Hindari Bir Sebelum Mengemudi

Panduan Pembeli

Hindari Bir Sebelum Mengemudi

PARIS – Beberapa perayaan dan acara belakangan ini digelar dengan meminum bir agar lebih meriah.

Dengan meminum bir, maka rasa kebersamaan dan kegembiraan diharapkan meningkat lebih tinggi. Inilah mengapa banyak orang menyukainya. Salah satu perayaan yang umumnya meningkatkan jumlah konsumsi bir adalah gelaran pertandingan sepakbola.

Piala Eropa 2016 telah dibuka. hajatan 4 tahunan ini dipastikan akan berlangsung meriah, bahkan telah terjadi beberapa kerusuhan antar-suporter. Masalahnya adalah konsumsi minuman keras seperti bir sepanjang gelaran UEFA Euro 2016 dipastikan akan meningkat drastis.

Meningkatnya jumlah konsumsi minuman keras tersebut tentu akan meningkatkan jumlah pemabuk yang nekat mengendarai kendaraannya. Kondisi tersebut tentu sangat berbahaya baik untuk si pengemudi maupun orang-orang di sekitarnya.

Melihat kondisi tersebut, Chris Davies dari IAM RoadSmart’s Driver Retraining Academy, pun memberi nasihat agar tetap aman mengemudi meski meminum minuman keras. Dan berikut adalah hal-hal yang harus Anda ketahui saat mengkonsumsi bir.

Tahukah Anda bahwa rata-rata kekuatan dari 500ml bir dapat bertahan selama 2 jam dalam aliran darah? Ini berarti jika Anda meminum 4 gelas bir yang berisi 500 ml, maka kekuatan bir akan bertahan selama 8 jam di dalam tubuh Anda. Pertimbangkan baik-baik sebanyak apa bir yang akan Anda minum karena bila berlebihan dapat memiliki resiko besar di keesokan harinya.

Jangan lupa toleransi kadar alkohol dalam darah memiliki batasan yang berbeda-beda pada setiap negara. Di Inggris dan Wales, batasannya adalah 80mg alkohol per 100ml darah sementara di Skotlandia, batasan tersebut lebih rendah yaitu 50mg alkohol per 100ml darah. Sehingga, meski Anda merasa bahwa kadar alkohol dalam darah Anda masih di bawah batas, kenyataan bisa berbeda. Jadi, minumlah secara hati-hati, tetap aman dan tinggalkan mobil Anda di rumah.

Ketahui apa yang Anda minum, sehingga Anda paham kandungan dalam minuman. Hindari mencampur minuman Anda dalam cara apapun.

Jika perlu, ganti minuman beralkohol dengan minuman lain seperti soft drink atau air untuk memberi kesempatan pada tubuh membuang alkohol dari tubuh. Dan ketika Anda memilih untuk meminum minuman beralkohol, coba untuk mengurangi jumlahnya.

Pastikan Anda menghindari minum minuman yang mengandung alkohol lewat dari tengah malam. Dengan demikian, Anda memiliki waktu lebih panjang untuk menghilangkan alkohol dalam aliran darah di pagi hari. Jika Anda ragu. Lebih baik tidak mengemudi dalam keadaan apapun.

“Saya paham bahwa merayakan sesuatu dengan segelas bir sangat menyenangkan, tapi berbicara tentang keselamatan berkendara, hal tersebut memiliki risiko besar. Tentu menghindari minuman beralkohol akan memberi banyak keuntungan di belakang kemudi. Jadi jangan pertaruhkan SIM, hidup dan kebebasan yang Anda miiliki saat ini!” ungkapnya. [Adi/Syu/Idr]

Temukan mobil idaman di Mobil123
Mari bergabung bersama kami di Facebook dan Twitter



Adi Hidayat

Adi Hidayat

Pria lugu yang tinggal di Bekasi ini kerap menghadapi kemacetan Jakarta untuk memberikan informasi terkini terkait dunia otomotif Indonesia. Menghirup asap knalpot, merasakan teriknya panas matahari, menerabas hujan hingga menembus kepungan banjir pun telah menjadi bagian dari hidupnya. Meski demikian ia menjalaninya dengan penuh ketabahan dan kesabaran.


Berita Utama


Komentar

Chat Aktif
Diarsipkan
Chat Bantuan
Hapuskan chat?
Chat Empty
Tidak ada chat yang sedang berlangsung
Mulai pencarian dan chat dengan penjual
Chat Bantuan
Support