengan pemerintahan baru beserta menterinya, adalah bagaimana mengatasi hambatan soal regulasi bea masuk. Ini membawa kesulitan bagi kami sebagai perusahaan yang berasal dari Eropa,” ucap dia dalam konferensi pers DCVI TechMasters 2025, Senin (3/2/2025) di Ciputat, Tangerang Selatan. Ia mengambil contoh tentang adanya CEPA (Comprehensive Economic Partnership Agreement/Perjanjian Kerja Sama Ekonomi Komprehensif) antara Indonesia dengan China yang turut mengatur keringanan bea masuk. Ini membuat kendaraan asal China jadi lebih mudah diboyong ke sini dengan harga kompetitif. “Saya tidak mengeluhkan persoalan itu. Saya mendapati rencana kami butuh waktu. Tidak gampang membawa bus listrik kami ke Indonesia karena kami menghadapi regulasi-regulasi pemerintah terkait itu. Kami juga menghadapi efek dari bea masuk. Kami sedang berkonsultasi dengan prinsipal kami untuk mencari solusi agar bisa mendatangkan produk kami ke sini,” papar dia. Tantangan terbesar kedua, sebut Naeem, adalah membangun ekosistem bus listrik memadai. Ini penting agar aktivitas dan kepuasan konsumen di sektor niaga tetap mampu mereka jaga dengan baik. Tantangan terbesar ketiga adalah persiapan untuk merakit bus secara lokal di Indonesia, baik dari sisi fasilitas manufaktur maupun volume penjualan yang cukup. Naeem tak hanya mau sekadar membawa bus listrik Mercedes-Benz dengan skema impor utuh (completely built up/CBU) ke Tanah Air. Ia menekankan pentingnya produk tersebut dirakit secara lokal. “Saya pikir tahun ini mungkin tim kami akan mengunjungi prinsipal kami dan coba mencari jalan keluar untuk membawa masuk sasis CKD (completely knocked down/terurai) ke sini. Jika sesuai ekspektasi, di pertemuan kita selanjutnya, mungkin saya bisa memberitahu Anda target waktu yang lebih terang mengenai kapan rencana bus listrik kami bisa terwujud,” papar Naeem. Mercedes-Benz sendiri sedang membangun pabrik perakitan truk dan bus sejak Februari 2024. Pabrik yang berlokasi di Cikarang, Bekasi dengan nilai investasi setara Rp500 miliar ini ditargetkan oleh Naeem mulai beroperasi paling cepat Mei 2025. [Xan] ✕ Mari terhubung di Whatsapp Kami melindungi informasi pribadi Anda sesuai dengan Kebijakan Perlindungan Data Pribadi Saya setuju dengan Ketentuan Layanan dan Kebijakan Privasi Mobil123.com Saya bersedia dihubungi oleh Mobil123.com dan penjual mobil, afiliasi bisnis, dan mitranya. Lihat penawaran mobil terbaik! Prev Next Penawaran special - hubungi sekarang! hari jam Hrg. Psrn. I Tag Terkait Mercedes-Benz Mercedes-Benz Indonesia bus listrik Mercedes-Benz bus listrik
Mercedes-Benz Pikir Ulang Rencana Produksi dan Jual Bus Listrik di Indonesia 2024 Mobil Listrik 19 April 2024
Mercedes-Benz Bersiap Bawa Prototipe Bus Listrik ke Indonesia Akhir 2022 Berita Otomotif 18 April 2022
Mercedes-Benz akan Geber Perakitan Bus Listrik di Indonesia demi Subsidi? Berita Otomotif 16 March 2023
Kia Makin Serius di Indonesia: Target Punya 100 Diler dan Jual 40 Ribu Mobil pada 2030 Berita Otomotif Insan Akbar | 15 January 2026 JAKARTA – Kia makin serius di Indonesia. Prinsipal mereka di Korea Selatan kini turun tangan langsung melalui PT Kia Sales Indonesia. Target-target ...
833 Ribu Mobil Laku di RI 2025, Ada Kejutan di Daftar Merek Mobil Terlaris! Berita Otomotif Insan Akbar | 15 January 2026 JAKARTA – Sebanyak 833 ribu unit mobil laku terjual di Indonesia sepanjang 2025. Tahun ini, ada kejutan di daftar 10 merek mobil terlaris. Menurut ...
Salut! Daihatsu 17 Tahun Jadi Merek Mobil Terlaris Kedua di Indonesia Berita Otomotif Insan Akbar | 15 January 2026 JAKARTA – Daihatsu mempertahankan status mereka sebagai merek mobil terlaris kedua di Indonesia selama nyaris dua dekade. Target Daihatsu tercapai. ...
Bocoran Pertama Soal Mobil Baru Chery pada 2026 Berita Otomotif Insan Akbar | 15 January 2026 TANGERANG – Chery sudah memberikan bocoran pertama terkait rencana peluncuran mobil baru mereka di Indonesia pada 2026. Great Regional Manager PT ...