Toyota Buka Ekosistem Kendaraan Listrik di Bali

Berita Otomotif

Toyota Buka Ekosistem Kendaraan Listrik di Bali

NUSA DUA - PT Toyota-Astra Motor mengenalkan program EV Smart Mobility di Nusa Dua, Bali.

Ini adalah sebuah program untuk menciptakan ekosistem kendaraan listrik untuk masyarakat yang sempat dijanjikan pada pertengahan tahun 2020. Ada pun produk-produk yang digunakan adalah kendaraan Toyota dari berbagai model.

“Sebagai perusahaan mobilitas, kami harap EV Smart Mobility ini dapat menjadi contoh dari solusi mobilitas Toyota untuk mendukung pemanfaatan teknologi elektrifikasi bagi masyarakat luas,” ungkap Susumu Matsuda, President Director PT Toyota-Astra Motor (TAM).

Dalam project EV Smart Mobility ini ada tiga lineup kendaraan elektrifikasi Toyota dengan total 30 unit kendaraan. Kendaraan tersebut terdiri dari 20 unit Toyota COMS (BEV), 5 unit Toyota C+pod (BEV), dan 5 unit Toyota Prius PHEV.

Toyota

Untuk Full Battery EV yaitu Toyota COMS dan C+pod, dapat digunakan oleh masyarakat dan turis di dalam kawasan The Nusa Dua Bali dan sekitarnya. Tujuannya adalah untuk ecotourism di area tersebut. Sementara Toyota Prius PHEV dapat digunakan sebagai layanan airport transfer dari dan ke kawasan Bandara Ngurah Rai serta sebagai kendaraan untuk bermobilitas di wilayah Bali.

Tak hanya itu, di project EV Smart Mobility juga dilengkapi dengan teknologi panel matahari atau solar panel guna memenuhi kebutuhan shelter/station untuk mengisi daya listrik pada kendaraan elektrifikasi Toyota. Hal ini bertujuan untuk memastikan bahwa mereka tetap menggunakan energi ramah lingkungan.

 “Dengan menginisiasi ecotourism yang terintegrasi dengan produk-produk Toyota di dalam project EV Smart Mobility ini, kami harap lebih banyak masyarakat yang dapat merasakan kendaraan BEV dan PHEV Toyota,” kata Vice President Director PT Toyota Astra Motor (TAM), Henry Tanoto

Lebih lanjut, untuk meningkatkan pelayanan dan memastikan bahwa kendaraan aman untu digunakan, seluruh 30 unit pada project EV Smart Mobility akan disterilisasi sebelum dan sesudah digunakan. Hal ini perlu dilakukan sevagai pencegahan penularan Covid-19 yang hingga sekarang masih menjadi pandemi. Dengan ini diharapkan pengguna akan merasa lebih tenang dalam berkendara. [Adi/Had]



Adi Hidayat

Adi Hidayat

Pria lugu yang tinggal di Bekasi ini kerap menghadapi kemacetan Jakarta untuk memberikan informasi terkini terkait dunia otomotif Indonesia. Menghirup asap knalpot, merasakan teriknya panas matahari, menerabas hujan hingga menembus kepungan banjir pun telah menjadi bagian dari hidupnya. Meski demikian ia menjalaninya dengan penuh ketabahan dan kesabaran.


Berita Utama


Komentar