2030, Separuh Ekspor Toyota dari Indonesia adalah Mobil Hybrid

Mobil Listrik

2030, Separuh Ekspor Toyota dari Indonesia adalah Mobil Hybrid

JAKARTA – Toyota menegaskan akan terus menggeber ekspor mobil hybrid buatan Indonesia.

Sekarang, kontribusi mobil hybrid terhadap ekspor Toyota dari Tanah Air masih terbilang kecil.

Akan tetapi, menurut Vice President Director PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) Bob Azam dalam wawancara di sela-sela buka puasa bersama pada Selasa (18/3/2025), ekspor unit utuh (completely built up/CBU) mobil hybrid Toyota dari Indonesia akan mereka tingkatkan terus.

“Kami targetkan pada 2030 itu 50 persen dari ekspor kami sudah mobil hybrid semua,” tukas dia.

mobil hybrid Toyota

Tren permintaan dari pasar luar negeri, bongkar Bob, memang mengarah ke mobil-mobil berteknologi elektrifikasi. Bagi Toyota, utamanya ialah mobil hybrid.

Permintaan dari negara-negara tujuan ekspor adalah kendaraan-kendaraan yang emisi, bahan bakar, dan teknologinya ‘bersih’. Itu sudah natural. Mobil hybrid tidak pusing juga dengan infrastrukturnya. Jadi memang tren pasar di luar itu ke arah sana. Kami sudah membaca itu,” tandasnya.

Ambisi Toyota untuk terus menggenjot ekspor mobil hybrid dibuktikan dengan data. Volume ekspor CBU mobil hybrid yang dilakukan oleh TMMIN pada 2024 tumbuh hampir 115 persen dibandingkan setahun sebelumnya (year on year/yoy).

mobil hybrid Toyota

Pada 2023, Toyota baru mengekspor sekitar 8.700 unit mobil hybrid. Lalu, pada 2024, jumlahnya melonjak menjadi 18.700 unit.

“Kami sekarang punya dua model mobil hybrid yang diekspor yaitu Toyota Kijang Innova Zenix hybrid dan Toyota Yaris Cross hybrid,” terang Bob.

Total ekspor CBU Toyota untuk seluruh model pada 2024 sendiri menyentuh kisaran 276 ribu unit. Volume tersebut turun sedikit ketimbang pencapain 2023 sebanyak 290 ribu unit.

mobil hybrid Toyota

Ekspor Toyota dari Indonesia, sebut Bob, sudah menjangkau lebih dari 80 negara yang tersebar di region Amerika Latin, Amerika Utara, Timur Tengah, serta tentunya Asia Tenggara (ASEAN).

“Kami meraih angka ekspor itu di tengah tekanan ekonomi yang tak mudah. Banyak negara yang sekarang mengandalkan pasar dalam negerinya karena pasar global sedang kesulitan,” papar dia.

Pada 2025, Toyota menargetkan volume ekspor yang kurang-lebih sama dengan 2024. Selama periode Januari-Februari 2025, merek mobil terlaris di dunia ini sudah mengapalkan 39 ribu unit di antaranya.

“Ekspor kami ini berkontribusi sekarang berkontribusi kurang-lebih 60 persen dari total ekspor mobil Indonesia,” lontar Bob bangga. [Xan]



Insan Akbar

Insan Akbar

Reporter

Insan mulai menjadi jurnalis pada 2011 di sebuah harian umum nasional dan resmi bergabung ke Mobil123.com sejak Februari 2018. Ia menyelami dunia otomotif sejak 2012 dan paling tertarik dengan isu-isu industri.


Berita Utama


Komentar

app-icon
app-icon
app-icon
Lihat Mobil Impian Anda di Aplikasi
Unduh Aplikasi Sekarang