‘Kaum Mendang-Mending’ Indonesia Permisi Dulu, Ferrari SF90 Spider Mau Lewat

Mobil Baru

‘Kaum Mendang-Mending’ Indonesia Permisi Dulu, Ferrari SF90 Spider Mau Lewat

JAKARTA – Ferrari merilis model baru keempat mereka untuk pasar Indonesia tahun ini. Sekarang, Ferrari SF90 Spider yang mereka bawa.

Ferrari tak henti-hentinya menggoda kalangan berduit di Indonesia pada 2021. Setelah SF90 Stradale (awal Maret), F8 Spider (akhir Maret), dan Portofino M (Juni), giliran SF90 Spider yang meluncur pada 8 Oktober kemarin.

SF90 Spider, menurut keterangan resmi PT. Eurokars Prima Utama (EPU) sebagai distributor resmi Ferrari, merupakan versi Spider (model atap buka-tutup atau convertible—Red) pertama yang mengusung teknologi plug-in hybrid (PHEV).

Ferrari SF90 Spider

Sistem PHEV-nya mengombinasikan mesin turbo V8 berdaya 780 cv (769 hp) dengan tiga motor penggerak listrik yang terletak di gardan belakang (satu motor) maupun gardan depan (dua motor). Alhasil, total tenaga yang digelontorkan mencapai hingga 1.000 cv atau sekira 986 hp.

Untuk pengalaman berkendara yang variatif, Ferrari menyematkan empat model berkendara pada SF90 Spider, yakni eDrive, Hybrid, Performance, dan Qualify. Efek dari masing-masing mode ini antara lain produksi tenaga dari dapur pacunya.

Sebagai versi convertible dari SF90 Stradale, SF90 Spider pun masih mengusung sistem penggerak empat roda (all wheel drive/AWD). Perpaduan teknologi PHEV dengan sistem penggerak AWD membuat kemampuan ‘lari’ 0-100 km per jamnya mencapai hanya 2,5 detik.

Adapun akselerasi 0-200 km per jam cuma butuh waktu 7,0 detik.

Ferrari SF90 Spider

Performa ganasnya didukung pula antara lain oleh eSSC yang mampu memverifikasi status dinamika mobil secara real time, Torque Vectoring yang mengatur pembagian torsi secara independen, Shut-off Gurney yakni sistem aktif pada buritan yang menyesuaikan dengan kondisi mengemudi, serta pelek forged dengan profil sayap yang secara geometri mirip sistem blown pada mobil Formula One (F1) tim Ferrari.

Dari sisi aerodinamika, desain SF90 Spider dibuat sedemikian rupa hingga menimbulkan gaya tekan ke bawah (downforce) maksimum 390 km pada kecepatan 250 km per jam.

Ferrari SF90 Spider

Di interiornya, bisa dilihat kelengkapan semisal layar definisi tinggi berdesain lengkung dengan ukuran 16 inci. Girboks otomatisnya dapat diatur oleh fitur Grille-Style yang mengacu pada desain ikonik tuas transmisi manual Ferrari.

Atap SF90 Spider dapat dibuka-tutup dalam waktu 14 detik, baik saat kondisi diam maupun sedang melaju.

Penggunaan konstruksi aluminium menurunkan bobot atap sebanyak 40 kg, dengan lebih sedikit ruang bagasi yang dipakai (menjadi 100 liter).

Sayang, harga SF90 Spider di Indonesia tidak diungkap oleh sang distributor. Namun, bisa dipastikan bahwa nominalnya bukan untuk ‘kaum mendang-mending’ Indonesia. [Xan/Ses]



Insan Akbar Krisnamusi

Insan Akbar Krisnamusi

Insan mulai menjadi jurnalis pada 2011 di Harian Umum Media Indonesia, kemudian di Suara.com (2016 - 2018), hingga akhirnya resmi bergabung ke Mobil123.com sejak Februari 2018. Ia menyelami dunia otomotif sejak 2012 dan paling tertarik dengan isu-isu industri.


Berita Utama


Komentar