Fakta Penting Geely Starray EM-i di Indonesia: SUV Plug-in Hybrid Rp499 Juta Produksi Lokal di Purwakarta
Adu Spesifikasi SUV Listrik Rp 250–500 Jutaan: Jaecoo J5 EV vs BYD Atto 3 vs Geely EX5, Siapa yang Paling Unggul?
Beranda Berita Mobil Listrik Mercedes-Benz Pikir Ulang Rencana Produksi dan Jual Bus Listrik di Indonesia 2024 Mercedes-Benz Pikir Ulang Rencana Produksi dan Jual Bus Listrik di Indonesia 2024 Mobil Listrik Insan Akbar https://www.mobil123.com/authors/779/insan-akbar | 19 April 2024 15:24 JAKARTA – Mercedes-Benz mempertimbangkan ulang niat untuk memproduksi serta menjual bus listrik di Indonesia mulai 2024. Pasalnya, dalam proses studi, banyak tantangan yang mesti mereka pertimbangkan. Head of Product and Marketing PT Daimler Commercial Vehicles Indonesia (DCVI) Faustina menjelaskan bahwa bus listrik tetap dalam daftar rencana mereka. Akan tetapi, menurut dia, ada ‘prioritas-prioritas’ lain yang tampaknya mesti mereka urus terlebih dulu akibat berbagai hambatan di sektor kendaraan listrik niaga. “Kami masih melihat tantangan dari berbagai macam sisi apakah itu eksternal atau pun internal,” ucap dia dalam sebuah acara pada awal April 2024 di Jakarta. Sekadar mengingatkan, Daimler Truck awalnya berencana memasukkan prototipe bus listrik Mercedes-Benz ke Indonesia pada 2023. Lalu, produksi lokal hingga aktivitas komersial untuk kendaraan ini ingin dimulai selambat-lambatnya pada 2024, dengan sasaran perusahaan-perusahaan transportasi dalam kota seperti TransJakarta. Artikel terkait Tertunda Terus, Mercedes-Benz Masih Bertekad Jual dan Bahkan Rakit Lokal Bus Listrik Mobil Listrik 04 February 2025 Mercedes-Benz Yakin Target Penjualan Truk, Bus 2024 Tercapai Meski Kini lagi Drop Berita Otomotif 02 April 2024 Ada Pabrik Baru, Mercedes-Benz Segera Memulai ‘Serbuan’ Truk dan Bus Rakitan Indonesia Berita Otomotif 12 September 2025 Menurut Faustina, tantangan-tantangan dalam menghadirkan bus listrik di negara ini antara lain terkait dengan insentif yang mencukupi dari pemerintah, ekosistem kendaraan listrik, harga, kesiapan korporasi, hingga penerimaan masyarakat. Faustina menyebut fokus pemerintah untuk mendorong tumbuh-kembang kendaraan listrik sekarang masih condong ke mobil penumpang. Ia mewajari kondisi itu karena kompleksitas Indonesia sebagai negara yang besar dan luas. Sebagai informasi, pemerintah baru memberikan sedikit insentif kepada bus listrik, ketimbang mobil listrik penumpang. Contohnya ialah subsidi diskon Pajak Pertambahan Nilai (PPN) dari 11 persen menjadi 5 persen, dengan syarat tingkat komponen dalam negeri (TKDN) minimal 20 persen. Lebih lanjut, ekosistem kendaraan listrik di Tanah Air pun ia nilai belum matang. Ini tak hanya menyangkut stasiun pengisian kendaraan listrik umum (SPKLU), tapi juga yang lainnya. “Sebagai gambaran satu baterai bus listrik itu bisa 400-600 kg. Misalnya ada kecelakaan atau misalnya harus dikembalikan ke negara asal atau harus didaur ulang, apakah sudah ada ekosistemnya untuk itu? Berat 400 kg itu enggak main-main, lho. Mengangkatnya saja perlu alat khusus. Apalagi itu benda dengan kelistrikan tegangan tinggi,” papar dia. Harga bus listrik pun ia sebut bakal terbilang mahal. Itu adalah sebuah investasi bagi perusahaan transportasi yang nantinya harus dibebankan kepada para penumpang. “Sedangkan, kalau dari kami, melihat persaingan yang ada sekarang, kami juga harus mulai cek di internal kita pemosisian harga produk kami bagaimana. Sekarang juga ramai banget soal baterai LFP (lithium ferro phosphate) atau NMC (nickel mangan cobalt). Dua itu saja sudah pasti ada nilai berbeda yang harus