Melihat Sejarah Neoplan Skyliner, Bus Tingkat Terpendek di Dunia

Berita Otomotif

Melihat Sejarah Neoplan Skyliner, Bus Tingkat Terpendek di Dunia

TOKYO  - Sejak diluncurkan 50 tahun yang lalu, Neoplan Skyliner telah menjadi salah satu pilihan perusahaan perjalanan sebagai armadanya. Sudah tidak terhitung bisnis di seluruh dunia yang menggunakan bus ini dan puas dengan desain, kelengkapan dan fitur-fiturnya.

Hanya dibutuhkan waktu 10 tahun agar Neoplan Skyliner untuk berhasil memiliki reputasi bagus hingga terdengar oleh Jepang. Pada tahun 1978, operator bus Jepang menghubungi Neoplan dengan harapan bisa memesan melatih beberapa bus tingkat.

Albrecht Auwärter, pendiri Neoplan pun langsung menghubungi pihak berwenang Jepang untuk mengklarifikasi kondisi impor ke pasar Jepang. Spesifikasinya terbilang ketat karena ketinggian bus dibatasi yaitu 3,8 m, memiliki dua pintu darurat, mengubah posisi lingkar kemudi menjadi left hand drive dan masih banyak lagi.

Sulitnya spesifikasi tidak membuatnya surut. Skyliner pertama untuk Jepang pun siap di tahun itu juga dan dikirim melalui pelabuhan Jerman Utara. Dari sana, Skyliner dikirim ke Jepang dan diserahkan ke pelanggan.

Pelanggan dan operator menyukai desainnya yang modern dan nyaman. Namun, kedua negara tetap melakukan pengembangan khususnya pada efisiensi. Meski kendaraan pertama dikiriman langsung dengan mesin asli dari eropa, Auwärter menawarkan untuk membuat bus dengan mesin dari Jepang

Dengan demikian semua bengkel kendaraan komersial di Jepang bisa melakukan perawatan bis ini. Neoplan Skyliner pun menjadi kombinasi sempurna antara teknologi terbaru Jerman dan teknologi produksi massal Jepang. Penjualan di Jepang pun berhasil meningkat. Perusahaan pembeli Neoplan pertama pun menjelma menjadi importer dan penjualan Neoplan di Jepang.

Kemudian Auwärter melihat adanya potensi untuk melakukan peningkatan. Dengan melakukan perjalanan ke Jepang tahun 1884, Ia menemukan bahwa tidak ada aturan bahwa bis jari memiliki panjang 9 meter. Di Jerman sudah ada bis Clubliner N 122/2, sebuah bus tingkat dengan panjang 10,7 meter.

Penyesuaian pun kembali dilakukan dan tiga bulan kemudian Neoplan Skyliner berukuran 9 meter berhasil diluncurkan. Ini pun menjadi bis bertingkat terpendek di dunia khusus untuk Jepang.

Sejak itu, bisnis Neoplan sangat sukses di pasar Jepang. Salah satu konsumennya adalah J.R. Bus Kanto yang merupakan operator dari Japan Railways. Mereka memesanan enam Skyliner dan Megaliner di tahun 2002 untuk memenuhi kebutuhan kendaraan alternatif selain kereta dan pesawat. [Adi/Ari]

 



Adi Hidayat

Adi Hidayat

Pria lugu yang tinggal di Bekasi ini kerap menghadapi kemacetan Jakarta untuk memberikan informasi terkini terkait dunia otomotif Indonesia. Menghirup asap knalpot, merasakan teriknya panas matahari, menerabas hujan hingga menembus kepungan banjir pun telah menjadi bagian dari hidupnya. Meski demikian ia menjalaninya dengan penuh ketabahan dan kesabaran.


Berita Utama


Komentar

Chat Aktif
Diarsipkan
Chat Bantuan
Hapuskan chat?
Chat Empty
Tidak ada chat yang sedang berlangsung
Mulai pencarian dan chat dengan penjual
Chat Bantuan
Support