Fakta Penting Geely Starray EM-i di Indonesia: SUV Plug-in Hybrid Rp499 Juta Produksi Lokal di Purwakarta
Adu Spesifikasi SUV Listrik Rp 250–500 Jutaan: Jaecoo J5 EV vs BYD Atto 3 vs Geely EX5, Siapa yang Paling Unggul?
Beranda Berita Berita Otomotif Larangan Jual Mobil Bensin, Diesel di Indonesia akan Disesuaikan dengan Kondisi Larangan Jual Mobil Bensin, Diesel di Indonesia akan Disesuaikan dengan Kondisi Berita Otomotif Insan Akbar https://www.mobil123.com/authors/779/insan-akbar | 26 June 2023 19:03 JAKARTA – Pemerintah menegaskan keseriusannya dalam transformasi menuju kendaraan listrik. Namun, larangan penjualan mobil bensin maupun diesel juga akan mempertimbangkan situasi dalam negeri. Transformasi dari kendaraan bermesin konvensional ke kendaraan listrik (electric vehicle/EV), menurut Deputi Bidang Koordinasi Infrastruktur dan Transportasi Kementerian Koordinator Kemaritiman dan Investasi (Kemenko Marves) Rachmat Kaimuddin, dilakukan demi menurunkan emisi plus ketergantungan terhadap impor bahan bakar minyak (BBM). Di samping itu, pergeseran menuju kendaraan listrik pun dipercaya akan menjaga kelangsungan sektor otomotif, mendukung peningkatan kualitas udara, serta mendorong pemanfaatan kekayaan alam dalam negeri. Adopsi massal kendaraan listrik, kata Rachmat, menjadi salah satu kuncinya. Indonesia sendiri sudah mencanangkan target Net Zero Emission (emisi nol bersih) pada 2060 atau lebih cepat. Artikel terkait Pemerintah Serius, nih, Mau Persulit Pembelian Mobil Bensin? Berita Otomotif 21 June 2023 Mobil Bermesin Bensin dan Diesel akan Dilarang Berita Otomotif 30 May 2023 Pak Jokowi, Thailand Larang Penjualan Mobil Bensin-Diesel pada 2035 Lho Berita Otomotif 26 April 2021 Di sisi lain, Rachmat mengatakan transisi dari kendaraan konvensional ke kendaraan listrik, baik itu roda dua maupun roda empat, perlu dilakukan dengan mempertimbangkan beragam faktor. Pemerintah, lanjutnya, bakal berusaha memastikan industri otomotif di Tanah Air dapat bersiap diri plus bisa menjalani proses adaptasi yang diperlukan. "Dalam melakukan transisi energi, Pemerintah tidak hanya akan mempertimbangkan kebijakan dari luar negeri tetapi juga kondisi Indonesia. Kita akan mengkaji dan memutuskan kebijakan dan waktu yang paling tepat dan sesuai bagi Indonesia,” ujar Rachmat, seperti dikutip dari keterangan resmi Kemenko Marves. “Pada saat yang sama kita perlu memikirkan dari sekarang langkah strategis menuju status Net Zero di tahun 2060 atau lebih cepat, di saat sektor transportasi harus bebas dari emisi. Agar proses transisi sektor otomotif bagi para produsen, bengkel, hingga konsumen dapat berjalan secara adil dan inklusif,” sambung dia. Belum lama ini, Menko Marves Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan bahwa pemerintah secara bertahap akan ‘mempersulit’ pembelian mobil bensin atau mobil diesel. Kebijakan tersebut demi mengakselerasi transformasi ke kendaraan listrik di Tanah Air. Data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) sendiri menunjukkan penjualan wholesales (distribusi ke diler/untuk stok) mobil hybrid, plug-in hybrid (PHEV), hingga mobil listrik murni sepanjang Januari – Mei 2023 baru 3,96 persen dari total pasar yang berjumlah 423.404 unit. Bicara luar negeri, beragam negara sudah menentukan tahun pelarangan penjualan mobil bensin serta diesel. Amerika Serikat, Uni Eropa, Inggris, plus