Mesin Diesel Toyota akan Segera Punah di Eropa

Berita Otomotif

Mesin Diesel Toyota akan Segera Punah di Eropa

TOKYO – Toyota kemungkinan akan mengakhiri produksi mobil bermesin diesel untuk pasar Eropa.

Didier Leroy, Executive President Toyota mengatakan hal tersebut di sela-sela Tokyo Motor Show 2017. Meski demikian, Ia mengatakan bahwa itu adalah sebuah pernyataan pribadi, bukan pernyataan resmi dari perusahaan.

“Menurut pendapat saya, dan ini adalah pendapat pribadi bukan pendapat perusahaan, kami tidak akan meluncurkan mobil diesel lagi,” ungkapnya.

Menariknya, langkah tersebut sebenarnya sudah lama diajukan olehnya, bahkan sebelum Toyota C-HR diluncurkan pertama kali di Eropa. Namun langkah tersebut rupanya mendapat tentangan dari distributor di Eropa.

“Kami berpandangan, sudah lama sekali, bahwa kami tidak akan menjual C-HR dengan mesin diesel. Sata itu distributor mentang keputusan tersebut. Mereka bilang bahwa mereka butuh mesin diesel untuk pasar mereka. Namun, kita harus mengikuti tren jangka panjang dari eco-vehicle,” ungkapnya.

Ia pun yakin bahwa mobil Toyota dalam perkembangannya akan hilang perlahan ke depannya, sesuai dengan perkembangan mobil.

Di Eropa sendiri, penjualan mobil bermesin diesel memang mengalami penurunan. Data yang dilansir European Automobile Manufacturers Association (ACEA) menyebutkan bahwa penjualan mobil dengan mesin berbahan bakar bensin meningkat hampir 10 persen pada semester pertama 2017 dibanding 2016. Ini membuat total penjualannya mencapai 48.5 persen dari total penjualan mobil penumpang atau naik 2.7 persen dibandingkan 2016.

Pada saat bersamaan, permintaan mobil mesin diesel turun dibandingkan tahun lalu.  Tercatat pada 2016, mesin diesel mengusai 50.2 persen penjualan mobil penumpang, kini turun di 46.3 persen. Dibanding tahun sebelumnya, ini menunjukkan bahwa mobil dengan mesin diesel mengalami penurunan penjualan 152.323 unit.

Sementara itu di Indonesia, mesin diesel memang terbilang kalah pamor dibanding mesin bensin, namun bukan berati tidak ada peminatnya. Saat ini masih ada beberapa mobil Toyota bermesin diesel seperti Kijang Innova, Fortuner dan Hilux. 

Sedangkan untuk mobil ramah lingkungan, Toyota Indonesia mengatakan bahwa mobil berteknogi hybrid merupakan kendaraan yang paling masuk akal untuk di Indonesia. Mobil hybrid dianggap tidak akan terlalu membuat masyarakat ‘kaget’ dan infrastruktur terbilang memadai. [Adi/Ari]



Adi Hidayat

Adi Hidayat

Pria lugu yang tinggal di Bekasi ini kerap menghadapi kemacetan Jakarta untuk memberikan informasi terkini terkait dunia otomotif Indonesia. Menghirup asap knalpot, merasakan teriknya panas matahari, menerabas hujan hingga menembus kepungan banjir pun telah menjadi bagian dari hidupnya. Meski demikian ia menjalaninya dengan penuh ketabahan dan kesabaran.


Berita Utama


Komentar

Support
Chat Support
Support Support
0 Support
Support
Chat Aktif0
Diarsipkan
Hapuskan chat?
Chat
Tidak ada chat yang sedang berlangsung
Mulai pencarian dan chat dengan penjual