Pembangunan Pabrik Mobil Listrik BYD di Subang Masuk Tahap Akhir, Kapan mulai Produksi?

Mobil Listrik

Pembangunan Pabrik Mobil Listrik BYD di Subang Masuk Tahap Akhir, Kapan mulai Produksi?

JAKARTA – BYD terus menggeber pembangunan pabrik mobil listrik mereka di Indonesia yang berlokasi di Subang, Jawa Barat. Sebentar lagi, fasilitas manufakturing itu diklaim bakal kelar.

Pertanda keseriusan jenama asal China, BYD, dalam menggarap pasar otomotif Tanah Air bakal segera terlihat. Pembangunan fasilitas perakitan kendaraan listrik mereka kini telah menapaki tahap persiapan akhir sebelum nantinya resmi memulai produksi massal.

President Director PT BYD Motor Indonesia Eagle Zhao memaparkan bahwa progres pembangunan fasilitas ini berjalan sesuai dengan peta jalan yang telah ditetapkan perusahaan. Pihaknya juga telah merampungkan urusan legalitas sejak 2025 kemarin.

mobil listrik BYD "Tahun lalu, kami sudah mendapatkan beberapa sertifikat dari otoritas pemerintah untuk pabrik kami. Jadi, tahun ini (2026), pembangunan pabrik perakitan mobil kami sudah mencapai tahap persiapan terakhir," ungkap Eagle dalam acara buka puasa BYD bersama media massa, Senin (9/3/2026) di Jakarta.

Sebagai informasi, pabrik perakitan BYD di Kawasan Industri Subang Smartpolitan ini digadang-gadang memiliki kapasitas produksi yang masif yakni mencapai 150 ribu unit mobil per tahun. Pabrik yang memakan investasi antara Rp11,2-16 triliun itu berdiri di atas lahan 108 hektare.

Pabrik BYD di Indonesia Memulai Tes Produksi

mobil listrik BYD Demi memastikan fasilitas ini beroperasi dengan sempurna, sejak bulan-bulan awal 2026, BYD telah memulai serangkaian pengetesan produksi.

“Sejak kuartal pertama 2026, BYD telah memulai serangkaian pengetesan dan pengujian operasional yang sangat komprehensif. Pengujian krusial tersebut mencakup pengecekan lajur produksi, jig, hingga kalibrasi berbagai perlengkapan produksi lainnya,” tandas Eagle.

Langkah pengujian yang menyeluruh ini dilakukan bukan tanpa alasan. BYD ingin menggaransi bahwa setiap unit kendaraan ramah lingkungan yang lahir dari pabrik di Indonesia memiliki build quality (kualitas rancang bangun) yang sesuai dengan standar mereka.

"Tujuan kami sangat jelas yaitu untuk memastikan model dan unit yang dihasilkan dari pabrik kami nanti juga bisa menepati standar kualitas global kami di BYD," tegas Eagle.

mobil listrik BYD Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa jajaran internal BYD saat ini tengah berpacu dengan waktu. Hal ini dilakukan agar mereka dapat secepatnya memulai proses distribusi dan pengantaran unit-unit mobil listrik BYD berstatus ‘Made in Indonesia’ kepada para konsumen.

Meski begitu, BYD masih enggan membocorkan tanggal pasti dimulainya roll-off produksi pertama.

"Seperti komitmen BYD, setelah kami mendapatkan timeline yang sangat tegas dan solid, kami akan menginformasikan waktu yang lebih mendetail mengenai kapan dimulainya produksi," tambah Eagle.

Kehadiran pabrik perakitan lokal ini tentu menjadi tonggak sejarah yang esensial bagi perjalanan bisnis BYD di Indonesia. Eagle pun tak memungkiri rasa optimismenya menyambut momen di mana mobil-mobil listrik rakitan lokal mulai mengaspal bebas di jalanan Tanah Air.

"Kami sangat bangga bahwa nantinya secara volume semakin banyak mobil yang keluar dari pabrikan perakitan kami," tutup dia. [Xan]



Insan Akbar

Insan Akbar

Reporter

Insan mulai menjadi jurnalis pada 2011 di sebuah harian umum nasional dan resmi bergabung ke Mobil123.com sejak Februari 2018. Ia menyelami dunia otomotif sejak 2012 dan paling tertarik dengan isu-isu industri.


Berita Utama


Komentar

app-icon
app-icon
app-icon
Lihat Mobil Impian Anda di Aplikasi
Unduh Aplikasi Sekarang