Makin Macet, Ada Rekayasa lalu Lintas di Jalan Jenderal Sudirman

Berita Otomotif

Makin Macet, Ada Rekayasa lalu Lintas di Jalan Jenderal Sudirman

JAKARTA – Jalan Jendral Sudirman diperkirakan akan mengalami kepadatan mulai hari ini hingga setidaknya 10 Agustus 2021.

Hal ini dikarenakan akan ada rekayasa lalu lintas di jalan tersebut karena adanya Revitalisasi Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Transjakarta Karet. Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Syafrin Liputo mengatakan, akan ada pekerjaan pondasi di taman median tengah dengan dimensi pondasi 4,8x1,6 meter dan 3,75x5,6 meter.

“Waktu pelaksanaan mulai tanggal 10 Juni sampai dengan 10 Agustus 2021. Selama pekerjaan berlangsung jalur Transjakarta akan mix traffic sepanjang area pekerjaan. Setelah selesai pekerjaan lalu lintas kembali ke semula,” ujarnya.

Rekayasa lalu lintas ini perlu dilakukan untuk menunjang pekerjaan tersebut. Pengalihan jalur Transjakarta dari arah utara (Kota) maupun dari arah selatan (Blok M) harus dilakukan untuk mengakomodir area kerja.

Banyak Rekayasa Lalu Lintas di Jalan Sudirman-MH.Thamrin

Dishub

Belakangan ini Pemerintah DKI Jakarta melalui Dinas Perhubungan memang tengah giat dalam melakukan rekayasa lalu lintas khususnya di kawasan jalan Sudirman dan MH. Thamrin. Salah satunya adalah jalur sepeda yang berada di sisi jalan.

Jalur sepeda yang menggunakan jalur sisi kiri jalan diharapkan bisa memberikan perlindungan lebih kepada para pesepeda. Hal ini karena Pemerintah DKI berharap masyarakat menjadikan sepeda sebagai alat transportasi, bukan hanya sebagai hobi.

Sayangnya, langkah tersebut rupanya belum dianggap cukup oleh pengguna road bike. Meski jalur sepeda sudah mengurangi jalur kendaraan bermotor, pengguna road bike menilai bahwa jalur yang disediakan pemerintah DKI Jakarta terlalu sempit.

Kondisi tersebut menyebabkan masih banyak pengguna sepeda yang menggunakan jalur kendaraan bermotor. Kondisi tersebut pun dinilai berbahaya karena artinya terjadi mix traffic antara kendaraan bermotor dengan sepeda.

Melihat banyaknya antusiasme pengguna road bike, Sejak hari Senin lalu persepeda road pun akhirnya diperbolehkan untuk menggunakan jalur kendaraan bermotor. Namun ijin tersebut hanya berlaku pada pagi hari pukul 05.00 sampai dengan pukul 06.30 WIB.

Dalam pelaksanaannya, pesepeda road bike diminta untuk menggunakan lajur paling kiri dari jalur kendaraan bermotor, bersisian dengan jalur sepeda permanen yang sudah dibuat. Setelah pukul 06.30, pesepeda road bike akan diarahkan untuk masuk kembali ke jalur sepeda permanen yang telah disiapkan. [Adi/Had]



Adi Hidayat

Adi Hidayat

Pria lugu yang tinggal di Bekasi ini kerap menghadapi kemacetan Jakarta untuk memberikan informasi terkini terkait dunia otomotif Indonesia. Menghirup asap knalpot, merasakan teriknya panas matahari, menerabas hujan hingga menembus kepungan banjir pun telah menjadi bagian dari hidupnya. Meski demikian ia menjalaninya dengan penuh ketabahan dan kesabaran.


Berita Utama


Komentar