Harga Yamaha Mio Sporty Bekas Masih Menggila, hingga Puluhan Juta Rupiah

Berita Otomotif

Harga Yamaha Mio Sporty Bekas Masih Menggila, hingga Puluhan Juta Rupiah

Yamaha Mio Sporty sejatinya motor lawas. Namun, Mio Sporty bekas sekarang termasuk salah satu motor tua dengan harga yang bisa mengejutkan Anda.

Beberapa tahun belakangan, menurut penelusuran Mobil123.com dari berbagai sumber, Mio Sporty menjadi model 'buruan' para kolektor maupun penggila ‘kuda besi’.

Adapun tujuan utama mereka bukan untuk modifikasi, melainkan restorasi hingga Mio Sporty bekas itu menjadi kinclong kembali. Mereka melakukannya demi bernostalgia atau ingin sekadar mengoleksi model matik lawas.

Yamaha Mio Sporty Bekas

Fenomena tersebut menyebabkan kenaikan harga Mio Sporty bekas khususnya yang sudah direstorasi. Bahkan, menurut pantauan dari beragam situs, banderolnya hingga detik ini masih di luar logika awam.

Bagaimana tidak, ada Mio Sporty bekas hasil restorasi yang harganya bahkan sampai puluhan juta rupiah. Uniknya lagi, unit-unit yang paling dicari bukan yang berusia relatif muda, melainkan unit rakitan 2005-2008 yang merupakan bagian dari model paling pertama Mio.

Yamaha Mio Sporty Bekas Seharga Belasan Hingga Puluhan Juta Rupiah

Siapkan diri Anda, karena contoh-contoh yang didapat dari jagat internet ini memperlihatkan Mio Sporty bekas dengan harga setara berbagai skutik 125 cc baru—bahkan lebih mahal. Padahal, unitnya seken dan kapasitas mesin Mio Sporty hanya 113 cc.

  • Mio Sporty Bekas 2004 (Rp15,5 Juta)

Yamaha Mio Sporty Bekas

Mio Sporty bekas 2004 berwarna bodi kuning ini, disebut penjual individu di Halim, Jakarta Timur, sudah direstorasi luar-dalam.

"Mesin 54 seher doang. Daleman mesin baru, ori. Krukas 5TL (new). Bodi halus kasar 5TL (new). Shock k seres (new). Velg chemco ban maxxis (new). Jok ori 5TL (new). Karbu ori (new). Reflektor ori (new). Baut probot," papar dia.

Pajak diklaim masih berlaku panjang, dengan pelat nomor berkode B (registrasi Tangerang). Jarak tempuh antara 90-95 ribu km.

“Mahal abaikan saja,” tegas dia.

  • Mio Sporty Bekas 2005 (Rp16 Juta)

Yamaha Mio Sporty Bekas

Mio Sporty bekas 2005 menurut keterangan penjual, telah direstorasi luar-dalam. Jarak pemakaian 45-50 ribu km, pajak diklaim masih berlaku panjang, surat-surat lengkap sampai ke fakturnya, dan pelat nomor berkode B.

"Bodi halus kasar baru original 5TL. Semua part original 5TL. Velg rossi palang 8 dibalut Mizzle MrX baru. Stripping ada baru original (hanya belum dipasang). Banyak banget part barunya langsung lihat unitnya saja. Motor sudah peremajaan mesin dan CVT tidak ada kendala tinggal isi bensin terus nongkrong. Kalau kemahalan jangan dimarahin gan, buat yang tahu barang saja,” jelas penjual di daerah Pesanggrahan, Jakarta Selatan.

  • Mio Sporty Bekas 2007 (Rp23,5 Juta)

Yamaha Mio Sporty Bekas

Contoh terakhir, ada Mio Sporty bekas 2007 hasil restorasi hingga rapi dengan jarak pemakaian 0-5.000 km.

Ada STNK, BPKB, dan faktur lengkap. Pajak berlaku hingga Februari 2022 dan unit berada di Gading Serpong, Tangerang.

Sejarah Yamaha Mio di Indonesia

Cerita Mio tak bisa dilepaskan dari awal kisah kepopuleran skutik alias skuter matik di Indonesia. Soalnya, meski bukan model skutik pertama di negeri ini, tren penggunaan skutik dimulai dari dua skutik Yamaha yaitu Nuovo (2002) serta Mio (2003).

Model Mio pertama mengaspal pada 2003. Lewat Mio, merek berlambang garputala tersebut sempat menguasai segmen skutik Indonesia sebelum akhirnya disalip Honda beberapa tahun setelahnya berkat model Vario.

Hingga detik ini, Honda masih menguasai segmen skutik di Indonesia.

Lebih lanjut, pada era awal Mio, target konsumen utama skutik masih dari kalangan wanita. Ini terlihat secara gamblang lewat slogan Mio pertama yakni ‘Wanita Jangan Mau Ketinggalan’.

Lama-kelamaan, karena penggunaannya yang mudah, kaum pria pun melirik skutik alih-alih motor underbone—disebut juga ‘motor bebek’.

Yamaha Mio Sporty

Mio Sporty sendiri merupakan salah satu varian Mio yang eksis sejak 2005 hingga 2012.

