Fakta Penting Geely Starray EM-i di Indonesia: SUV Plug-in Hybrid Rp499 Juta Produksi Lokal di Purwakarta
Adu Spesifikasi SUV Listrik Rp 250–500 Jutaan: Jaecoo J5 EV vs BYD Atto 3 vs Geely EX5, Siapa yang Paling Unggul?
Beranda Berita Berita Otomotif Kemenperin Yakin pada 2030 TKDN Kendaraan Listrik Rakitan Lokal Sudah Tinggi Kemenperin Yakin pada 2030 TKDN Kendaraan Listrik Rakitan Lokal Sudah Tinggi Berita Otomotif Insan Akbar https://www.mobil123.com/authors/779/insan-akbar | 11 September 2023 15:55 JAKARTA – Kementerian Perindustrian (Kemenperin) percaya pada 2030 kendaraan-kendaraan listrik rakitan lokal sudah bisa memiliki tingkat komponen dalam negeri (TKDN) yang tinggi. Pemerintah, menurut Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita, telah menerbitkan Peta Jalan Pengembangan Kendaraan Listrik Berbasis Baterai. Langkah ini dilakukan demi pengembangan ekosistem kendaraan listrik atau electric vehicle (EV). “Peta jalan ini menguraikan langkah-langkah kunci dalam pengembangan komponen vital seperti baterai, motor listrik, dan converter dalam upaya mewujudkan kendaraan listrik yang lebih efisien,” kata dia di Jakarta pada akhir pekan lalu, seperti dikutip dari keterangan resmi yang diterima Mobil123.com. Dalam peta jalan itu, turut diatur TKDN minimal dari kendaraan listrik rakitan lokal yang mendapatkan insentif dari pemerintah. Agus yakin target TKDN yang sudah dicanangkan bakal tercapai. Salah satu komponen kendaraan listrik yang vital untuk dapat mencapai TKDN yang tinggi adalah baterai. Artikel terkait Pemerintah Indonesia Ingin Hanya Mobil dan Motor Listrik yang Dijual pada 2050 Berita Otomotif 16 June 2021 Banyak Diisi Merek Baru, Penjualan Motor Listrik di Indonesia Sedikit Banget Berita Otomotif 16 September 2022 Kabar Baik! Masyarakat Umum yang Beli Motor Listrik juga akan Dapat Subsidi Berita Otomotif 11 August 2023 “Kemenperin telah membuat peta jalan untuk pengembangan baterai di bidang ini, termasuk baterai kendaraan listrik dan lainnya. Salah satu yang ingin dicapai pada 2030 adalah kendaraan listrik yang memiliki efisiensi tinggi dan konten lokal sekitar 80 persen,” tandas Agus. Sebagai upaya untuk mencapainya, berbagai insentif fiskal maupun non-fiskal bagi konsumen, produk, maupun pabrikan telah digelontorkan oleh pemerintah, dengan payung hukum utama Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 55 Tahun 2019. Pemerintah juga merilis aturan penggunaan kendaraan listrik sebagai kendaraan dinas untuk institusi pemerintahan pusat hingga daerah. Satu contoh insentif terkini untuk kendaraan listrik adalah subsidi Rp7 juta bagi motor listrik baru atau pun konversi yang TKDN-nya sudah 40 persen, dengan total kuota 250 ribu unit pada 2023. Ada pula ‘diskon’ PPN dari 11 persen menjadi 1 persen bagi mobil listrik dengan level TKDN yang sama, dengan kuota sekitar 35 ribu unit tahun ini. Bagi bus listrik yang TKDN-nya 40 persen, PPN berkurang dari 11 persen menjadi 6 persen. Berbagai Badan Usaha Milik Negara (BUMN) membentuk joint venture (perusahaan patungan) bernama Indonesia Battery Corporation (IBC) untuk memproduksi baterai kendaraan listrik. Di luar itu, sekarang terdapat sekitar 50 perusahaan yang mengembangkan EV di Indonesia. Pemerintah telah menargetkan bahwa pada 2035, ada satu juta mobil listrik yang beroperasi. Lalu, pada 2025 ada 12 juta unit motor listrik yang beroperasi. “Pemerintah optimis bahwa target tersebut dapat tercapai. Kami juga menyambut baik industri yang berminat memanfaatkan insentif yang tersedia dalam pengembangan kendaraan EV di Indonesia,” tutup