Kolaborasi Nissan dan Mitsubishi Ancam Toyota, GM dan VW Group

Berita Otomotif

Kolaborasi Nissan dan Mitsubishi Ancam Toyota, GM dan VW Group

JAKARTA – Pada tahun 2015, 3 besar produsen mobil terbesar di dunia dikuasai oleh Toyota, Volkswagen Group dan General Motors.

Di tahun tersebut, Toyota berhasil menjual sebanyak 10,15 juta kendaraan dan Volkswagen Group 9,93 juta unit. Sedangkan diposisi ketiga diisi oleh General Motors yang berhasil membukukan penjualan sebsar 9,8 juta unit.

Jika dibandingkan dengan peringkat keempat yang diisi oleh aliansi Nissan-Renault, maka ada jarak cukup jauh antara peringkat keempat dengan peringkat ketiga. Aliansi Nissan-Renault hanya mampu membukukan penjualan sebesar 8,2 juta.

Artikel bersambung dibawah

Namun, selisih lebih dari 1 juta kendaraan tersebut akan segera berkurang setelah Nissan menggandeng Mitsubishi untuk menjadi sekutunya. Nissan telah setuju untuk membeli 34% saham dengan nilai mencapai 237 miliar yen atau setara dengan Rp 29 triliun.

Dengan dibelinya saham ini maka Nissan akan menjadi pemegang saham terbesar di Mitsubishi Motor Corp. (MMC). Pembelian ini diharapkan akan mendapat perijinan sepenuhnya pada akhir bulan Mei 2016.

Kerjasama ini pun praktis akan mampu menggoyang posisi 3 besar produsen mobil dunia. Jika dilihat dari angkanya, Mitsubishi telah menjual sekitar 1,2 juta unit kendaraan di seluruh dunia. Angka tersebut jika digabungkan dengan hasil penjualan Nissan-Renault maka akan memangkas jarak dengan peringkat ketiga.

Tak hanya itu, Mitsubishi sendiri tengah membangun pabrik baru di Indonesia. Pabrik tersebut akan memproduksi mobil MPV yang merupakan segmen tergemuk di Tanah Air. Penjualan mobil Mitsubishi pun diperkirakan akan ikut terdongkrak.

Dengan kerjasama ini maka tidak heran jika aliansi Nissan-Renault-Mitsubishi akan menjadi raksasa baru dan mampu menggoyang posisi 3 besar. Apalagi jika dilihat jumlah produksi Toyota saat ini tengah menurun ditambah dengan skandal emisi gas buang dari General Motors dan Volkswagen Group yang tentunya (bisa) mempengaruhi penjualan mobil.

Meski demikian, Mitsubishi dan Nissan pun bukan berarti tanpa cela. Nissan dan Mitsubishi sebenarnya sudah bekerjasama untuk memproduksi mobil ramah lingkungan namun ternyata Mitsubishi dinyatakan telah melakukan penipuan agar konsumsi bahan bakarnya menjadi lebih efisien. Saat ini, Mitsubishi pun tengah menyelidikanya.[Adi/Syu/Idr]

Temukan mobil idaman di Mobil123
Mari bergabung bersama kami di Facebook dan Twitter



Adi Hidayat

Adi Hidayat

Pria lugu yang tinggal di Bekasi ini kerap menghadapi kemacetan Jakarta untuk memberikan informasi terkini terkait dunia otomotif Indonesia. Menghirup asap knalpot, merasakan teriknya panas matahari, menerabas hujan hingga menembus kepungan banjir pun telah menjadi bagian dari hidupnya. Meski demikian ia menjalaninya dengan penuh ketabahan dan kesabaran.


Berita Utama


Komentar

Support
Chat Support
Support Support
0 Support
Support
Chat Aktif0
Diarsipkan
Hapuskan chat?
Chat
Tidak ada chat yang sedang berlangsung
Mulai pencarian dan chat dengan penjual