Pabrikan Jepang Lebih Suka Mobil Hybrid daripada Listrik Murni, Toyota: Kita Lebih Senang Punya Variasi

Berita Otomotif

Pabrikan Jepang Lebih Suka Mobil Hybrid daripada Listrik Murni, Toyota: Kita Lebih Senang Punya Variasi

JAKARTA – Di tengah makin banyaknya produk mobil listrik murni, produsen-produsen asal Jepang seperti Toyota dianggap lebih memilih untuk mengeluarkan produk hybrid.

Menanggapi hal tersebut Anton Jimmi Suwandi, Marketing Director PT Toyota Astra Motor (TAM) mengatakan kalau pihaknya lebih memilih untuk menyediakan banyak variasi produk kepada konsumen

“Saya lebih senang menyebutnya ‘multi-pathway’. Kita lebih senang mempunyai variasi,” kata Anton dalam acara serah terima Toyota bZ4X untuk Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ASEAN 2023 di Jakarta Selatan, Senin (17/4/2023).

Ia menerangkan di pasar mobil Indonesia, sekitar 75 hingga 80 persen merupakan model-model yang memiliki harga di bawah Rp500 juta, sedangkan model dengan harga di atas Rp500 juta sekitar 15 hingga 20 persen.

Sementara itu, kebanyakan mobil listrik yang tersedia saat ini masuk ke dalam kisaran harga di atas Rp500 juta. Termasuk juga model listrik murni milik Toyota, bZ4X yang berbanderol Rp1,19 miliar on the road (OTR) Jakarta.

“Kalaupun ada battery electric vehicle (BEV) di bawah Rp500 juta, kebanyakan tipenya hanya tersedia satu, dan mungkin konsumen Indonesia membutuhkan variasi-variasi lain,” terang Anton.

Maka dari itu, Anton mengatakan Toyota ingin memberikan variasi produk yang lebih mudah untuk disediakan dan terjangkau untuk semua orang, terutama yang ingin berkontribusi dalam netralitas karbon.

“Kita selalu melihat tidak hanya masalah BEV-nya, melihat dari sisi ketersediaan dan juga memberi kesempatan kepada semua orang untuk netral karbon,” ucap Anton.

“Kita melihat bahwa potensi hybrid untuk mengisi mobil elektrifikasi di segmen ini cukup baik,” lanjutnya

Salah satu produk elektrifikasi yang diandalkan Toyota adalah Innova Zenix Hybrid. Anton mengatakan model crossover tiga baris berteknologi hybrid ini sangat diminati oleh konsumen.

Selain bZ4X dan Innova Zenix Hybrid, Toyota juga masih memiliki produk lain yang disebut dapat berkontribusi kepada netralitas karbon.

Ada mobil segmen low cost green car (LCGC) yang irit dan ramah lingkungan seperti Agya dan Calya, plug-in hybrid (PHEV) seperti RAV4 yang diperkenalkan pada ajang GJAW 2023 beberapa waktu lalu, dan juga mobil listrik murni pada merek premiumnya, Lexus RZ.

“Ini adalah pilihan-pilihan untuk konsumen. Kita tidak mengarah kepada konsumen yang hanya 20 persen, tapi kita mengarah kepada 100 persen konsumen. Itu tujuan kita,” pungkas Anton. [ABP/Ses]

>>>>> Klik link ini untuk melihat harga mobil baru <<<<< 



Berita Utama


Komentar

app-icon
app-icon
app-icon
Lihat Mobil Impian Anda di Aplikasi
Unduh Aplikasi Sekarang