Mitsubishi Xpander Belah Tol Trans Jawa Bersama Presiden Jokowi

Berita Otomotif

Mitsubishi Xpander Belah Tol Trans Jawa Bersama Presiden Jokowi

SEMARANG - Mobil123.com menggunakan Mitsubishi Xpander mengikuti acara expedisi Tol Trans Jawa 2018 dari Surabaya menuju Semarang, berikut beberapa catatannya.

7 ruas tol Trans Jawa yang tersebar di Jawa Tengah dan Jawa Timur secara diresmikan oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) hari Kamis (20/12/2018). Berikut impresi yang Mobil123.com dapatkan saat melintasi tol dengan karakter cukup berbeda.

Ruas Tol Jawa Timur

Seremonial peresmian Jawa Timur dilakukan terlebih dahulu yang meliputi Ngawi-Kertosono segmen Wilangan-Kertosono, Jombang-Mojokerto seksi Bandar-Kertosono, Gempol-Pasuruan seksi Pasuruan-Grati dan Surabaya-Gempol seksi Relokasi Porong-Gempol.

Pada jalur ini jalan lurus mendatar mendominasi dan terasa tanpa akhir. Acungan jempol patut dilayangkan untuk kualitas jalan beton yang tersaji ratusan kilometer ini. Nyaris tanpa permukaan keriting dan memiliki sambungan antar pengecoran yang rata. Mobil123.com serasa deja vu, mirip dengan apa yang dirasakan saat pertama kali melewati tol Cipali. 

Dengan Mitsubishi Xpander, kecepatan dapat kami bangun secara konstan dan pasti. Terlebih saat iring-iringan rombongan Kepresidenan sekitar 2 km di depan kami bergerak cukup cepat.

Seperti sudah banyak Mobilover rasakan, kombinasi mesin 4A91 bertenaga 104 hp di 6.000 rpm dan torsi maksimal 141 Nm pada putaran 4.000 rpm dengan transmisi otomatis 4-speed tergolong baik. Perpindahannya tergolong smooth dan cukup menyenangkan. Yang perlu Anda lakukan adalah mengimbangi injakan pedal gas, usahakan mengurutnya alias tidak langsung menekannya terlalu dalam.

Dengan lebih bijak menekan pedal gas, selain mobil bakal melaju sempurna konsumsi BBM juga lebih terjaga. Meski demikian sesekali Mobil123.com menginjak penuh pedal gas untuk dapat mengatur jarak dengan rombongan yang diikuti 200-an mobil.

Pada beberapa kesempatan, Mitsubishi Xpander kami larikan hingga kecepatan hingga 160 km/jam. Namun dengan catatan, tetap mengedepankan prinsip safety driving di jalan umum dan pada kesempatan tersebut kami harus selalu mengimbangi iring-iringin Kepresidenan.

Total jarak tol yang diresmikan untuk wilayah Jawa Timur mencapai 59 km. Rombongan sempat berhenti untuk di rest area di km 519 untuk beristirahat dan mengisi bensin yang disediakan gratis oleh penyelenggara sebanyak 10 liter.

Ruas Jawa Tengah

Memasuki wilayah Jawa Tengah, Presiden Jokowi meresmikan ruas tol Pemalang-Batang, Batang-Semarang dan Semarang-Solo Segmen Salatiga-Kartasura. Memiliki total 142 km dan memiliki karakter jalan yang menarik dengan kombinasi jalan datar plus tanjakan dan turunan cukup curam.

Pada kondisi tersebut, Mobil123.com berusaha untuk terus menjaga putaran mesin. Tujuannya agar mobil dapat melaju dengan baik pada setiap kondisi jalan. terutama saat melewati tanjakan panjang, jika putaran mesin terjaga Anda tidak perlu menginjak pedal gas spontal lebih dalam yang mengakibatkan efek kickdown berlebih. Jika kondisi ini terjaga, keuntungan lain yang niscaya Anda dapatkan adalah konsumsi BBM lebih efisien.

