5 Kerusakan yang Umum Terjadi pada Mobil Baru

Berita Otomotif

5 Kerusakan yang Umum Terjadi pada Mobil Baru

LONDON - Meski umumnya mobil baru memiliki kondisi baik, namun dalam lima tahun pertama pemakaian akan ada beberapa kerusakan yang terjadi karena kesalahan penggunaan

Which ?, sebuah perusahaan di Inggris pun melakukan sejumlah riset untuk mengetahui kerusakaan apa saja yang menimpa para pemilik mobil baru dalam lima tahun pemakaian.  Dalam survey yang melibatkan 50.000 responden tersebut pun diketahui  ada 5 kerusakan paling umum ditemukan dalam lima tahun pemakaian kendaraan.

Pertama adalah kerusakan pada emissions control system atau sistem pengendalian gas buang. Tugas utama dari sistem ini adaah untuk membatasi pembuangan gas beracun seperti NOx atau nitrogen oksida. Kerusakan pada sistem ini dialami oleh sekitar 5 persen konsumen mobil baru.

Umumnya, kerusakan ini akan memicu peringatan di dashboard. Saat mengalami ini, pengemudi biasanya melaporkan pada petugas bahwa mobil mobil mereka kehilangan tenaga serta asap tebal keluar dari knalpot.

Kerusakan kedua adalah mal fungsi dari sistem navigasi. Meski kerusakan ini tidak menyebabkan resiko terjadinya kecelakaan namun tetap saja ini adalah kerusakan yang cukup mengganggu. Umumnya, kerusakan terjadi saat sistem navigasi salah memberikan arah jalan terbaik sehingga membuat penggunanya menjadi lebih bingung. Kerusakan ini terjadi pada 4 persen dari responden.

Kerusakan pada aki adalah menjadi masalah berikutnya yang paling banyak ditemui. Sedikitnya, 3 persen dari total responden survey mengatakan bahwa mereka mengalami kerusakan pada komponen aki. Namun, kebiasaan buruk pengemudi seperti lupa mematikan lampu atau lupa melepas charger smartphone dari soket menjadi alasan utama terjadinya kerusakan ini.

Kerusakan berikutnya yang umum terjadi pada mobil baru adalah adanya masalah rem. Ada 3 persen dari total responden yang mengalami ini. kerusakan ini bisa berakibat fatal bila sang pengemudi tidak peka untuk mengenali awal dari kerusakan tersebut.

Ada beberapa indikasi yang bisa menjadi acuan untuk mengenali masalah tersebut. Sebut saja mobil membelok ke satu sisi saat pedal rem di tekan atau bahkan lambatnya reaksi rem sehingga membuat mobil terus melaju.

Terakhir adalah masalah suspensi. Suspensi yang dimaksud mulai dari spring, shock absorbers dan struts. Sama seperti rem, kerusakan pada bagian ini hanya bisa dirasakan pengemudi  saat berkendara. Kerusakan dapat terasa umumnya adalah berkurangnya stabilitas saat berkendara dalam kecepatan tertentu. [Adi/Ari]



Adi Hidayat

Adi Hidayat

Pria lugu yang tinggal di Bekasi ini kerap menghadapi kemacetan Jakarta untuk memberikan informasi terkini terkait dunia otomotif Indonesia. Menghirup asap knalpot, merasakan teriknya panas matahari, menerabas hujan hingga menembus kepungan banjir pun telah menjadi bagian dari hidupnya. Meski demikian ia menjalaninya dengan penuh ketabahan dan kesabaran.


Berita Utama


Komentar

Support
Chat Support
Support Support
0 Support
Support
Chat Aktif0
Diarsipkan
Hapuskan chat?
Chat
Tidak ada chat yang sedang berlangsung
Mulai pencarian dan chat dengan penjual