Ribuan Mobil Jepang Ditolak Masuk ke Selandia Baru Karena Serangga Busuk

Berita Otomotif

Ribuan Mobil Jepang Ditolak Masuk ke Selandia Baru Karena Serangga Busuk

WELLINGTON - Pemerintah Selandia Baru harus menunda setidaknya 8 ribu kendaraan dari Jepang karena khawatir membawa serangga busuk. 

Pihak berwenang di Selandia Baru harus memperketat proses impor mobil Jepang ke negaranya. Ini terjadi setelah mereka menemukan adanya hama di tiga kapal kargo besar berisi mobil dan mesin asal Jepang. Atas alasan tersebut, pemerintah pun menolak paketan tersebut masuk ke pelabuhan. 

David Vinsen, CEO Asosiasi Industri Kendaraan Bermotor Selandia Baru mengatakan kargo itu berisi 10 ribu mobil baru dan bekas. Selain itu, masih ada 8 ribu kendaraan lagi yang akan dikirim dari Jepang. 

"Dalam 15 tahun saya bertugas dan mungkin 30 tahun terlibat dalam industri ini, saya belum melihat apapun yang serius seperti ini," kata Vinsen. 

Menurut CNN, serangga busuk ini bereproduksi dengan sangat cepat dengan memakan berbagai tanaman dan bahkan cenderung kebal terhadap pestisida. Selain itu, hama ini juga akan mengeluarkan bau busuk jika terancam atau pun mati. 

Kejadian ini bukan saja mengakibatkan tertundanya pengiriman mobil dari Jepang. Serangga busuk ini juga yang menyebabkan pihak pelabuhan mengurangi jam kerja bahkan bisa belanjut kepada pemutusan hubungan kerja para pegawainya. 

Sebagai antisipasi, pemerintah Selandia Baru memberlakukan aturan baru. Peraturan tersebut mengharuskan semua kendaraan bekas dari Jepang harus diperiksa kebersihannya di fasilitas yang telah disetujui, sebelum dikirim ke negara tersebut. [Ary/Ari] 

Baca Juga: Sakti, Pria Ini Nekat Nyetir di Tembok



Ary Dwinoviansyah

Ary Dwinoviansyah

Ary mulai bekerja sebagai seorang jurnalis otomotif sejak tahun 2008 dan sangat mencintai sepedamotor. Nonton MotoGP merupakan salah satu hobi untuk menghabiskan akhir pekannya. Dia juga memimpikan memiliki mobil Transformers.


Berita Utama


Komentar

Support
Chat Support
Support Support
0 Support
Support
Chat Aktif0
Diarsipkan
Hapuskan chat?
Chat
Tidak ada chat yang sedang berlangsung
Mulai pencarian dan chat dengan penjual