diteruskan kepada pasar retailnya nanti,” terang Faustina. [Xan] ✕ Mari terhubung di Whatsapp Kami melindungi informasi pribadi Anda sesuai dengan Kebijakan Perlindungan Data Pribadi Saya setuju dengan Ketentuan Layanan dan Kebijakan Privasi Mobil123.com Saya bersedia dihubungi oleh Mobil123.com dan penjual mobil, afiliasi bisnis, dan mitranya. Lihat penawaran mobil terbaik! Prev Next Penawaran special - hubungi sekarang! hari jam Hrg. Psrn. I Tag Terkait Mercedes-Benz Mercedes-Benz Indonesia Daimler Truck Daimler Truck Indonesia bus listrik bus listrik Mercedes-Benz bus listrik Daimler Truck Cetak Insan Akbar Reporter Insan mulai menjadi jurnalis pada 2011 di sebuah harian umum nasional dan resmi bergabung ke Mobil123.com sejak Februari 2018. Ia menyelami dunia otomotif sejak 2012 dan paling tertarik dengan isu-isu industri. Berita Utama Kia Makin Serius di Indonesia: Target Punya 100 Diler dan Jual 40 Ribu Mobil pada 2030 Berita Otomotif Insan Akbar | 15 January 2026 JAKARTA – Kia makin serius di Indonesia. Prinsipal mereka di Korea Selatan kini turun tangan langsung melalui PT Kia Sales Indonesia. Target-target ... 833 Ribu Mobil Laku di RI 2025, Ada Kejutan di Daftar Merek Mobil Terlaris! Berita Otomotif Insan Akbar | 15 January 2026 JAKARTA – Sebanyak 833 ribu unit mobil laku terjual di Indonesia sepanjang 2025. Tahun ini, ada kejutan di daftar 10 merek mobil terlaris. Menurut ... Salut! Daihatsu 17 Tahun Jadi Merek Mobil Terlaris Kedua di Indonesia Berita Otomotif Insan Akbar | 15 January 2026 JAKARTA – Daihatsu mempertahankan status mereka sebagai merek mobil terlaris kedua di Indonesia selama nyaris dua dekade. Target Daihatsu tercapai. ... Bocoran Pertama Soal Mobil Baru Chery pada 2026 Berita Otomotif Insan Akbar | 15 January 2026 TANGERANG – Chery sudah memberikan bocoran pertama terkait rencana peluncuran mobil baru mereka di Indonesia pada 2026. Great Regional Manager PT ... Komentar
Mercedes-Benz Pikir Ulang Rencana Produksi dan Jual Bus Listrik di Indonesia 2024 Mobil Listrik Insan Akbar https://www.mobil123.com/authors/779/insan-akbar | 19 April 2024 15:24 JAKARTA – Mercedes-Benz mempertimbangkan ulang niat untuk memproduksi serta menjual bus listrik di Indonesia mulai 2024. Pasalnya, dalam proses studi, banyak tantangan yang mesti mereka pertimbangkan. Head of Product and Marketing PT Daimler Commercial Vehicles Indonesia (DCVI) Faustina menjelaskan bahwa bus listrik tetap dalam daftar rencana mereka. Akan tetapi, menurut dia, ada ‘prioritas-prioritas’ lain yang tampaknya mesti mereka urus terlebih dulu akibat berbagai hambatan di sektor kendaraan listrik niaga. “Kami masih melihat tantangan dari berbagai macam sisi apakah itu eksternal atau pun internal,” ucap dia dalam sebuah acara pada awal April 2024 di Jakarta. Sekadar mengingatkan, Daimler Truck awalnya berencana memasukkan prototipe bus listrik Mercedes-Benz ke Indonesia pada 2023. Lalu, produksi lokal hingga aktivitas komersial untuk kendaraan ini ingin dimulai selambat-lambatnya pada 2024, dengan sasaran perusahaan-perusahaan transportasi dalam kota seperti TransJakarta. Artikel terkait Tertunda Terus, Mercedes-Benz Masih Bertekad Jual dan Bahkan Rakit Lokal Bus Listrik Mobil Listrik 04 February 2025 Mercedes-Benz Yakin Target Penjualan Truk, Bus 2024 Tercapai Meski Kini lagi Drop Berita Otomotif 02 April 2024 Ada Pabrik Baru, Mercedes-Benz Segera Memulai ‘Serbuan’ Truk dan Bus Rakitan Indonesia Berita Otomotif 12 September 2025 Menurut Faustina, tantangan-tantangan dalam menghadirkan bus listrik di negara ini antara lain terkait dengan insentif yang mencukupi dari