Agus. [Xan/Ses] >>>>> Klik link ini untuk melihat harga mobil baru <<<<< ✕ Mari terhubung di Whatsapp Kami melindungi informasi pribadi Anda sesuai dengan Kebijakan Perlindungan Data Pribadi Saya setuju dengan Ketentuan Layanan dan Kebijakan Privasi Mobil123.com Saya bersedia dihubungi oleh Mobil123.com dan penjual mobil, afiliasi bisnis, dan mitranya. Lihat penawaran mobil terbaik! Prev Next Penawaran special - hubungi sekarang! hari jam Hrg. Psrn. I Tag Terkait Mobil Listrik sepeda motor listrik motor listrik TKDN kendaraan listrik TKDN mobil listrik TKDN motor listrik news berita Cetak Insan Akbar Reporter Insan mulai menjadi jurnalis pada 2011 di sebuah harian umum nasional dan resmi bergabung ke Mobil123.com sejak Februari 2018. Ia menyelami dunia otomotif sejak 2012 dan paling tertarik dengan isu-isu industri. Berita Utama Kia Makin Serius di Indonesia: Target Punya 100 Diler dan Jual 40 Ribu Mobil pada 2030 Berita Otomotif Insan Akbar | 15 January 2026 JAKARTA – Kia makin serius di Indonesia. Prinsipal mereka di Korea Selatan kini turun tangan langsung melalui PT Kia Sales Indonesia. Target-target ... 833 Ribu Mobil Laku di RI 2025, Ada Kejutan di Daftar Merek Mobil Terlaris! Berita Otomotif Insan Akbar | 15 January 2026 JAKARTA – Sebanyak 833 ribu unit mobil laku terjual di Indonesia sepanjang 2025. Tahun ini, ada kejutan di daftar 10 merek mobil terlaris. Menurut ... Salut! Daihatsu 17 Tahun Jadi Merek Mobil Terlaris Kedua di Indonesia Berita Otomotif Insan Akbar | 15 January 2026 JAKARTA – Daihatsu mempertahankan status mereka sebagai merek mobil terlaris kedua di Indonesia selama nyaris dua dekade. Target Daihatsu tercapai. ... Bocoran Pertama Soal Mobil Baru Chery pada 2026 Berita Otomotif Insan Akbar | 15 January 2026 TANGERANG – Chery sudah memberikan bocoran pertama terkait rencana peluncuran mobil baru mereka di Indonesia pada 2026. Great Regional Manager PT ... Komentar
Kemenperin Yakin pada 2030 TKDN Kendaraan Listrik Rakitan Lokal Sudah Tinggi Berita Otomotif Insan Akbar https://www.mobil123.com/authors/779/insan-akbar | 11 September 2023 15:55 JAKARTA – Kementerian Perindustrian (Kemenperin) percaya pada 2030 kendaraan-kendaraan listrik rakitan lokal sudah bisa memiliki tingkat komponen dalam negeri (TKDN) yang tinggi. Pemerintah, menurut Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita, telah menerbitkan Peta Jalan Pengembangan Kendaraan Listrik Berbasis Baterai. Langkah ini dilakukan demi pengembangan ekosistem kendaraan listrik atau electric vehicle (EV). “Peta jalan ini menguraikan langkah-langkah kunci dalam pengembangan komponen vital seperti baterai, motor listrik, dan converter dalam upaya mewujudkan kendaraan listrik yang lebih efisien,” kata dia di Jakarta pada akhir pekan lalu, seperti dikutip dari keterangan resmi yang diterima Mobil123.com. Dalam peta jalan itu, turut diatur TKDN minimal dari kendaraan listrik rakitan lokal yang mendapatkan insentif dari pemerintah. Agus yakin target TKDN yang sudah dicanangkan bakal tercapai. Salah satu komponen kendaraan listrik yang vital untuk dapat mencapai TKDN yang tinggi adalah baterai. Artikel terkait Pemerintah Indonesia Ingin Hanya Mobil dan Motor Listrik yang Dijual pada 2050 Berita Otomotif 16 June 2021 Banyak Diisi Merek Baru, Penjualan Motor Listrik di Indonesia Sedikit Banget Berita Otomotif 16 September 2022 Kabar Baik! Masyarakat Umum yang Beli Motor Listrik juga akan Dapat Subsidi Berita Otomotif 11 August 2023 “Kemenperin telah membuat peta jalan untuk pengembangan baterai di bidang ini, termasuk baterai kendaraan