Berhenti di Tanjakan? Ikuti Trik Ini

Panduan Pembeli

Berhenti di Tanjakan? Ikuti Trik Ini

JAKARTA – Pernahkah Anda mengalami kemacetan saat kondisi jalan menanjak? Banyak pengendara yang mengalami kesulitan dalam kondisi ini.

Hal ini wajr karena mengendari mobil ditanjakan membutuhkan kemampuan ekstra. Mulai dari memainkan pedal kopling hingga tuas persneling harus dilakukan secara tepat dan penuh keyakinan agar dapat melaju mulus di tanjakan.

Lantas, bagaimanakah cara untuk berhenti di jalan menanjak? Berikut cara-cara mudah yang bisa Anda lakukan.

Artikel bersambung dibawah

Untuk mengemudi di tanjakan, pastikan Anda menyesuaikan gigi persneling. Untuk tanjakan yang tak terlalu curam, gigi dua hingga tiga masih bisa digunakan. Namun, jika tanjakan cukup tajam, sebaiknya Anda menggunakan gigi satu.

Sedangkan untuk berhenti ditanjakan, ada 2 teknik yang dapat digunakan. Teknik pertama adalah dengan berhenti menggunakan rem tangan. Yang kedua adalah berhenti dengan menggunakan rem kaki atau stop dengan “setengah kopling” yaitu kombinasi antara gas dan kopling.

Teknik berhenti dengan menggunakan setengah kopling bisa digunakan saat situasi jalan mengharuskan kita berhenti dalam waktu cukup singkat pada tanjakan tak terlalu tinggi. Tekniknya adalah dengan cara menghentikan laju mobil sambil menekan pedal kopling dan menahan pedal gas hingga mobil berhenti.

Teknik ini umumnya digunakan oleh pengendara saat melalui fly over. Teknik ini cukup membantu karena jarak mobil di depan akan tetap terjaga dan pengemudi selalui berada dalam posisi siap untuk berjalan. Kekurangan dari teknik ini adalah boros bahan bakar dan kampas kopling cepat habis.

Teknik kedua adalah berhenti dengan menggunakan rem tangan. Hal ini biasanya dilakukan jika Anda ingin berhenti dengan waktu lama di tanjakan yang cukup tinggi. Tekniknya adalah dengan cara menarik tuas rem tangan, kemudian pindahkan persneling ke posisi netral.

Untuk kembali melajukan mobil, pindahkan persneling ke gigi satu, dan tekan pedal gas. Selanjutnya lepas kopling perlahan hingga mobil melaju dan turunkan rem tangan secara perlahan. Hal ini bertujuan agar mobil tak mundur.

Teknik ini biasanya digunakan di luar kota seperti Puncak dan sebagainya. Penggunaan teknik setengah kopling memang kadang kurang berguna karena mobil biasanya mundur. Penggunaan rem tangan terbilang lebih saat saat berkendara di luar kota.

Anda juga dapat berhenti dengan menggunakan rem kaki. Hal ini bisa dilakukan ketika Anda akan berhenti dengan waktu sebentar pada tanjakan yang tak terlalu tinggi. Caranya adalah dengan menekan pedal kopling dan pedal rem kaki untuk menghentikan mobil. Jika ingin berjalan kembali, angkat pedal kopling perlahan hingga terasa mobil bergetar atau jalan. Setelah itu, lepas rem kaki perlahan dan injak pedal gas hingga berjalan normal. [Adi/Syu/Idr]

Temukan mobil idaman di Mobil123
Mari bergabung bersama kami di Facebook dan Twitter



Adi Hidayat

Adi Hidayat

Pria lugu yang tinggal di Bekasi ini kerap menghadapi kemacetan Jakarta untuk memberikan informasi terkini terkait dunia otomotif Indonesia. Menghirup asap knalpot, merasakan teriknya panas matahari, menerabas hujan hingga menembus kepungan banjir pun telah menjadi bagian dari hidupnya. Meski demikian ia menjalaninya dengan penuh ketabahan dan kesabaran.


Berita Utama


Komentar

Support
Chat Support
Support Support
0 Support
Support
Chat Aktif0
Diarsipkan
Hapuskan chat?
Chat
Tidak ada chat yang sedang berlangsung
Mulai pencarian dan chat dengan penjual