pemerintah, ekosistem kendaraan listrik, harga, kesiapan korporasi, hingga penerimaan masyarakat. Faustina menyebut fokus pemerintah untuk mendorong tumbuh-kembang kendaraan listrik sekarang masih condong ke mobil penumpang. Ia mewajari kondisi itu karena kompleksitas Indonesia sebagai negara yang besar dan luas. Sebagai informasi, pemerintah baru memberikan sedikit insentif kepada bus listrik, ketimbang mobil listrik penumpang. Contohnya ialah subsidi diskon Pajak Pertambahan Nilai (PPN) dari 11 persen menjadi 5 persen, dengan syarat tingkat komponen dalam negeri (TKDN) minimal 20 persen. Lebih lanjut, ekosistem kendaraan listrik di Tanah Air pun ia nilai belum matang. Ini tak hanya menyangkut stasiun pengisian kendaraan listrik umum (SPKLU), tapi juga yang lainnya. “Sebagai gambaran satu baterai bus listrik itu bisa 400-600 kg. Misalnya ada kecelakaan atau misalnya harus dikembalikan ke negara asal atau harus didaur ulang, apakah sudah ada ekosistemnya untuk itu? Berat 400 kg itu enggak main-main, lho. Mengangkatnya saja perlu alat khusus. Apalagi itu benda dengan kelistrikan tegangan tinggi,” papar dia. Harga bus listrik pun ia sebut bakal terbilang mahal. Itu adalah sebuah investasi bagi perusahaan transportasi yang nantinya harus dibebankan kepada para penumpang. “Sedangkan, kalau dari kami, melihat persaingan yang ada sekarang, kami juga harus mulai cek di internal kita pemosisian harga produk kami bagaimana. Sekarang juga ramai banget soal baterai LFP (lithium ferro phosphate) atau NMC (nickel mangan cobalt). Dua itu saja sudah pasti ada nilai berbeda yang harus diteruskan kepada pasar retailnya nanti,” terang Faustina. [Xan] ✕ Mari terhubung di Whatsapp Kami melindungi informasi pribadi Anda sesuai dengan Kebijakan Perlindungan Data Pribadi Saya setuju dengan Ketentuan Layanan dan Kebijakan Privasi Mobil123.com Saya bersedia dihubungi oleh Mobil123.com dan penjual mobil, afiliasi bisnis, dan mitranya. Lihat penawaran mobil terbaik! Prev Next Penawaran special - hubungi sekarang! hari jam Hrg. Psrn. I Tag Terkait Mercedes-Benz Mercedes-Benz Indonesia Daimler Truck Daimler Truck Indonesia bus listrik bus listrik Mercedes-Benz bus listrik Daimler Truck
Tertunda Terus, Mercedes-Benz Masih Bertekad Jual dan Bahkan Rakit Lokal Bus Listrik Mobil Listrik 04 February 2025
Mercedes-Benz Yakin Target Penjualan Truk, Bus 2024 Tercapai Meski Kini lagi Drop Berita Otomotif 02 April 2024
Ada Pabrik Baru, Mercedes-Benz Segera Memulai ‘Serbuan’ Truk dan Bus Rakitan Indonesia Berita Otomotif 12 September 2025
Kia Makin Serius di Indonesia: Target Punya 100 Diler dan Jual 40 Ribu Mobil pada 2030 Berita Otomotif Insan Akbar | 15 January 2026 JAKARTA – Kia makin serius di Indonesia. Prinsipal mereka di Korea Selatan kini turun tangan langsung melalui PT Kia Sales Indonesia. Target-target ...
833 Ribu Mobil Laku di RI 2025, Ada Kejutan di Daftar Merek Mobil Terlaris! Berita Otomotif Insan Akbar | 15 January 2026 JAKARTA – Sebanyak 833 ribu unit mobil laku terjual di Indonesia sepanjang 2025. Tahun ini, ada kejutan di daftar 10 merek mobil terlaris. Menurut ...
Salut! Daihatsu 17 Tahun Jadi Merek Mobil Terlaris Kedua di Indonesia Berita Otomotif Insan Akbar | 15 January 2026 JAKARTA – Daihatsu mempertahankan status mereka sebagai merek mobil terlaris kedua di Indonesia selama nyaris dua dekade. Target Daihatsu tercapai. ...
Bocoran Pertama Soal Mobil Baru Chery pada 2026 Berita Otomotif Insan Akbar | 15 January 2026 TANGERANG – Chery sudah memberikan bocoran pertama terkait rencana peluncuran mobil baru mereka di Indonesia pada 2026. Great Regional Manager PT ...