Catatan lain, selama perjalanan, gejala negatif seperti body roll atau limbung saat melakukan manuver dari Xpander tergolong minim. Feeling positif kemudi terhadap jalan patut diacungi jempol. 

Intinya mobil bisa mudah dikendalikan, saat berkendara cukup agresif nyaris tanpa ada rasa limbung. Tak ketinggalan sebagai penjaga stabilitas terdapat Active Stability Control (ASC). Fitur ini otomatis bekerja mengontrol laju mobil dalam kondisi tertentu.

Lainnya, pada saat rombongan berhenti di tengah tanjakan curam, Anda juga bisa merasakan manfaat Hill start assist (HSA). Dalam kesempatan ini selama beberapa saat mobil akan tetap diam meski Anda tidak melakukan pengereman, jadi mobil tidak merosot dan cukup menekan pedal gas untuk melanjutkan perjalanan. 

Catatan Akhir

Perjalanan Surabaya - Semarang kurang lebih menempuh jarak total 350-an kilometer. Dan dalam keadaan normal, rata-rata akan memakan waktu 5-6 jam.

Ada beberapa yang harus Anda perhatikan jika ingin melakukan perjalanan di jalan tol dengan jarak cukup jauh. Pastikan kondisi fisik Anda sebagai pengemudi terjaga berikut dengan mobil.

Hingga hari ini, belum banyak rest area dan SPBU di ruas tol yang baru diresmikan ini. Jadi baiknya Anda harus benar-benar melakukan prakiraan konsumsi BBM mobil yang digunakan.

Pastikan tidak sampai kehabisan BBM di tengah jalan yang tentunya bakal merepotkan jika hal tersebut terjadi. Catatan Mobil123.com, Mitsubishi Xpander yang kami gunakan memilki konsumsi BBM rata-rata 12 km per liter.

Anda tentunya juga tidak diperkenankan memaksakan diri untuk terus mengemudi dengan harapan cepat sampai ditujuan. Apalagi melihat jalan datar yang seperti tanpa akhir, jangan serta merta berhasrat untuk langsung tancap gas. Ingat, pada kondisi ini, adrenaline dan konsentrasi penuh tentunya akan menguras tenaga.

Jika Anda berpergian bersama keluarga di siang hari, lebih baik membangun kecepatan moderat atau economic speed antra 60 - 80 km/jam. Ajak anak-anak Anda untuk menikmati indahnya pemandangan dan pastikan membawa perbekalan makanan dan minuman cukup agar pejalan lebih menyenangkan.

Saat berkendara di malam hari, Anda wajib menjaga kewaspadaan setiap saat karena tidak adanya lampu penerangan jalan. Kondisi gelap dan medan yang belum dikenali dengan baik tentunya memiliki resiko lebih tinggi. Apalagi pada ruas tol baru ini rambu jalan juga masih minim plus tidak memiliki speed trap untuk memberikan peringatan.

Sampai berita ini diturunkan, belum ada tarif tol resmi yang diberlakukan. Mobil123.com masih menggunakan reka hitungan beberapa waktu lalu tercatat sekitar Rp 630 ribu yang harus dibayarkan jika ingin melintasi tol Merak menuju Surabaya dengan total jarak 950 km. Jadi jangan lupa siapkan saldo yang cukup pada e-money Anda.

Tol Trans Jawa sendiri sudah bisa Anda nikmati saat liburan tahun baru 2019. Selamat mencoba. [Ari/Foto : Budi Nur Mukmin]



Krisna Arie

Krisna Arie

Senang semua benda bermesin dan beroda sejak duduk di bangku sekolah dan memulai bekerja di media dengan segmen otomotif sejak tahun 2002. Pria sederhana ini selalu percaya pekerjaan akan lebih sempurna jika didasari dengan passion.


Berita Utama


Komentar