listrik dan lainnya. Salah satu yang ingin dicapai pada 2030 adalah kendaraan listrik yang memiliki efisiensi tinggi dan konten lokal sekitar 80 persen,” tandas Agus. Sebagai upaya untuk mencapainya, berbagai insentif fiskal maupun non-fiskal bagi konsumen, produk, maupun pabrikan telah digelontorkan oleh pemerintah, dengan payung hukum utama Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 55 Tahun 2019. Pemerintah juga merilis aturan penggunaan kendaraan listrik sebagai kendaraan dinas untuk institusi pemerintahan pusat hingga daerah. Satu contoh insentif terkini untuk kendaraan listrik adalah subsidi Rp7 juta bagi motor listrik baru atau pun konversi yang TKDN-nya sudah 40 persen, dengan total kuota 250 ribu unit pada 2023. Ada pula ‘diskon’ PPN dari 11 persen menjadi 1 persen bagi mobil listrik dengan level TKDN yang sama, dengan kuota sekitar 35 ribu unit tahun ini. Bagi bus listrik yang TKDN-nya 40 persen, PPN berkurang dari 11 persen menjadi 6 persen. Berbagai Badan Usaha Milik Negara (BUMN) membentuk joint venture (perusahaan patungan) bernama Indonesia Battery Corporation (IBC) untuk memproduksi baterai kendaraan listrik. Di luar itu, sekarang terdapat sekitar 50 perusahaan yang mengembangkan EV di Indonesia. Pemerintah telah menargetkan bahwa pada 2035, ada satu juta mobil listrik yang beroperasi. Lalu, pada 2025 ada 12 juta unit motor listrik yang beroperasi. “Pemerintah optimis bahwa target tersebut dapat tercapai. Kami juga menyambut baik industri yang berminat memanfaatkan insentif yang tersedia dalam pengembangan kendaraan EV di Indonesia,” tutup Agus. [Xan/Ses] >>>>> Klik link ini untuk melihat harga mobil baru <<<<< ✕ Mari terhubung di Whatsapp Kami melindungi informasi pribadi Anda sesuai dengan Kebijakan Perlindungan Data Pribadi Saya setuju dengan Ketentuan Layanan dan Kebijakan Privasi Mobil123.com Saya bersedia dihubungi oleh Mobil123.com dan penjual mobil, afiliasi bisnis, dan mitranya. Lihat penawaran mobil terbaik! Prev Next Penawaran special - hubungi sekarang! hari jam Hrg. Psrn. I Tag Terkait Mobil Listrik sepeda motor listrik motor listrik TKDN kendaraan listrik TKDN mobil listrik TKDN motor listrik news berita
Pemerintah Indonesia Ingin Hanya Mobil dan Motor Listrik yang Dijual pada 2050 Berita Otomotif 16 June 2021
Banyak Diisi Merek Baru, Penjualan Motor Listrik di Indonesia Sedikit Banget Berita Otomotif 16 September 2022
Kabar Baik! Masyarakat Umum yang Beli Motor Listrik juga akan Dapat Subsidi Berita Otomotif 11 August 2023
Kia Makin Serius di Indonesia: Target Punya 100 Diler dan Jual 40 Ribu Mobil pada 2030 Berita Otomotif Insan Akbar | 15 January 2026 JAKARTA – Kia makin serius di Indonesia. Prinsipal mereka di Korea Selatan kini turun tangan langsung melalui PT Kia Sales Indonesia. Target-target ...
833 Ribu Mobil Laku di RI 2025, Ada Kejutan di Daftar Merek Mobil Terlaris! Berita Otomotif Insan Akbar | 15 January 2026 JAKARTA – Sebanyak 833 ribu unit mobil laku terjual di Indonesia sepanjang 2025. Tahun ini, ada kejutan di daftar 10 merek mobil terlaris. Menurut ...
Salut! Daihatsu 17 Tahun Jadi Merek Mobil Terlaris Kedua di Indonesia Berita Otomotif Insan Akbar | 15 January 2026 JAKARTA – Daihatsu mempertahankan status mereka sebagai merek mobil terlaris kedua di Indonesia selama nyaris dua dekade. Target Daihatsu tercapai. ...
Bocoran Pertama Soal Mobil Baru Chery pada 2026 Berita Otomotif Insan Akbar | 15 January 2026 TANGERANG – Chery sudah memberikan bocoran pertama terkait rencana peluncuran mobil baru mereka di Indonesia pada 2026. Great Regional Manager PT ...