Fakta Penting Geely Starray EM-i di Indonesia: SUV Plug-in Hybrid Rp499 Juta Produksi Lokal di Purwakarta
Adu Spesifikasi SUV Listrik Rp 250–500 Jutaan: Jaecoo J5 EV vs BYD Atto 3 vs Geely EX5, Siapa yang Paling Unggul?
Beranda Berita Berita Otomotif Kemacetan Sumbang 90% Polusi Udara, Penggunaan Kendaraan Listrik akan Dikebut Kemacetan Sumbang 90% Polusi Udara, Penggunaan Kendaraan Listrik akan Dikebut Berita Otomotif Adi Hidayat | 13 October 2020 12:00 PALEMBANG – Kementerian Perhubungan akan mengeluarkan sejumlah kebijakan untuk mengurangi pencemaran udara di Palembang termasuk penggunaan kendaraan listik.Hal ini disampaikan oleh Budi Karya Sumadi, Menteri Perhubungan Republik Indonesia. Dalam siaran pers resminya, Ia bertekad untuk menjalankan sejumlah rencana untuk meningkatkan kualitas udara di kota tersebut melalui penggunaan bahan bakar nabati (BBN) seperti biodiesel untuk moda transportasi darat, kendaraan BBG, dan bus listrik. Artikel terkait Nissan Optimis Pemilik Mobil Konvensional akan Beralih ke Kendaraan Listrik Berita Otomotif 18 August 2021 Toyota Buka Ekosistem Kendaraan Listrik di Bali Berita Otomotif 31 March 2021 Renault Zoe Dikenalkan di IIMS 2021 Mobil Baru 16 April 2021 “Rencananya penerapan bahan bakar nabati atau BBN akan diproyeksikan untuk angkutan berat seperti truk dan angkutan umum seperti bus. Demikian pula dengan angkutan berbasis rel dan listrik seperti MRT dan LRT yang tengah dikembangkan di Jakarta dan Palembang. Saya harap dengan kesadaran masyarakat menggunakan transportasi umum seperti LRT di Palembang meningkat karena telah memiliki standar keamanan, keselamatan, kenyamanan dan kesehatan,” terangnya.Ia pun menjelaskan bahwa kemacetan yang terjadi di kota-kota besar merupakan penyumbang utama pencemaran udara. Berdasarkan data dari Kementerian Perhubungan sektor transportasi darat baik berupa mobil pribadi, motor maupun kendaraan umum menyumbangkan 90% pencemaran udara dan perubahan iklim sebagai akibat penggunaan BBM oktan rendah seperti premium yang berdampak buruk secara signifikan bagi kesehatan.Bersadarkan kajian International Energy Agency (IEA) menyebutkan, buruknya kualitas udara akibat pencemaran, menyebabkan kematian 6,5 juta jiwa per tahun yang mayoritas menimpa kota-kota di Asia dan Afrika. Angka ini diperkirakan bakal mengalami peningkatan drastis jika tidak ada langkah nyata untuk menyediakan energi bersih.Dan sebagai jawaban atas segala tantangan tersebut, Menteri Perhubungan RI pun telah melakukan beberapa langkah kebijakan. Salah satunya adalah dengan meningkatkan ketersediaan angkutan umum masal berbasis rel, meningkatkan integrasi dan juga tahun ini telah meluncurkan program Bus Buy The Service (BTS) di 5 kota besar yaitu Solo, Palembang, Medan, Denpasar dan Yogyakarta dan menyediakan 45 unit bus untuk melayani 3 koridor.BTS adalah sistem membeli layanan untuk angkutan massal perkotaan kepada operator dengan mekanisme lelang yang berbasis standar pelayanan minimal atau quality licensing. Bus BTS memiliki 6 standar layanan yang mencakup keamanan, keterjangkauan, keselamatan, kesetaraan, kenyamanan dan keteraturan. [Adi/Ari] ✕ Mari terhubung di Whatsapp Kami melindungi informasi pribadi Anda sesuai dengan Kebijakan Perlindungan Data Pribadi Saya setuju dengan Ketentuan Layanan dan Kebijakan Privasi Mobil123.com Saya bersedia dihubungi oleh Mobil123.com dan penjual mobil, afiliasi bisnis, dan mitranya. Lihat penawaran mobil terbaik! Prev Next Penawaran special - hubungi sekarang! hari jam Hrg. Psrn. I Tag Terkait mobil baru palembang kendaraan baru motor listrik kendaraan listrik Mobil Listrik Cetak Berita Utama Kia Makin Serius di Indonesia: Target Punya 100 Diler dan Jual 40 Ribu Mobil pada 2030 Berita Otomotif Insan Akbar | 15 January 2026 JAKARTA – Kia makin serius di Indonesia. Prinsipal mereka di Korea Selatan kini turun tangan langsung melalui PT Kia Sales Indonesia. Target-target ... 833 Ribu Mobil Laku di RI 2025, Ada Kejutan di Daftar Merek Mobil Terlaris! Berita Otomotif Insan Akbar | 15 January 2026 JAKARTA – Sebanyak 833 ribu unit mobil laku terjual di Indonesia sepanjang 2025. Tahun ini, ada kejutan di daftar 10 merek mobil terlaris. Menurut ... Salut! Daihatsu 17 Tahun Jadi Merek Mobil Terlaris Kedua di Indonesia Berita Otomotif Insan Akbar | 15 January 2026 JAKARTA – Daihatsu mempertahankan status mereka sebagai merek mobil terlaris kedua di Indonesia selama nyaris dua dekade. Target Daihatsu tercapai. ... Bocoran Pertama Soal Mobil Baru Chery pada 2026 Berita Otomotif Insan Akbar | 15 January 2026 TANGERANG – Chery sudah memberikan bocoran pertama terkait rencana peluncuran mobil baru mereka di Indonesia pada 2026. Great Regional Manager PT ... Komentar
