Uji Tabrak, Kualitas Keselamatan Kia Picanto Menurun

Berita Otomotif

Uji Tabrak, Kualitas Keselamatan Kia Picanto Menurun

MANUKA - Kabar mengejutkan datang dari Australasian New Car Assessment Program (ANCAP) terkait hasil uji tabrak Kia Picanto tahun 2016.

 

Dari hasil uji tabrak tersebut, Kia Picanto ternyata memiliki resiko cedera lebih besar ketimbang hasil tes tahun 2011 lalu. Meski demikian, city car ini masih mendapat bintang 5 keselamatan ANCAP.

Artikel bersambung dibawah

Pengujian ini dilakukan karena pada awal tahun ini, ASEAN NCAP melakukan pengujian yang sama pada Kia Picanto. Namun yang diuji adalah versi Kia Morning dan  mendapat hasil buruk karena tidak mendapatkan 1 bintang pun. Seperti yang kita ketahui, Kia Morning memiliki spesifikasi lebih rendah ketimbang Kia Picanto yang sebenarnya. Hal ini harus dilakukan karena Morning ditujukan untuk bersaing dengan mobil-mobil LCGC yang memiliki harga lebih murah.

Sementara Kia Picanto reguler yang diuji oleh ANCAP menunjukkan hasil yang lebih baik. Namun, boneka pengukuran mengalami perbedaan hasil tes resiko cedera untuk dada dan kaki pengemudi jika dibandingkan dengan hasil pengujian tahun 2011. Selain itu, resiko cedera pada dada penumpang depan juga dinyatakan mengalami peningkatan. Pengujian dilakukan dengan menggunakan mobil Picanto yang melaju dengan kecepatan 64 km/jam.

“Skor yang diperoleh masih dalam kisaran bintang 5. Tapi konsumen tetap harus tahu sehingga mereka bisa membuat keputusan benar dalam memilih mobil mengingat pasar di sini sangat kompetitif,” pungkas James Goodwin, ANCAP Chief Executive Officer.

ANCAP pertama kali menguji Kia Picanto pada tahun 2011 lalu karena akan  dijual di New Zealand. Hal yang sama juga dilakukan Euro NCAP pada 2013. Kia memang tidak membawa Kia Picanto ke Australia hingga tahun ini, namun pengujian harus dilakukan karena memiliki rentang waktu yang cukup lama dengan saat terakhir diuji. [Adi/Ari/Idr]

Temukan mobil idaman di Mobil123
Mari bergabung bersama kami di Facebook dan Twitter

 

 



Adi Hidayat

Adi Hidayat

Pria lugu yang tinggal di Bekasi ini kerap menghadapi kemacetan Jakarta untuk memberikan informasi terkini terkait dunia otomotif Indonesia. Menghirup asap knalpot, merasakan teriknya panas matahari, menerabas hujan hingga menembus kepungan banjir pun telah menjadi bagian dari hidupnya. Meski demikian ia menjalaninya dengan penuh ketabahan dan kesabaran.


Berita Utama


Komentar

Support
Chat Support
Support Support
0 Support
Support
Chat Aktif0
Diarsipkan
Hapuskan chat?
Chat
Tidak ada chat yang sedang berlangsung
Mulai pencarian dan chat dengan penjual