Ekspedisi Terios 7 Wonders Sambangi Benteng VOC

Berita Otomotif

Ekspedisi Terios 7 Wonders Sambangi Benteng VOC

MALUKU – Tim Ekspedisi Terios 7 Wonders Moluccas Next Chapter mendatangi Benteng Vereenigde Oost Indische Compagnie (VOC) di Desa Kayeli.

Untuk menuju ke destinasi ke-3 yakni Desa Kayeli diperlukan sedikit usaha lebih. Walaupun masih dalam satu pulau yang sama (P. Buru), belum ada akses jalan yang menghubungkan antara Namlea dan Kayeli. Untuk itu, tim ekspedisi harus menggunakan kapal menuju Kayeli di pagi hari, menempuh perjalanan selama satu jam.

Lagi-lagi ground clearence Daihatsu Terios menjadi keunggulan yang membuat perjalanan menjadi lebih aman. Hal ini karena tim harus menempuh sejumlah jalan tidak bersahabat dan ground clearence yang mencapai 220 mm menjadikan perjalanan bisa dilakukan dengan lebih nyaman.

Benteng VOC dibangun pada abad ke-17 dan merupakan salah satu situs yang dilestasikan. Dulunya  ibu kota Pulau Buru adalah di Kayeli, namun tanah di desa ini mengalami kenaikan ketinggian akibat banjir dan pergeseran lempengan bumi dalam kurun waktu yang lama. Alibatnya, setengah bagian dari tembok benteng ini tertutup dan membuat kegiatan pemerintahan dialihkan ke Namlea.

“Sebelumnya benteng ini  merupakan pusat pemerintahan kolonial Belanda, serta menjadi salah satu tempat berdagang VOC. Benteng ini menjadi saksi sejarah, dan hanya setengah bagian atas benteng yang terlihat setelah tidak terpakai lama karena tertimbun oleh tanah,” tutur Ibrahim Wael, putra dari Raja Kayeli generasi ke-12.

Setelah dari benteng VOC, ekspedisi dilanjutkan kembali menuju pantai Kayeli. Selama perjalanan, tim menelusuri hutan bakau (mangrove) menggunakan perahu kecil kurang lebih sepanjang 2 km. Hutan bakau ini sangat penting untuk manahan ombak dan mengurangi abrasi. [Adi/Ari]



Adi Hidayat

Adi Hidayat

Pria lugu yang tinggal di Bekasi ini kerap menghadapi kemacetan Jakarta untuk memberikan informasi terkini terkait dunia otomotif Indonesia. Menghirup asap knalpot, merasakan teriknya panas matahari, menerabas hujan hingga menembus kepungan banjir pun telah menjadi bagian dari hidupnya. Meski demikian ia menjalaninya dengan penuh ketabahan dan kesabaran.


Berita Utama


Komentar