Kemacetan Sumbang 90% Polusi Udara, Penggunaan Kendaraan Listrik akan Dikebut Berita Otomotif Adi Hidayat | 13 October 2020 12:00 PALEMBANG – Kementerian Perhubungan akan mengeluarkan sejumlah kebijakan untuk mengurangi pencemaran udara di Palembang termasuk penggunaan kendaraan listik.Hal ini disampaikan oleh Budi Karya Sumadi, Menteri Perhubungan Republik Indonesia. Dalam siaran pers resminya, Ia bertekad untuk menjalankan sejumlah rencana untuk meningkatkan kualitas udara di kota tersebut melalui penggunaan bahan bakar nabati (BBN) seperti biodiesel untuk moda transportasi darat, kendaraan BBG, dan bus listrik. Artikel terkait Nissan Optimis Pemilik Mobil Konvensional akan Beralih ke Kendaraan Listrik Berita Otomotif 18 August 2021 Toyota Buka Ekosistem Kendaraan Listrik di Bali Berita Otomotif 31 March 2021 Renault Zoe Dikenalkan di IIMS 2021 Mobil Baru 16 April 2021 “Rencananya penerapan bahan bakar nabati atau BBN akan diproyeksikan untuk angkutan berat seperti truk dan angkutan umum seperti bus. Demikian pula dengan angkutan berbasis rel dan listrik seperti MRT dan LRT yang tengah dikembangkan di Jakarta dan Palembang. Saya harap dengan kesadaran masyarakat menggunakan transportasi umum seperti LRT di Palembang meningkat karena telah memiliki standar keamanan, keselamatan, kenyamanan dan kesehatan,” terangnya.Ia pun menjelaskan bahwa kemacetan yang terjadi di kota-kota besar merupakan penyumbang utama pencemaran udara. Berdasarkan data dari Kementerian Perhubungan sektor transportasi darat baik berupa mobil pribadi, motor maupun kendaraan umum menyumbangkan 90% pencemaran udara dan perubahan iklim sebagai akibat penggunaan BBM oktan rendah seperti premium yang berdampak buruk secara signifikan bagi kesehatan.Bersadarkan kajian International Energy Agency (IEA) menyebutkan, buruknya kualitas udara akibat pencemaran, menyebabkan kematian 6,5 juta jiwa per tahun yang mayoritas menimpa kota-kota di Asia dan Afrika. Angka ini diperkirakan bakal mengalami peningkatan drastis jika tidak ada langkah nyata untuk menyediakan energi bersih.Dan sebagai jawaban atas segala tantangan tersebut, Menteri Perhubungan RI pun telah melakukan beberapa langkah kebijakan. Salah satunya adalah dengan meningkatkan ketersediaan angkutan umum masal berbasis rel, meningkatkan integrasi dan juga tahun ini telah meluncurkan program Bus Buy The Service (BTS) di 5 kota besar yaitu Solo, Palembang, Medan, Denpasar dan Yogyakarta dan menyediakan 45 unit bus untuk melayani 3 koridor.BTS adalah sistem membeli layanan untuk angkutan massal perkotaan kepada operator dengan mekanisme lelang yang berbasis standar pelayanan minimal atau quality licensing. Bus BTS memiliki 6 standar layanan yang mencakup keamanan, keterjangkauan, keselamatan, kesetaraan, kenyamanan dan keteraturan. [Adi/Ari] ✕ Mari terhubung di Whatsapp Kami melindungi informasi pribadi Anda sesuai dengan Kebijakan Perlindungan Data Pribadi Saya setuju dengan Ketentuan Layanan dan Kebijakan Privasi Mobil123.com Saya bersedia dihubungi oleh Mobil123.com dan penjual mobil, afiliasi bisnis, dan mitranya. Lihat penawaran mobil terbaik! Prev Next Penawaran special - hubungi sekarang! hari jam Hrg. Psrn. I Tag Terkait mobil baru palembang kendaraan baru motor listrik kendaraan listrik Mobil Listrik
Nissan Optimis Pemilik Mobil Konvensional akan Beralih ke Kendaraan Listrik Berita Otomotif 18 August 2021
Kia Makin Serius di Indonesia: Target Punya 100 Diler dan Jual 40 Ribu Mobil pada 2030 Berita Otomotif Insan Akbar | 15 January 2026 JAKARTA – Kia makin serius di Indonesia. Prinsipal mereka di Korea Selatan kini turun tangan langsung melalui PT Kia Sales Indonesia. Target-target ...
833 Ribu Mobil Laku di RI 2025, Ada Kejutan di Daftar Merek Mobil Terlaris! Berita Otomotif Insan Akbar | 15 January 2026 JAKARTA – Sebanyak 833 ribu unit mobil laku terjual di Indonesia sepanjang 2025. Tahun ini, ada kejutan di daftar 10 merek mobil terlaris. Menurut ...
Salut! Daihatsu 17 Tahun Jadi Merek Mobil Terlaris Kedua di Indonesia Berita Otomotif Insan Akbar | 15 January 2026 JAKARTA – Daihatsu mempertahankan status mereka sebagai merek mobil terlaris kedua di Indonesia selama nyaris dua dekade. Target Daihatsu tercapai. ...
Bocoran Pertama Soal Mobil Baru Chery pada 2026 Berita Otomotif Insan Akbar | 15 January 2026 TANGERANG – Chery sudah memberikan bocoran pertama terkait rencana peluncuran mobil baru mereka di Indonesia pada 2026. Great Regional Manager PT ...