Mobil buat yang Duitnya ‘Gak Berseri’! Hypercar PHEV Ferrari 849 Testarossa Masuk Indonesia

Mobil Baru

Mobil buat yang Duitnya ‘Gak Berseri’! Hypercar PHEV Ferrari 849 Testarossa Masuk Indonesia

TANGERANG – Ferrari 849 Testarossa agaknya akan menjadi godaan baru bagi orang-orang Indonesia yang duitnya ‘gak berseri’. Soalnya, hypercar PHEV (plug-in hybrid electric vehicle) ini akhirnya resmi masuk ke Indonesia.

Ferrari 849 Testarossa menjalani debut global (world premiere) pada kuartal ketiga 2025, tepatnya 9 September, di Milan, Italia. Hampir setahun setelahnya yaitu pada Kamis (16/7/2026), model tersebut akhirnya mengaspal di Indonesia, dibawa oleh distributor resmi PT Eurokars Prima Utama.

hypercar PHEV itu merupakan suksesor dari Ferrari SF90 Stradale—sering juga disebut F90 Stradale—yang kabarnya sudah ‘disuntik mati’ sejak medio 2024.

Ferrari 849 Testarossa “Hari ini kami bukan hanya meluncurkan kendaraan, tapi kami merayakan masa kini dengan kembalinya sebuah ikon,” kata General Manager PT Eurokars Prima Utama Nini Chiandra dalam seremoni peluncuran Ferrari 849 Testarossa di Spike Airdome PIK2, Tangerang, Banten.

Sales Manager PT Eurokars Prima Utama Jordy Kamal menjelaskan bahwa Ferrari 849 Testarossa adalah mobil berteknologi modern yang ‘lahir’ dari sebuah legacy (warisan).

Nama Testarossa di belakangnya diambil dari mobil yang selama lebih dari 70 tahun memenangkan berbagai ajang balap dan juga nama supercar legendaris Ferrari Testarossa yang eksis pada era 1980-an.

Ferrari Testarossa malah sempat menjadi ikon pop culture karena menjadi kendaraan salah satu tokoh utama serial ‘Miami Vice’ yakni Sonny Crockett yang sangat digandrungi pada 1980-an.

Spesifikasi dan Kelebihan Ferrari 849 Testarossa

Ferrari 849 Testarossa Nama besar Testarossa yang disandang bukan sekadar hiasan. Ferrari 849 Testarossa adalah mobil produksi massal paling ‘galak’ Ferrari saat ini.

“Mobil ini menjadi salah satu Ferrari paling bertenaga yang pernah ada,” tandas Jordy menyebut kelebihan utama hypercar PHEV tersebut.

Dari sisi dapur pacu, Ferrari 849 Testarossa memadukan V8 4.0-liter Twin Turbo terbesar milik sang pabrikan saat ini, dengan gelontoran tenaga bertenaga 840 cv. Terdapat pula tiga drive motor (motor penggerak), dengan produksi daya 220 cv.

Alhasil, total tenaganya pun menjadi sekitar 1.050 cv—50 cv lebih tinggi daripada SF90 Stradale. Akselerasinya 2,25 detik untuk kecepatan 0-100 km per jam dan 6,3 detik untuk kecepatan 0-200 km per jam.

“Ferrari 849 Testarossa dapat melaju 25 km dengan Pure EV Mode,” tandas Jordy.

Ferrari 849 Testarossa Untuk dapat menahan kemampuan yang lebih ‘gila’ dari pendahulunya, Ferarri mendesain ulang sasis, suspensi, hingga sistem pengereman Ferrari 849 Testarossa. Terdapat pula sistem brake by wire generasi terbaru maupun ABS Evo Ferrari.

“Dibandingkan pendahulunya yaitu SF90, 849 Testarossa ini memiliki berbagai komponen yang lebih besar seperti turbo, radiator, intercooler, ban. Bobot komponen itu bisa 20 kg lebih berat daripada SF90. Tapi, secara keseluruhan, Ferrari berhasil menjaga bobot mobil tetap sama sehingga mencapai power to weight ratio 150 cv per cc. Terbaik di kelasnya,” papar Jordy.

Desain Ferrari 849 Testarossa juga sangat memerhatikan aspek aerodinamika. Setiap lekukan body atau pun aliran udaranya ketika melaju memberikan downforce (gaya tekan ke bawah) 415 kg pada kecepatan 250 km per jam. [Xan]



Insan Akbar

Insan Akbar

Reporter

Insan mulai menjadi jurnalis pada 2011 di sebuah harian umum nasional dan resmi bergabung ke Mobil123.com sejak Februari 2018. Ia menyelami dunia otomotif sejak 2012 dan paling tertarik dengan isu-isu industri.


Berita Utama


Komentar

app-icon
app-icon
app-icon
Lihat Mobil Impian Anda di Aplikasi
Unduh Aplikasi Sekarang