Ferrari Agresif Rilis Mobil Baru, Orang Kaya Indonesia Tak Terpengaruh Pandemi?

Berita Otomotif

Ferrari Agresif Rilis Mobil Baru, Orang Kaya Indonesia Tak Terpengaruh Pandemi?

JAKARTA – Ferrari ‘menyerang’ Indonesia dengan rentetan mobil baru dari awal hingga pertengahan 2021, meski pasar masih dirundung pandemi Covid-19.

Hingga awal Juni saja, merek berlogo kuda jingkrak ini telah meluncurkan empat model anyar. ‘Gempuran’ mereka dimulai dengan merilis secara bersamaan SF90 Stradale plus Roma (awal Maret), kemudian F8 Spider (akhir Maret), dan terakhir Portofino M (awal Juni).

Ferrari SF90 Stradale

“Kalau ditanya (akan luncurkan model baru lagi tahun ini), pasti dong karena kita, kan, maunya tetap berkembang. Tetap berjalan terus. Pasti ada lagi. Kalau di Italia ada kemunculan model baru, pasti kami akan bawa ke Indonesia,” ucap Nini Chiandra, General Manager PT. Eurokars Prima Utama (EPU) dalam media review Portofino M di Jakarta.

Ada dua alasan mengapa pihaknya agresif melepas model baru tahun ini walau pun pandemi masih mendera. Pertama adalah kembali aktifnya Ferrari di bawah EPU sebagai distributor baru menggantikan MRA Group mulai 2021.

Ferrari Roma

“Selama ini, kan, (Ferrari) sudah lama vakum. Ini saatnya kami untuk kembali ke pasar dengan membawa varian – varian baru dengan harapan konsumen yang sudah lama vakum terpuaskan dengan hadirnya Ferrari kembali karena pasar di Indonesia cukup besar,” papar Nini.

Alasan kedua adalah daya beli orang – orang kaya Indonesia konsumen Ferrari yang relatif kuat diterpa pandemi. Nini melihat asal ada model baru yang menggoda mereka bakal tergerak untuk melakukan pembelian.

Ferrari F8 Spider

“Ada (efek) pandemi itu tergantung bisnis apa yang dijalankan. Buat sebagian konsumen kami mungkin kami dengar lagi drop. Tapi ada sebagian lain yang saya dengar masih cukup baik juga. Dengan adanya pandemi pun tidak mengurangi omzet mereka,” pungkas dia.

“Jadi kami masih cukup percaya diri bisa diterima di pasar walau pun di saat pandemi,” tambahnya lagi.

Ferrari Portofino M

Sayangnya, Nini tidak bersedia memberitahukan jumlah pemesanan maupun penjualan Ferrari sejauh ini pada 2021. Ia hanya mengatakan bahwa pasar terbesar mereka hingga kini masih di Ibu Kota.

“Tetap Jakarta, pasar terbesar,” tukas dia.

Di bawah EPU, Ferrari baru memiliki satu dealer resmi yang berlokasi di Jl. TB Simatupang, Jakarta Selatan. Akan tetapi, untuk purnajual, mekanik – mekanik Ferrari siap mendatangi konsumen dengan program ‘Flying Mechanic’.

“Pasti semua bisnis harapannya bertumbuh. Tapi saat ini kami belum bisa memberikan informasi itu (rencana perluasan dealer),” tutup Nini. [Xan]



Insan Akbar Krisnamusi

Insan Akbar Krisnamusi

Insan mulai menjadi jurnalis pada 2011 di Harian Umum Media Indonesia, kemudian di Suara.com (2016 - 2018), hingga akhirnya resmi bergabung ke Mobil123.com sejak Februari 2018. Ia menyelami dunia otomotif sejak 2012 dan paling tertarik dengan isu-isu industri.


Berita Utama


Komentar