China dilaporkan menetapkan 2035 sebagai waktunya. [Xan./Ses] >>>>> Klik link ini untuk melihat harga mobil baru <<<<< ✕ Mari terhubung di Whatsapp Kami melindungi informasi pribadi Anda sesuai dengan Kebijakan Perlindungan Data Pribadi Saya setuju dengan Ketentuan Layanan dan Kebijakan Privasi Mobil123.com Saya bersedia dihubungi oleh Mobil123.com dan penjual mobil, afiliasi bisnis, dan mitranya. Lihat penawaran mobil terbaik! Prev Next Penawaran special - hubungi sekarang! hari jam Hrg. Psrn. I Tag Terkait Mobil Listrik Mobil Bensin mobil diesel Kemenko Marves Luhut Binsar Pandjaitan news berita Cetak Insan Akbar Reporter Insan mulai menjadi jurnalis pada 2011 di sebuah harian umum nasional dan resmi bergabung ke Mobil123.com sejak Februari 2018. Ia menyelami dunia otomotif sejak 2012 dan paling tertarik dengan isu-isu industri. Berita Utama Kia Makin Serius di Indonesia: Target Punya 100 Diler dan Jual 40 Ribu Mobil pada 2030 Berita Otomotif Insan Akbar | 15 January 2026 JAKARTA – Kia makin serius di Indonesia. Prinsipal mereka di Korea Selatan kini turun tangan langsung melalui PT Kia Sales Indonesia. Target-target ... 833 Ribu Mobil Laku di RI 2025, Ada Kejutan di Daftar Merek Mobil Terlaris! Berita Otomotif Insan Akbar | 15 January 2026 JAKARTA – Sebanyak 833 ribu unit mobil laku terjual di Indonesia sepanjang 2025. Tahun ini, ada kejutan di daftar 10 merek mobil terlaris. Menurut ... Salut! Daihatsu 17 Tahun Jadi Merek Mobil Terlaris Kedua di Indonesia Berita Otomotif Insan Akbar | 15 January 2026 JAKARTA – Daihatsu mempertahankan status mereka sebagai merek mobil terlaris kedua di Indonesia selama nyaris dua dekade. Target Daihatsu tercapai. ... Bocoran Pertama Soal Mobil Baru Chery pada 2026 Berita Otomotif Insan Akbar | 15 January 2026 TANGERANG – Chery sudah memberikan bocoran pertama terkait rencana peluncuran mobil baru mereka di Indonesia pada 2026. Great Regional Manager PT ... Komentar
Larangan Jual Mobil Bensin, Diesel di Indonesia akan Disesuaikan dengan Kondisi Berita Otomotif Insan Akbar https://www.mobil123.com/authors/779/insan-akbar | 26 June 2023 19:03 JAKARTA – Pemerintah menegaskan keseriusannya dalam transformasi menuju kendaraan listrik. Namun, larangan penjualan mobil bensin maupun diesel juga akan mempertimbangkan situasi dalam negeri. Transformasi dari kendaraan bermesin konvensional ke kendaraan listrik (electric vehicle/EV), menurut Deputi Bidang Koordinasi Infrastruktur dan Transportasi Kementerian Koordinator Kemaritiman dan Investasi (Kemenko Marves) Rachmat Kaimuddin, dilakukan demi menurunkan emisi plus ketergantungan terhadap impor bahan bakar minyak (BBM). Di samping itu, pergeseran menuju kendaraan listrik pun dipercaya akan menjaga kelangsungan sektor otomotif, mendukung peningkatan kualitas udara, serta mendorong pemanfaatan kekayaan alam dalam negeri. Adopsi massal kendaraan listrik, kata Rachmat, menjadi salah satu kuncinya. Indonesia sendiri sudah mencanangkan target Net Zero Emission (emisi nol bersih) pada 2060 atau lebih cepat. Artikel terkait Pemerintah Serius, nih, Mau Persulit Pembelian Mobil Bensin? Berita Otomotif 21 June 2023 Mobil Bermesin Bensin dan Diesel akan Dilarang Berita Otomotif 30 May 2023 Pak Jokowi, Thailand Larang Penjualan Mobil Bensin-Diesel pada 2035 Lho Berita Otomotif 26 April 2021 Di sisi lain, Rachmat mengatakan transisi dari kendaraan konvensional