Mobil Bekas Makin Diburu Konsumen

Berita Otomotif

Mobil Bekas Makin Diburu Konsumen

ATLANTA - Harga mobil bekas di Amerika Serikat biasanya akan menurun seiring dengan mulai berakhirnya musim panas, namun tahun ini ada fenomena berbeda.

Di Negeri Paman Sam, harga mobil bekas terbilang memiliki ratio dengan kondisi positif dibandingkan beberapa tahun terakhir. Hal ini dikarenakan tingginya permintaan masyarakat terhadap mobil bekas belakangan ini serta ditambah dengan kekhawatiran terhadap adanya kenaikan tarif kendaraan baru. 

 “Ini adalah tahun yang gila untuk harga mobil bekas. Ini bukan tanda bahaya, hanya saja memang tidak normal. Kami tidak pernah melihat trend harga seperti ini sebelumnya. Biasanya, harga kendaraan mobil bekas akan meningkat pada bulan Maret dan April kemudian kembali turun pada bulan-bulan berikutnya,” ungkap Zohaib Rahim, Cox Automotive Manager of Economics and Industry Insights.

Hal senada juga disampaikan oleh Jim Hallett, CEO KAR Auction Services. Ia mengatakan bahwa berdasarkan perkiraan yang mereka buat, mobil bekas akan mengalami penurunan sekitar tiga hingga lima persen setelah musim panas berakhir. Namun kenyataannya, harga mobil bekas relatif masih kuat.

Mereka pun mengaitkan tingginya harga ini dikarenakan akan adanya wacana terkait kenaikan tarif untuk kendaraan baru. Kekhawatiran tersebut membuat permintaan terhadap mobil bekas meningkat dan harga menjadi lebih bertahan.

“Orang-orang memikirkan tentang tarif tersebut dan menurut saya itu membuat mobil bekas menjadi lebih berharga,” pungkas Hallett.

Seperti kita ketahui, Pemerintahan Donald Trump tengah berupaya untuk meningkatkan bea masuk untuk komponen kendaraan dan kendaraan utuh yang diimpor. Hal ini diklaim dilakukan untuk menjaga industri otomotif dalam negeri.

Sayangnya, kebijakan tersebut justru mendapat tentangan dari sejumlah produsen kendaraan seperti Toyota, Mazda bahkan produsen mobil asal Amerika Serikat yaitu General Motors. Alasannya adalah dengan kenaikan bea masuk akan meningkatkan biaya produksi sebuah kendaraan dan membuat harga mobil menjadi semakin tinggi. Kondisi tersebut diklaim justru akan mematikan industri otomotif di Amerika Serikat. [Adi/Ari]



Adi Hidayat

Adi Hidayat

Pria lugu yang tinggal di Bekasi ini kerap menghadapi kemacetan Jakarta untuk memberikan informasi terkini terkait dunia otomotif Indonesia. Menghirup asap knalpot, merasakan teriknya panas matahari, menerabas hujan hingga menembus kepungan banjir pun telah menjadi bagian dari hidupnya. Meski demikian ia menjalaninya dengan penuh ketabahan dan kesabaran.


Berita Utama


Komentar