Beragam Model Mio dari Masa ke Masa

  • Yamaha Mio (2003-2008)

Model pembuka dari skutik ini bersenjatakan mesin bensin 113 cc dengan target pembeli utama wanita. Di antara opsi yang tersedia adalah Mio Sporty dengan masa produksi mulai 2005 hingga 2012—berbarengan dengan era Mio Soul dan Mio ‘Smile’.

  • Yamaha Mio Soul (2007-2012)

Para lelaki mulai lebih diincar oleh Mio sejak 2007, lewat model bernama Mio Soul. Desain, dimensi, maupun tangki bensin dibuat lebih besar dan corak warna bodi dibuat lebih beraura sporty plus maskulin.

  • Yamaha Mio ‘Smile’ (2008-2013)

Munculnya persaingan ‘panas’ dari Honda Vario sejak 2006 membuat Mio berbenah dari sisi desain. Hasilnya ialah Mio ‘Smile’ yang eksis selama kurang-lebih lima tahun.

Julukan Mio ‘Smile’ terinspirasi dari desain lampu senja serta lampu sein yang menyatu dan membentuk lekukan yang dikatakan mirip sebuah senyuman.

Mio ‘Smile’ sekarang juga cukup diburu kolektor, selain Mio Sporty.

  • Yamaha Mio Soul GT (2012-2014)

Dari namanya sudah bisa diketahui bahwa model ini merupakan penerus dari Soul.

Masih mengincar kaum Adam, desain Soul GT dibikin makin agresif lewat lekuk-lekuk bodi yang lebih ekstrem dan berkesan tajam.

Tambahan kata ‘GT’ di bagian belakang merujuk pada mesin baru berteknologi Yamaha Mixture Fuel Jet Injector (YMJET-FI), DiAsil Cylinder, Forged Piston pada dapur pacunya.

Aspek paling berkesan dari desain eksteriornya adalah lampu senja ‘Angel Eye’ alias ‘Mata Malaikat’.

  • Yamaha Mio J (2012-2014)

Dalam kurun waktu bersamaan dengan Mio Soul GT, Yamaha memberikan opsi lain dengan desain lebih ‘kalem’ dan mengalir halus tanpa banyak lekukan tajam. Nama varian itu ialah Mio J.

Mesinnya juga berteknologi YMJET-FI, DiAsil Cylinder, Forged Piston.

Mio J mengincar konsumen yang lebih umum—tidak spesifik pria.

  • Yamaha Mio Fino (2012-2016)

Mulai 2012, gempuran Mio terasa makin sporadic. Selain Mio Soul GT dan Mio J, hadir pula Mio Fino dengan konsep desain retro. Mesin awalnya masih karburator, tapi diperbarui pada 2014 dengan teknologi YMJET-FI, DiAsil Cylincer, Forged Piston.

Mulai 2016 hingga kini, embel-embel Mio dihilangkan dari skutik ini. Mesin pun diganti dengan yang berteknologi Blue Core sampai sekarang.

  • Yamaha Mio GT (2013-2014)

Sejatinya, Mio J dan Mio GT adalah dua opsi dengan lekuk bodi sama. Diferensiasi hanya terdapat pada warna dan corak bodi yang lebih sporty dan maskulin, untuk diposisikan sebagai opsi lain bagi konsumen pria di samping Mio Soul GT.

Mio GT merupakan model injeksi keenam Yamaha di Indonesia setelah Vixion, Mio J, Soul GT, Jupiter Z1 dan Xeon RC.

  • Yamaha Mio M3 125 Blue Core (2014-Sekarang)

Mio M3 125 Blue Core dikatakan sebagai hasil pembelajaran dari Mio J yang kurang berhasil di pasar. Aspek desain diubah menjadi bernuansa futuristik, dengan mesin 125 cc Blue Core yang tarikannya lebih mumpuni. Ada pula fitur Eco Indicator.

  • Yamaha Mio Z (2016-Sekarang)

Dua tahun kemudian, lahir Mio Z yang menjadi ‘alter ego’ atau wujud lain Mio M3 125 Blue Core. Bagaimana tidak, diferensiasinya hanya ada pada warna serta corak bodi dan ukuran pelek serta ban.

  • Yamaha Mio M3 125 AKS SSS (2016-Sekarang)

Pada tahun yang sama dengan kemunculan Mio Z, Yamaha meluncurkan pula tipe tertinggi Mio M3 125 ini. Suguhan utamanya ialah fitur Advance Key System (AKS) dan Stop Start System (SSS).

  • Yamaha Mio S (2017-Sekarang)

Satu lagi model yang dijual hingga kini adalah Mio S. Desain, postur, fitur, dan warna bodinya dibuat untuk ‘merayu’ pembeli dari kalangan kaum Hawa.

Menurut Anda sendiri, fenomena Mio Sporty bekas ini bagaimana? Akan bertahan lama atau hanya sesaat saja? [Xan/Ses]



Insan Akbar Krisnamusi

Insan Akbar Krisnamusi

Insan mulai menjadi jurnalis pada 2011 di Harian Umum Media Indonesia, kemudian di Suara.com (2016 - 2018), hingga akhirnya resmi bergabung ke Mobil123.com sejak Februari 2018. Ia menyelami dunia otomotif sejak 2012 dan paling tertarik dengan isu-isu industri.


Berita Utama


Komentar