Suzuki Karimun Wagon R Berhenti Dijual! Apa Alasannya?

Berita Otomotif

Suzuki Karimun Wagon R Berhenti Dijual! Apa Alasannya?

TANGERANG – Suzuki berhenti menjual Karimun Wagon R untuk pasar Indonesia. Akan tetapi, produksi lokal serta suplai untuk pasar luar negeri belum disetop.

Direktur Pemasaran PT. Suzuki Indomobil Sales (SIS) Donny Saputra mengutarakan alasan Karimun Wagon R tidak terlihat di booth Suzuki dalam pagelaran Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2021, 11-21 November di Serpong, Tangerang.

Ternyata, ini karena Suzuki memutuskan untuk ‘menyuntik mati’ city car di segmen low cost green car (LCGC) tersebut untuk pasar lokal.

“(Karimun Wagon R) berhenti produksi untuk yang domestik,” ucap dia melalui pesan singkat kepada Mobil123.com, Sabtu (20/11/2021).

Suzuki Karimun Wagon R

Adapun penyebabnya, aku Donny, terkait dengan strategi elektrifikasi Suzuki di Indonesia.

“Kami sedang fokus untuk pengembangan kendaraan elektrifikasi. Untuk detailnya, tunggu pernyataan pers dari kami,” pungkasnya.

Meski menyudahi eksistensinya di segmen LCGC sejak 2013, Suzuki akan tetap melakukan perakitan Karimun Wagon R di pabrik Tambun, Bekasi.

Pasalnya, permintaan dari luar negeri terhadap model ini masih cukup banyak, khususnya untuk dikirim secara terurai (Completely Knocked-Down/CKD).

“Untuk yang ekspor, masih kami produksi,” tambah Donny.

Sekadar menambahkan, Karimun Wagon R memang menjadi salah satu komoditas ekspor Suzuki dari Indonesia. Kendaraan mungil ini banyak diimpor secara CKD, dengan Pakistan sebagai negara tujuan utama.

Suzuki Karimun Wagon R

Model-model lain yang diekspor oleh Suzuki dari Indonesia ialah Carry, Ertiga, XL7. Berbeda dengan Karimun Wagon R, ketiganya lebih banyak dikapalkan dalam bentuk unit utuh (Completely Built Up/CBU).

Sepanjang Januari hingga Oktober 2021, ekspor CBU plus CKD Suzuki dari Indonesia berjumlah 50.798 unit. Volume tersebut diklaim tumbuh 34 persen jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya.

Pada tahun ini, merek asal Jepang tersebut memproyeksikan raihan ekspor CBU serta CKD dengan total 65.765 unit. Melihat performa selama 10 bulan pertama 2021, Suzuki optimistis dapat meraih target itu.

Strategi ekspor Suzuki saat ini bernama ‘Blue Ocean Market’. Artinya, mereka mengincar negara-negara yang belum banyak dimasuki oleh para merek-merek roda empat yang lainnya.

Negara-negara yang mereka eksplorasi antara lain ada di region Amerika Latin, Karibia, Timur Tengah. [Xan]



Insan Akbar Krisnamusi

Insan Akbar Krisnamusi

Insan mulai menjadi jurnalis pada 2011 di Harian Umum Media Indonesia, kemudian di Suara.com (2016 - 2018), hingga akhirnya resmi bergabung ke Mobil123.com sejak Februari 2018. Ia menyelami dunia otomotif sejak 2012 dan paling tertarik dengan isu-isu industri.


Berita Utama


Komentar