Wapadai Masalah Hukum Terkait Mobil Bekas

Panduan Pembeli

Wapadai Masalah Hukum Terkait Mobil Bekas

JAKARTA - Umumnya, orang membeli mobil bekas hanya melihat kondisi eksterior, interior dan mesin. Padahal bagi Mobil88, membeli mobil bekas tidaklah semudah itu, karena dokumen pernyertanya termasuk elemen terpenting.

Membeli mobil bekas memang harus memeriksa kondisi kendaraan, namun surat-surat dan sejarah kendaraan terkait kasus hukum juga wajib diperiksa. Hal ini untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan di masa depan. Lantas, apa saja yang harus kita perhatikan? Silahkan simak tips dari Mobil88 berikut ini.

Keabsahan dokumen
Dokumen standar yang melekat di mobil yaitu STNK dan BPKB. Keduanya harus dipastikan keasliannya karena kasus pemalsuan dan duplikasi surat-surat tersebut jumlahnya sangat banyak. Sementara bila kita membuat surat-surat palsu tersebut, maka hukumannya adalah pidana.

Hal ini disampaikan dalam pasal 263 ayat 1 yang berbunyi ‘Barang siapa membuat surat palsu atau memalsukan surat yang dapat menimbulkan sesuatu hak, perikatan atau pembebasan hutang, atau yang diperuntukkan sebagai bukti daripada sesuatu hal dengan maksud untuk memakai atau menyuruh orang lain memakai surat tersebut seolah-olah isinya benar dan tidak dipalsu, diancam jika pemakaian tersebut dapat menimbulkan kerugian, karena pemalsuan surat, dengan pidana penjara paling lama enam tahun.

Yang menjadi masalah adalah bila kita membeli mobil dengan surat-surat palsu, maka hukumannya pun dianggap sama. Hal tersebut disampaikan dalam pasal yang sama pada ayat 2 dengan bunyi ‘Diancam dengan pidana yang sama, barang siapa dengan sengaja memakai surat palsu atau yang dipalsukan seolah-olah sejati, jika pemakaian surat itu dapat menimbulkan kerugian.’

History kendaraan terkait kasus hukum

Tak hanya memastikan keabsahan surat, kita juga harus memeriksa history atau sejarah kendaraan. Bukan hanya soal track record apakah pernah tabrakan, pernah terendam banjir dan sebagainya melainkan catatan terkait sengeka, kasus kriminalitas dan perbuatan melanggar hukum.

Untuk memeriksa history kendaraan terkait kasus hukum bukanlah hal mudah, karena perlu punya akses khusus dan usaha yang lebih untuk mengetahuinya. Berbagai institusi seperti Kepolisian, Kejaksaan dan lembaga terkait lainnya harus didatangi satu per satu guna mendapatkan hasil yang pasti.

Anda juga perlu ingat bahwa ada kasus-kasus yang sifatnya berlaku surut (baru akan terkuak beberapa tahun mendatang). Saat Anda melakukan pengecekan, mungkin mobil tersebut bebas dari kasus hukum. Namun bila tiba-tiba suatu hari ditemukan bahwa mobil tersebut merupakan bukti kasus yang melibatkan pemilik mobil sebelumnya, maka mobil tetap akan disita. Contohnya adalah mobil-mobil eks koruptor yang disita dari pemilik berikutnya.

Dari dua catatan besar ini maka Anda harus lebih waspada dalam membeli mobil bekas. Belilah mobil bekas di showroom yang dapat memberikan Garansi dan dapat memberikan perlindungan hukum bagi diri Anda seperti Mobil88 Astra. [M123]

Temukan mobil idaman di Mobil123
Mari bergabung bersama kami di Facebook dan Twitter

 



Redaksi Mobil123

Redaksi Mobil123

Kami siap menyajikan informasi terbaru dari dunia otomotif baik itu dari sisi industri, teknologi hingga komparasi mobil terbaru. Terus ikuti kami melalui media sosial Facebook (facebook.com/mobil123), Twitter (@mobil123ID) dan Instagram (@mobil123id)


Berita Utama


Komentar

Chat Aktif
Diarsipkan
Chat Bantuan
Hapuskan chat?
Chat Empty
Tidak ada chat yang sedang berlangsung
Mulai pencarian dan chat dengan penjual
Chat Bantuan
Support