Bertahun-tahun Tak Berubah, Harga Honda Brio Satya Naik Bulan Lalu

Berita Otomotif

Bertahun-tahun Tak Berubah, Harga Honda Brio Satya Naik Bulan Lalu

TANGERANG – Harga low cost green car (LCGC) Honda Brio Satya akhirnya dikoreksi, setelah bertahun-tahun diklaim tak berubah.

Business Innovation, Sales, and Marketing Director PT. Honda Prospect Motor (HPM) Yusak Billy mengungkapkan adanya kenaikan harga Brio Satya sebanyak beberapa juta rupiah. Aksi ini mereka lakukan bulan lalu, setelah mendapatkan izin dari pemerintah.

“Sekitar Rp2 juta di November,” ujar dia di sela-sela test drive All New Honda Civic RS, Rabu (8/12/2021) di Serpong, Tangerang.

Alhasil, harga on the road (OTR) Brio Satya sekarang berdasarkan penelusan Mobil123.com di situs resmi Honda adalah Rp153,4 juta hingga Rp177,4 juta.

Honda Brio dan Brio Satya

Menurut Billy, harga Brio Satya sudah ditahan selama beberapa tahun ini oleh regulator. Adapun alasan penangguhannya dalam dua tahun terakhir adalah gangguan ekonomi maupun daya beli masyarakat akibat masuknya pandemi Covid-19 sejak awal 2020.

“Harga dan kenaikan (model-model LCGC), kan, harus berdiskusi dengan pemerintah,” tambah Billy.

“Nah, begitu kami lihat perkembangan pertumbuhan ekonomi sudah baik, kami pemain-pemain LCGC sama-sama berdiskusi dengan pemerintah,” lanjutnya lagi.

Sekadar mengingatkan, LCGC merupakan segmen mobil murah ramah lingkungan yang diinisiasi pada semester kedua 2013, di masa pemerintahan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Segmen ini mendapat keistimewaan tarif Pajak Penjualan Barang Mewah (PPnBM) karena memenuhi berbagai persyaratan pemerintah.

Syarat-syarat itu antara lain adalah kapasitas mesin kecil, perakitan di dalam negeri dengan kandungan komponen lokal dalam persentase yang tinggi, serta konsumsi bahan bakar minyak (BBM) sekitar 20-an km per liter.

Kenaikan harga model-model yang berada di segmen ini pun diatur oleh pemerintah. Adapun para ‘pemainnya’ sekarang selain Brio Satya ialah Toyota Agya, Toyota Calya, Daihatsu Ayla, Daihatsu Sigra.

Honda Brio Satya

Awalnya, model-model LCGC mendapatkan tarif PPnBM 0 persen. Akan tetapi, di dalam Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 73 Tahun 2019 dan PP Nomor 74 Tahun 2021, segmen ini dikenakan PPnBM 3 persen.

Tarif PPnBM baru bagi LCGC tadinya ingin diberlakukan pada 16 Oktober 2021. Akan tetapi, penerapannya ditunda dan model-model LCGC masih mendapatkan PPnBM 0 persen hingga Desember 2021, sesuai amanat Keputusan Menteri Perindustrian (Kepmenperin) Nomor 1737 Tahun 2021.

“Kepmenperin 1737 Tahun 2021 memasukkan LCGC ke dalam daftar penerima insentif PPnBM Ditanggung Pemerintah (PPnBM DTP),” pungkas Billy.

Sekadar menambahkan, yang ia maksud adalah potongan PPnBM 100 persen dari pemerintah bagi mobil rakitan dalam negeri 1.500 cc ke bawah sejak Maret-Desember 2021, untuk mendorong industri otomotif di tengah pandemi Covid-19. Tadinya, model-model LCGC tidak dimasukkan di dalam daftar karena masih bebas PPnBM. [Xan/Ses]

Temukan mobil baru Honda di sini.



Insan Akbar Krisnamusi

Insan Akbar Krisnamusi

Insan mulai menjadi jurnalis pada 2011 di Harian Umum Media Indonesia, kemudian di Suara.com (2016 - 2018), hingga akhirnya resmi bergabung ke Mobil123.com sejak Februari 2018. Ia menyelami dunia otomotif sejak 2012 dan paling tertarik dengan isu-isu industri.


Berita Utama


Komentar