ke kendaraan listrik, baik itu roda dua maupun roda empat, perlu dilakukan dengan mempertimbangkan beragam faktor. Pemerintah, lanjutnya, bakal berusaha memastikan industri otomotif di Tanah Air dapat bersiap diri plus bisa menjalani proses adaptasi yang diperlukan. "Dalam melakukan transisi energi, Pemerintah tidak hanya akan mempertimbangkan kebijakan dari luar negeri tetapi juga kondisi Indonesia. Kita akan mengkaji dan memutuskan kebijakan dan waktu yang paling tepat dan sesuai bagi Indonesia,” ujar Rachmat, seperti dikutip dari keterangan resmi Kemenko Marves. “Pada saat yang sama kita perlu memikirkan dari sekarang langkah strategis menuju status Net Zero di tahun 2060 atau lebih cepat, di saat sektor transportasi harus bebas dari emisi. Agar proses transisi sektor otomotif bagi para produsen, bengkel, hingga konsumen dapat berjalan secara adil dan inklusif,” sambung dia. Belum lama ini, Menko Marves Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan bahwa pemerintah secara bertahap akan ‘mempersulit’ pembelian mobil bensin atau mobil diesel. Kebijakan tersebut demi mengakselerasi transformasi ke kendaraan listrik di Tanah Air. Data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) sendiri menunjukkan penjualan wholesales (distribusi ke diler/untuk stok) mobil hybrid, plug-in hybrid (PHEV), hingga mobil listrik murni sepanjang Januari – Mei 2023 baru 3,96 persen dari total pasar yang berjumlah 423.404 unit. Bicara luar negeri, beragam negara sudah menentukan tahun pelarangan penjualan mobil bensin serta diesel. Amerika Serikat, Uni Eropa, Inggris, plus China dilaporkan menetapkan 2035 sebagai waktunya. [Xan./Ses] >>>>> Klik link ini untuk melihat harga mobil baru <<<<< ✕ Mari terhubung di Whatsapp Kami melindungi informasi pribadi Anda sesuai dengan Kebijakan Perlindungan Data Pribadi Saya setuju dengan Ketentuan Layanan dan Kebijakan Privasi Mobil123.com Saya bersedia dihubungi oleh Mobil123.com dan penjual mobil, afiliasi bisnis, dan mitranya. Lihat penawaran mobil terbaik! Prev Next Penawaran special - hubungi sekarang! hari jam Hrg. Psrn. I Tag Terkait Mobil Listrik Mobil Bensin mobil diesel Kemenko Marves Luhut Binsar Pandjaitan news berita
Pak Jokowi, Thailand Larang Penjualan Mobil Bensin-Diesel pada 2035 Lho Berita Otomotif 26 April 2021
Kia Makin Serius di Indonesia: Target Punya 100 Diler dan Jual 40 Ribu Mobil pada 2030 Berita Otomotif Insan Akbar | 15 January 2026 JAKARTA – Kia makin serius di Indonesia. Prinsipal mereka di Korea Selatan kini turun tangan langsung melalui PT Kia Sales Indonesia. Target-target ...
833 Ribu Mobil Laku di RI 2025, Ada Kejutan di Daftar Merek Mobil Terlaris! Berita Otomotif Insan Akbar | 15 January 2026 JAKARTA – Sebanyak 833 ribu unit mobil laku terjual di Indonesia sepanjang 2025. Tahun ini, ada kejutan di daftar 10 merek mobil terlaris. Menurut ...
Salut! Daihatsu 17 Tahun Jadi Merek Mobil Terlaris Kedua di Indonesia Berita Otomotif Insan Akbar | 15 January 2026 JAKARTA – Daihatsu mempertahankan status mereka sebagai merek mobil terlaris kedua di Indonesia selama nyaris dua dekade. Target Daihatsu tercapai. ...
Bocoran Pertama Soal Mobil Baru Chery pada 2026 Berita Otomotif Insan Akbar | 15 January 2026 TANGERANG – Chery sudah memberikan bocoran pertama terkait rencana peluncuran mobil baru mereka di Indonesia pada 2026. Great Regional Manager PT ...